Quoting Oki DZ on Tuesday, 24 April 2001 :
> Kenapa repot...? Toh kalau mau beli PC, untuk pekerjaan tertentu, kan kita
> juga lihat dulu, mau beli yang kelas desktop atau _server_. Barang dan fitur
> yang ada di masing-masing jenis juga beda kan...
Hehehe .. IMHO, itu mah _bahasa_ kaum marketing. Istilah memang sering
membingungkan .. 8)
Misalnya gini (kalau kita bicara hardware) :
- Desktop : biasanya untuk keperluan biasa (ngetik, game, dll). Komponennya
pun bisa dibilang paling "murah" atau "biasa-biasa" saja.
- Workstation : Terus terang gara2 SGI saya jadi tambah bingung. Lha wong
komputer dual prosesor, RAM beratus2, HD SCSI, VGA paling kenceng dibilang
Workstation? Hehehe .. terus terang saya suka masih campur aduk antara
Desktop dan Workstation.
- Server : High-End hardware, kuat, reliable, tahan banting, dan .. mahal!
Tapi di Indonesia semuanya bisa kebolak-balik lho. Pentium 100/RAM 16 MB yg
mungkin di LN dibilang "komputer ganjel pintu (tm)", bisa jadi server NS yg
handal. Barusan saya ngeset NS kecil2an dikomputer itu .. 8))
> Server \Serv"er\ (?), n.
> 1. One who serves.
Dilihat lagi ah siapa "one" tsb? SUN Ultra Sparc nggak bakalan jadi server kalo
nggak ada daemon/aplikasi server di situ, dan *tidak* sebaliknya.
Sekarang tinggal, Linux itu server atau workstation? ;)
/.detta
--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]