On Wed, Apr 25, 2001 at 03:10:40AM +0700, S Detta Harvianto wrote:
> Quoting Oki DZ on Tuesday, 24 April 2001 :
> Hehehe .. IMHO, itu mah _bahasa_ kaum marketing. Istilah memang sering
> membingungkan .. 8)
> Misalnya gini (kalau kita bicara hardware) :
> - Desktop : biasanya untuk keperluan biasa (ngetik, game, dll). Komponennya
>   pun bisa dibilang paling "murah" atau "biasa-biasa" saja.
> - Workstation : Terus terang gara2 SGI saya jadi tambah bingung. Lha wong
>   komputer dual prosesor, RAM beratus2, HD SCSI, VGA paling kenceng dibilang
>   Workstation? Hehehe .. terus terang saya suka masih campur aduk antara
>   Desktop dan Workstation.

Istilah workstation kan waktu dulu, perbedaan antara mesin desktop dengan
jenis tersebut masih jauh banget (mudahnya sih, waktu mesin desktop OSnya
masih sekelas DOS). Workstation biasanya (dulu) berjalan pakai Unix, dan
digunakan untuk kepentingan yang spesifik; digunakan di lab-lab penelitian.
Sekarang ini kan jaraknya sudah tambah dekat, dari segi performansi
hardware. Mesin desktop dulu yang biasanya pakai DOS (dari Intel), toh
sekarang sudah bisa dipasangi graphics board yang ada prosesor OpenGLnya.
Dulu, mana ada yang seperti itu di mesin Intel.

> - Server : High-End hardware, kuat, reliable, tahan banting, dan .. mahal!
> 
> Tapi di Indonesia semuanya bisa kebolak-balik lho. Pentium 100/RAM 16 MB yg
> mungkin di LN dibilang "komputer ganjel pintu (tm)", bisa jadi server NS yg 
> handal. Barusan saya ngeset NS kecil2an dikomputer itu .. 8))

Ya kan tergantung kebutuhan. Untuk server, asal jangan HD controller pakai
IDE saja.

Contoh lain, kalau ada mesin Intel 486 (mungkin kita sepakat ya, itu
komputer desktop) dipasangi Linux dan isinya minimum, dan digunakan hanya
untuk routing, kan namanya jadi router.
 
> >   Server \Serv"er\ (?), n.
> >      1. One who serves.
> 
> Dilihat lagi ah siapa "one" tsb? SUN Ultra Sparc nggak bakalan jadi server kalo
> nggak ada daemon/aplikasi server di situ, dan *tidak* sebaliknya.

"One" itu bisa software bisa hardware. :-) Kita bicara kelas atau
pengelompokan lho, bukan masalah jalan atau tidak. Kebalikannya dengan
kalimat di atas, kalau ada Sun Enterprise 10000 dan ditaruh di ujung tanpa
software dan kabelnya powernya pun tidak dimasukkan ke stopkontak di
dinding, masa' iya sih dibilang desktop komputer? Paling-paling disebutnya
_server_ yang lagi tidak dijalankan.
 
> Sekarang tinggal, Linux itu server atau workstation? ;)

Karena sekarang workstation masih dipakai orang (orang tertentu, dengan
aplikasi spesifik, di tempat tertentu), ya mungkin lebih tepat kalau
dibilang server. Itu juga masih tergantung aplikasinya. Kalau dipakai untuk
StarOffice, masa dibilang server?

Barangkali yang pas tetap dipisah, mana hardware kelas server dengan server
software (mis: MTA). Kalau ada orang yang pakai hardware kelas server, tapi
diisi editor teks, ya saat orang tersebut menggunakannya tentunya tak bisa
dibilang server; persisnya barangkali mesin server yang digunakan untuk
menjalankan aplikasi desktop. Jadi, tetap misah kan, antara hardware dan
softwarenya. Dan menurut hemat saya, istilah yang digunakan terakhirnya
adalah dipakai apa suatu komputer itu. Misal ada PIII yang difungsikan
sebagai router, ya jadilah dia router. Kalau ada 486 yang dijadikan printer
server, ya jadilah dia server. Kalau ada 486 yang dipasangi
Gnome/Englightenment, StarOffice, digunakan untuk keperluan desktop, jadilah
orangnya disebut nekat... :-)

Oki

-- 
         On the day that you were born the angels got together, 
         And decided to create a dream come true, 
         So they sprinkled moondust in your hair 
         And golden starlight in your eyes of blue.
                       Close to you -- http://www.piano-bar.com

--------------------------------------------------------------------------
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
Pengelola dapat dihubungi lewat [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke