Liams wrote:
> tapi kalo misalnya kita menyepoof domain, saat mail kita di reply apa bakal
> nyampe ke account email kita yg di isp ? saya masih kurang jelas soal masalah
> begini neh. minta dikuliahin dikit :)

Iya lah. Misalnya saja, tak usahlah mail server, misalnya mail client.
Kita tulis apa saja di From: atau Reply-To:, kan pulangnya email kita ke
alamat yang ditulis di situ. Dengan mail server, bedanya cuma semua
email yang melewati mail server tersebut akan memiliki alamat pengiriman
sesuai dengan domain yang di-set untuk mail server tadi. Cuma, nggak
enaknya, nantinya di header email ada warning (X-Authenticate?), bahwa
IP anu (dinamik yang digunakan) mengaku sebagai domain anu (domainnya
ISP). No problem sih, kan kebanyakan pengguna email pakai mail client
yang grafis, informasi itu tak kelihatan begitu saja.

> yah, masuk akal juga yah, dengan adanya smtp server kerjaan lebih gampang.
> tapi ada 1 hal yg blom jelas buat saya. kalo sudah menggunakan smtp server,
> buat apa lagi program semacam sendmail atau exim yg anda maksudkan ?

Supaya bisa ngirim email off-line; misalnya, ikutan milis, banyak email
yang akan dijawab. Modemnya matikan saja dulu saat menjawab email dari
milis satu-satu, tapi emailnya dikirim saja ke mail server lokal. Kalau
sudah selesai, modem nyalakan (dan di /etc/ppp/ip-up.d diisi script
untuk mem-flush email; sendmail -q, atau exim -q) dan tunggu sampai
lampunya tidak kedip-kedip (mail sudah terkirim semuanya).

Oki

-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke