Quotions from Oki DZ:
> Iya lah. Misalnya saja, tak usahlah mail server, misalnya mail client.
> Kita tulis apa saja di From: atau Reply-To:, kan pulangnya email kita ke
> alamat yang ditulis di situ. Dengan mail server, bedanya cuma semua
> email yang melewati mail server tersebut akan memiliki alamat pengiriman
> sesuai dengan domain yang di-set untuk mail server tadi. Cuma, nggak
> enaknya, nantinya di header email ada warning (X-Authenticate?), bahwa
> IP anu (dinamik yang digunakan) mengaku sebagai domain anu (domainnya
> ISP). No problem sih, kan kebanyakan pengguna email pakai mail client
> yang grafis, informasi itu tak kelihatan begitu saja.
hm, sebagian udah jelas. jadi kalo kita menggunakan dialup alias dynamic ip,
menyepoof alamat pengirim, tapi dikirim melewati smtp server, saat di reply
tetap bakalan nyampe kan ?
apa artinya kalau menggunakan dynamic ip, trus menyepoof alamat pengirim dan
dikirim tanpa melewati smtp server, saat email tsb direply kaga bakalan bisa
nyampe ?
artinya di dalam header email terdapat alamat pengirim yg dicantumkan oleh
smtp server itu ?
> Supaya bisa ngirim email off-line; misalnya, ikutan milis, banyak email
> yang akan dijawab. Modemnya matikan saja dulu saat menjawab email dari
> milis satu-satu, tapi emailnya dikirim saja ke mail server lokal. Kalau
> sudah selesai, modem nyalakan (dan di /etc/ppp/ip-up.d diisi script
> untuk mem-flush email; sendmail -q, atau exim -q) dan tunggu sampai
> lampunya tidak kedip-kedip (mail sudah terkirim semuanya).
hm, ic.. ic.. kalo yg ini udah jelas banget
terima kasih
--
#*#*#*#*#*#
Liams
[EMAIL PROTECTED]
--
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3