On Wednesday 16 January 2002 20:13, Agus Budy W wrote:
> IDE RAID controller tidak ada gunanya karena:
> 1. Pada umumnya tidak ada REAL RAID CPU,  jadi sebenarnya ini
>    software raid yang jalan dari BIOS & memakai main CPU.
> 2. Tidak support hotswap backplane, hanya ini keuntungan utama
>    dari hardware raid (scsi/fibre channel) yang mahal.
> 3. Linux software raid + journaling FS (kernel 2.4 only) jauh
>    lebih efisien & reliable.

Nanya lagi nih....
Kaloq kita pake 2 harddisk yang dikonfigurasi master-slave dalam 1 konektor 
khan biasanya saling mempengaruhi... (jadi lambat)

Nah, kalau ndak salah, mainboard-mainboard yang dukung IDE Raid punya 4 
konektor IDE, sedangkan yang non raid umumnya cuman 2.

Apakah ini berarti 4 hardisk dapat diakses secara simultan tanpa saling 
mempengaruhi? 

Trus....
Bagaimana performance komputer dengan Mainboard RAID kalau diisi 4 harddisk, 
lalu di-RAID secara software?

Pertanyaan lain.... (soalnya belum pake software RAID)....
Kaloq ada HDD yang rusak, SCSI hardware hot-swap RAID khan lampunya nyala 
kuning....
Bagaimana kita tahu kalau ada HDD yang rusak kaloq pake software RAID? 

Salam,
Adi Nugroho
Lagi mikir.... mau beli HDD SCSI yang mahal, atau mau beli 4 biji IDE.

-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke