On Wednesday, September 25, 2002, 12:44:29 AM, Uky wrote:

> lho kan kalau 192.168.0.0/16 netmask 255.255.0.0 otomatis cuman satu
> network donk (catatan ip private)yaitu network 192.168.0.0, soalnya
> semua bit di belakangnya kan kepake sama host dari 192.168.0.1 -
> 192.168.255.254

Maksud dari 192.168.0.0/16 netmask 255.255.0.0 itu gimana ya?

Bukankah kalo 192.168.0.0/16 itu sudah jelas menunjukkan bahwa subnet
masknya 255.255.0.0 ? Jadi gak perlu "192.168.0.0/16 netmask
255.255.0.0"

16 itu kan berarti ada 16 bit bernilai 1 pada subnet mask, yang jika
dibinerkan akan sbb:

1111 1111 . 1111 1111 . 0000 0000 . 0000 0000
   255    .    255    .     0     .     0

> lain halnya kalau pake 192.168.0.0/18 netmask 255.255.192.0 yg notabene
> masih menyisakan 2 bit nya buat subnetnya, berarti sekitar ada 4 subnet,
> CMIIW, yaitu 192.168.0.0, 192.168.64.0, 192.168.128.0, dan
> 192.168.192.0, ya kan?
> ingat beda lho 192.168.0.0/16 dengan 192.168.0.0/18 semua tergantung
> subnetmask nya dan class nya

Pelan-pelan Ky, saya jadi tambah binun sama kalimat anda.

Oke, saya ambil contoh konretnya yach.

Misalnya saya punya kasus begini:

network: 192.168.0.0
subnet mask: 255.255.0.0

Kalo secara defaultnya kan berarti
network: 192.168.0.0
dalam biner: 1100 0000 . 1010 1000 . 0000 0000 . 0000 0000

subnet mask: 255.255.0.0
dalam biner: 1111 1111 . 1111 1111 . 0000 0000 . 0000 0000

Menurut buku cisco router, (terbitan elexmedia halaman 28)
jika saya ingin membagi network diatas menjadi dua network kecil,
maka langkah-langkah yang dilakukan sbb:

1. Memasking dua bit teratas dari host ID dengan kombinasi biner '01'
   dan '10'. karena kombinasi biner '00' digunakan oleh network
   sedangkan kombinasi biner '11' digunakan oleh broadcast.

   1100 0000 . 1010 1000 . 0000 0000 . 0000 0000 = 192.168.0.0

   menjadi sbb:

   1100 0000 . 1010 1000 . 0100 0000 . 0000 0000 = 192.168.64.0
                                       ^^
   dan

   1100 0000 . 1010 1000 . 1000 0000 . 0000 0000 = 192.168.128.0
                                        ^^
   cat: ^^ = itu yang kita 'masking' dari 192.168.0.0

2. Rubah default subnet mask dengan cara memasking dua bit teratas
   dari subnet mask dengan nilai 11.

   1111 1111 . 1111 1111 . 0000 0000 . 0000 0000 = 255.255.0.0

   menjadi sbb:

   1111 1111 . 1111 1111 . 1100 0000 . 0000 0000 = 255.255.192.0
                                        ^^
   cat: ^^ itu yang dimasking dari default subnet mask.

Dari sini akhirnya bisa diambil kesimpulan sbb:

network pertama = 192.168.64.0 subnet mask: 255.255.192.0
network kedua = 192.168.128.0 subnet mask: 255.255.192.0

Nah berarti kan yang awalnya kita hanya punya satu network tetapi
akhirnya bisa dirubah menjadi dua network kecil.

Bener gak Ky?.

--
Dudi


-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke