On Wednesday 25 September 2002 11:19, Dudi Gurnadi menulis: > On Wednesday, September 25, 2002, 9:27:25 AM, Sofyan Thayf wrote: > > kalau ingat teorinya, subnet address itu menggunakan sebagian alamat host > > dari IP address, tapi kalau yang berubah alamat networknya berarti itu > > bukan subnet. > > Lho... > Contoh saya kan yang berubah alamat host ID-nya? Bukan alamat > network-nya? >
Menurut anda.., yang ini .... > 1. Memasking dua bit teratas dari host ID dengan kombinasi biner '01' > dan '10'. karena kombinasi biner '00' digunakan oleh network > sedangkan kombinasi biner '11' digunakan oleh broadcast. > > 1100 0000 . 1010 1000 . 0000 0000 . 0000 0000 = 192.168.0.0 > > menjadi sbb: > > 1100 0000 . 1010 1000 . 0100 0000 . 0000 0000 = 192.168.64.0 > ^^ > dan > > 1100 0000 . 1010 1000 . 1000 0000 . 0000 0000 = 192.168.128.0 > ^^ > cat: ^^ = itu yang kita 'masking' dari 192.168.0.0 > Saya rasa anda keliru.., 192.168.0.0 itu adalah klas C, dimana formatnya adalah n . n . n . h n = net-id h = host-id jadi untuk klas C, host-id itu hanya satu oktet terakhir contoh anda diatas itu berlaku untuk klas B, padahal 192. masuk klas C karena 3 bit pertamanya 110 (kalau klas B, 2 bit pertama harus 10 ) Sofyan Thayf -- Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED] Dapatkan FAQ milis dg mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED] Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
