saya ingin memastikan. siapa tahu, selain memasyarakatkan open
source/free software dan demokrasi-desentralisasi, kita juga bisa
mengembangkan bisnis dan sedikit 'memperkaya diri' :)

Yang namanya support kan selalu dicari, terutama oleh perusahaan. Memang orang bisa instal RedHat dari CD yang diburn sendiri, tetapi kalau ada apa-apa, siapa yang bisa di-kambing-hitam-kan ? Sementara kalau beli langsung ke RedHat terus ternyata nggak jalan atau ada bug, lebih mudah untuk komplain.


Coba lihat model bisnis dari beberapa perusahaan yang mempunyai produk open-source, misalnya http://www.redhat.com/about/mission/business_model.html. Atau kalau mau contoh yang campuran (komersil dan GPL) adalah
http://www.trolltech.com/company/model.html?cid=10



-- Ariya Hidayat http://ont.uni-paderborn.de (Research) [EMAIL PROTECTED], http://ariya.pandu.org (Fun)



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]



Kirim email ke