Dear Lovers,
Saya rasa dalam mengatur paradigma berpikir kita, kita harus
memperhatikan keseimbangan.
Ada saatnya dimana kita harus berpikir negatif atau berpikir positif.
Kita perlu berpikir negatif, untuk menyadari kesalahan kita. Belajar
dari kesalahan yang kita buat. Just don't be too negative at it.
Ketika kita menjadi terlalu pesimis, disitulah positive thinking
berperan, membuat hidup kita yang memburam agar menjadi ceria kembali.
Kalau tadi kita sudah belajar /menyadari kesalahan kita, sekarang dengan
positive thinking kita bisa memberikan gairah yang cukup bagi diri kita
untuk maju. Memperbaiki kesalahan yang telah kita buat. But also
remember don't be too positif, too.
Kata ibu saya apa-apa yang terlalu itu nggak baik. Terlalu negatif,
terlalu positif, terlalu pesimis, terlalu yakin, terlalu baik, terlalu
bodoh, dll. Terlalu is not good. What about love ? My opinion : none.
Tapi kata Brian May sich, Too much Love will kill you, too. :)
Just an intermezzo,
arief muLya
---------------
"Apalagi yang kurang, bila kau punya matahari dan udara ?"
"Nice friends, certainly " said a friend.
Betawi Indonesian Web Directory - http://senayan.betawi.net/
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
UNLIMITED POP3 Account @ http://www.indoglobal.com