arief muLya wrote:
> Dear Lovers,
> 
> Saya rasa dalam mengatur paradigma berpikir kita, kita harus
> memperhatikan keseimbangan.
> Ada saatnya dimana kita harus berpikir negatif atau berpikir positif.
> Kita perlu berpikir negatif, untuk menyadari kesalahan kita. Belajar
> dari kesalahan yang kita buat. Just don't be too negative at it.
> 
> Ketika kita menjadi terlalu pesimis, disitulah positive thinking
> berperan, membuat hidup kita yang memburam agar menjadi ceria kembali.
> Kalau tadi kita sudah belajar /menyadari kesalahan kita, sekarang dengan
> positive thinking kita bisa memberikan gairah yang cukup bagi diri kita
> untuk maju. Memperbaiki kesalahan yang telah kita buat. But also
> remember don't be too positif, too.
> 
> Kata ibu saya apa-apa yang terlalu itu nggak baik. Terlalu negatif,
> terlalu positif, terlalu pesimis, terlalu yakin, terlalu baik, terlalu
> bodoh, dll. Terlalu is not good. What about love ? My opinion : none.
> Tapi kata Brian May sich, Too  much Love will kill you, too.  :)

Personally, saya lebih setuju cara berpikir dalam mendasari sikap hidup
kita sehari-hari seperti ini. Apapun itu, dalam kehidupan ini kita harus
menjalaninya dengan keseimbangan, filosofinya Yin-Yang deh (siapa yah
yang pernah ngomongin ini.. si DES kalau nggak salah).

Nggak ada yang bisa baik dalam keadaan 'terlalu', semua itu harus
seimbang, bahkan (ini ekstrimnya) terlalu banyak (dalam hal ini 'banyak
banget') ibadah pun nggak berarti pasti baik, karena kita jadi tidak
punya waktu untuk bekerja dan mencari nafkah... kira2 seperti itu-lah...

Dan mengenai love, harus diakui bahwa itu memang benar. Too much love
will definitely 'kills' you. Saya udah pernah 'mati' beberapa kali
gara-gara 'terlalu cinta', 'terlalu sayang' dan sebangsanya... Dan yang
paling mengerikan dari semuanya adalah jika saya dapat kesempatan untuk
mengulanginya kembali, saya akan dengan senang hati mengulanginya
kembali, semuanya, satu demi satu.... I'm willing to 'die' all over
again...

The feels of love touching you from your head through your body, move
down slowly until it reach your toes, and finally your whole body
experience it at the same time... aahhh... 

Love (not only life) is so beautiful.... :-)


Bravo mas Arief, I second you on this..


emilr



Betawi Indonesian Web Directory - http://senayan.betawi.net/

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
UNLIMITED POP3 Account @ http://www.indoglobal.com

Kirim email ke