Ayu wrote : at 15 Juli 1999 10:21
> Dear Lovers,
> 
> Kenapa sih kita berusaha menteorikan dan memfilsafatkan cinta? 
> 
     ** Sebab tanpa definisi jangan-jangan "tahi kucing rasa coklat ",
dikira coklat 
         eh taunya ....... , gitu lho.

> Kayaknya
> cinta gak perlu diterjemahin deh. Cinta itu sebaiknya dan sewajarnya
> dirasakan saja. 
  
     **  Cinta = tresno = love itu terjemahannya, tetapi uraiannya memang
sulit seperti apa. Betul bisa dirasakan. tetapi kadang orang mengatakan ia
cinta pada co/ce tertentu padahal itu bukan cinta, itu hanya nafsu atau
kesenangannya.

         Bisa digambarkan begini : Seorang co yang mengatakan sangat "cinta"
kepada gadis ayu, cewek cantik, apakah akan berubah cintanya jika si ce
kecelakaan hingga mukanya berantakan dan kaki tangannya cacat. Jika si co
tetap menyukai dan merasakan tidak ada perubahan : Itu yang disebut cinta.
Tetapi jika si Co langsung berpaling ke gadis lain, itu mah bukan cinta.
> Itu sudah cukup. Orang yang bisa merasakan cinta,
> berarti dia sudah bisa berteori soal cinta. So, janganlah pusing-pusing
> menulis soal cinta, mendingan dijadikan lagu. Itu lebh enak didengar.
> Iya nggak?
> 
** So tidak semudah itu menyatakan seseorang telah mengetahui cinta.

        Sorry ya Ayu  atas my comment.

        > deleted

Betawi Indonesian Web Directory - http://senayan.betawi.net/

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
UNLIMITED POP3 Account @ http://www.indoglobal.com

Kirim email ke