----- Original Message ----- 
From: "Noviant Stephanus" <[EMAIL PROTECTED]>
> Friends...daripada kasih komentar (teguran) terus-terusan dan nantinya yg
> ada malah marah-marahan terus mendingan bantuin kasih saran donk.

Betul ... Nah, kalau posting yang seperti ini kan sesuai topik.
Kenapa susah sekali ya orang ngerti.
 
> Permasalahannya adalah mereka berlainan agama dan masing-masing keluarga
> bertahan ingin berusaha menarik utk ikut masuk dengan agama yg mereka anut,
> sementara mereka berdua sudah mempunyai prinsip bahwa mereka tidak mau
> memaksa satu sama lain dan mereka siap untuk menjalankan kehidupan rumah
> tangga nantinya dengan berlainan agama.

Ini problem klasik. Susah sekali.
Kalau sudah lama pacaran kenapa masalah tidak setujunya orang tua tidak
diantisipasi sejak dini ?
Untuk masalah ini saya kira tidak ada pemecahan yang obyektif. Tergantung
situasi kondisinya gimana.
Kalau dari saya, coba identifikasi orang-orang di sekitar keluarga cowok / cewek
itu yang mendukung hubungan keduanya. Dan minta mereka untuk ikut
mempengaruhi / membujuk orang tua.
Anyway, cowok-cewek ini keputusannya gimana ? Apakah agama ce akan
ikut co atau sebaliknya ?

> Temenku dan co-nya itu merasa tertekan dengan kondisi masing-masing
> keluarga, atau dengan kata lain kalau tidak mau mengikuti kemauan mereka
> (keluarga) maka mereka tidak akan direstui sampai mereka punya niat utk
> kawin lari.

Kawin lari is bad. Nikah itu emang di antara cowok dan cewek in concerned,
tapi tanpa restu orang tua pasti nggak enak. Orang bilang, kita nikah itu bukan
hanya dengan pasangan kita tapi juga dengan keluarganya.

> Saya sangat simpati dengan mereka berdua, dan sudah kasih saran ke mereka
> supaya utk tidak mengambil keputusan dan melakukan segala sesuatunya secara
> emosional. Mereka sudah berkeras hati untuk menikah (dengan masing-masing agama)
> walaupun nantinya tidak direstui oleh keluarga mereka.
 
Oh jadi akan pake model Katon - Ira Wibowo gitu ?

> Sekalian saya mau tanya komentar temen-temen sekalian mengenai hubungan
> (pacaran/perkawinan)dengan beda agama....atau mungkin sebelumnya pernah
> dibahas mengenai hubungan beda agama ini.

Hubungan / pacaran antaragama itu SEHARUSnya OK-OK aja di negara yang 
demokratis dan menghormati hak-hak asasi manusia, tapi kalau bisa tidak sih
lebih baik jangan. Konsekuensinya panjang sih ...
Dari segi pribadi aja, .... fokus kita mungkin ke pasangan kita, tapi pas kita mutuskan
untuk pindah agama ke agama pasangan kita ... nah, yang namanya hidup dalam
agama lain itu pasti akan bener-bener lain... Nuansanya, cara hidupnya, ....
Pasti penyesuaian dirinya akan tidak mudah.

Only my 2 cents,

Tom


- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED]
To subscribe, e-mail   : [EMAIL PROTECTED]
Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]


Kirim email ke