At 04:21 PM 10/10/2001 +0100, Adrian wrote: >Salam buat Ken, > Tolong sabar dengan bahasa saya kalau kurang lancar. Saya seorang >Ingris selama enam tahun di Indonesia, barusan pulang ke Ingris. > Benar ada banyak korupsi di Indonesia, lebih dari mereka di atas >daripada di bawah. Didalam keadaan mereka, tukang becak, kuli dan lain� >harus ada lebih disciplin, mungkin dari hal tidak ada banyak kesempatan juga >di kampung lebih berhaya. > Saya baru jadi korban perempuan Indonesia, istri siri saya. Dia tidak >bisa puas dengan uang saya, cukup banyak untuk Indonesia. Dia bohong banyak >untuk dapat semua milik saya, terus buang saya, pasti untuk cari yang lebih >kaya. Kasihan siapa calon saumi dia lagi. Pribadi dan umum, pecinta uang >menang. Kalau kamu pernah baca Nova, dia masuk tentang 'kasus hidung'. > Bagaimana semua bisa rubah? Tidak tahu, terlalu dalam sifat orang� >begitu. > >Salam Adrian
Salam juga buat Adrian Bahasanya lumayan kok saya ikut prihatin atas perlakuan istri siri anda terhadap anda memang sekarang ini jamannya edan, semua orang dibutakan oleh uang sehingga melakukan apa saja untuk mendapatkan uang mungkin kalo dihitung jumlah orang baik didunia ini sedikit sekali bahkan orang baik pun kalo lihat uang, juga punya kecenderungan berbuat sama apalagi kondisi ekonomi di Indonesia lagi terpuruk, membuat orang-orang tambah "edan" saja Memang orang-orang seperti itu sulit sekali berubah biasanya sih orang yang suka korupsi baru berhenti kalo sudah diadili dan dipenjara... what do you think ?? regard, Ken >---- >To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED] >To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED] >Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED] ---- To unsubscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED] To subscribe, e-mail : [EMAIL PROTECTED] Autoresponders Netiket : [EMAIL PROTECTED]
