kalau chi kung itu minum arak, apakah itu gak melanggar sila? orang suci apakan melanggar sila?
Pada tanggal 12/2/05, MAITREYA <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > namo Buddhaya, > tampaknya ada sedikit salah tafsiran terhadap ajaran Buddha... > apakah umat Buddha boleh makan daging??? > jawabannya bisa tidak bisa ya!!tergantung!!bisa juga bukan tidak > maupun bukan ya!!! > jangan dipusingin kalimat diatas. lupakan. > kembali ke masalh makan daging... > kenapa seorang umat Buddha perlu makan?? karena dia perlu untuk hidup... > apakah perlu hidup harus makan daging??tidak bukan?!!makan sayur bisa > hidup, kalau makan kayu juga bisa hidup ya silahkan...hehe.... > kalau bisa hidup untuk tidak makan daging, kenapa harus pilih daging?? > apakah secara tidak sadar 'aku' menjadi 'ego' sehingga harus memuaskan > 'aku'-ku untuk pilih daging?? > sebenarnya pernyataan dalam buku tersebut lebih kepada faktor psikologis... > logika begini(bagi anda yang senang logika): > kalau saya tidak makan daging, saya 'tahu' berarti saya mengurangi > pembunuhan... berarti saya telah menyelamatkan banyak hewan, apalgi > kalau saya bisa membuat teman-teman saya juga tidak makan daging(dalam > populasi besar), bukankah berarti saya dan teman-teman telah > menghindari banyak orang dalam melakukan pembunuhan?? > saya secara tidak sadar telah mengembangkan 'cinta kasih' kepada semua > makhluk(faktor psikologi)... > seandainya saya bisa seperti Buddha(dalam hal ini Buddha Chi Kung) > yang makan daging, yang makan TANPA adanya pemuasan kebutuhan > 'aku'/'ego' sih ga apa... > sebenarnya cerita Buddha Chi Kung lebih kepada ingin memperlihatkan > suatu makna... maksudnya walaupun makan daging dan mabuk-mabukkan, > tapi tanpa kehendak 'ego' tidak apa-apa(bukan berarti boleh > loh!!??kecuali kalo uda jadi Buddha...hehe...).... > Yang jelas tetap berusaha vegetarian(tidak makan daging) lebih baik > daripada yang makan daging, seperti dalam dunia kedokteran... walaupun > makan daging bukan berarti buruk, namun kemungkinan kandungan zat-zat > berbahaya pada hewan lebih tinggi daripada tumbuhan. hal ini dapat > dilihat dari rantai makanan, ketika suatu tumbuhan terkena zat-zat > kurang baik, maka hewan yang memakannya akan terkena dan kandungannya > akan semakin tinggi. jadi hewan yang makan hewan akan lebih beracun > daripada hewan makan tumbuhan... > ................... > Tapi kalau yang mau makan daging masih ngotot mau makan daging, ya > silahkan saja... toh itu lebih baik daripada 'aku' maksa dia ga makan > daging sehingga timbul kebencian apalagi sampai terjadinya > kejahatan... > Namun sebagai yang tidak makan daging juga jangan acuh tak acuh, harus > mulai memberi pengertian yang lebih baik, apa manfaat dan apa > kelebihannya... > Dan yang makan daging jangan sampai 'aku' menjadi 'ego'.... > ........................ > intinya jangan sama-sama 'ego' , berlaku juga untuk saya..... > jadi kita semua berharap sama-sama sejalan dalam keseimbangan......... > thanks > maaf kalau ada kata-kata yang menyinggung > > semoga kita selalu menjadi lebih mencintai semua makhluk > semoga kita menjadi lebih menghargai nyawa setiap makhluk hidup > ................ > > > ktr 31777" > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give the gift of hope to an orphaned child this holiday season. Become a sponsor>> http://us.click.yahoo.com/ZEPhsD/1RCMAA/i1hLAA/b0VolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia ** ** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org ** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/MABINDO/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
