MAHA KARUNA DHARANI
Dengan ulasan dari
YANG MULIA TRIPITAKA ACARYA HSUAN HUA

-------------------------------------

76. Na Mwo He La Da Nwo Dwo La Ye Ye

Kalimat ini telah dijelaskan sebelumnya, namun siapa
tahu ada di antara kalian yang sudah lupa, saya akan
menjelaskannya lagi. Ada juga di antara kalian yang
masih ingat, tetapi tidak dengan jelas, dan sekarang
semuanya akan menjadi jelas. Yang lain, yang mengingat
dengan jelas, boleh mendengar sekali lagi dan menjadi
lebih jelas.

Jika saya salah memberikan ceramah, kalian harus
segera memberitahu saya, karena cara saya membabarkan
Sutra sama sekali berbeda dengan Guru Dharma lain.
Saya tidak menggunakan catatan dan tidak menggunakan
komentar.

NA MWO artinya „saya berlindung". Berlindung kepada
apa? Berlindung kepada Tiga Permata. HE LA DA NWO
artinya „permata". DWO LA YE artinya "tiga". Saya
ingin berlindung kepada Tiga Permata, dan saya
melakukannya dengan seluruh tubuh, pikiran, hakikat,
dan hidup saya. Mereka yang tinggal di rumah
berlindung kepada Buddha, Dharma, Sangha, Tiga Permata
itu.

Berlindung kepada Tiga Permata adalah berlindung
kepada semua Buddha dalam ketiga masa di sepuluh
penjuru hingga ke akhir ruang kosong, melalui seluruh
Alam Dharma. Berlindung kepada Tiga Permata juga
adalah berlindung kepada semua Dharma di tiga masa di
sepuluh penjuru hingga ke akhir ruang kosong, melalui
seluruh Alam Dharma. Berlindung kepada Tiga Permata
juga artinya berlindung, dengan seluruh pikiran, dan
seluruh hidup kita, kepada semua anggota suci Sangha
di tiga masa di sepuluh penjuru hingga ke akhir ruang
kosong, melalui seluruh Alam Dharma.

Hingga ke akhir ruang kosong: ruang kosong tidak
memiliki akhir. Semua alam semesta termasuk di dalam
Alam Dharma. Terdapat sepuluh Alam Dharma, terdiri
dari empat bidang luhur dan enam bidang biasa. Empat
bidang atau alam luhur adalah alam Buddha, alam
Bodhisattva, alam Pendengar Suara, alam Yang Cerah
Berkondisi. Enam bidang biasa adalah alam dewa, alam
manusia, alam asura, alam binatang, alam hantu
kelaparan, dan alam penghuni neraka.

Sepuluh penjuru itu terdiri dari utara, timur,
selatan, barat, timur laut, barat laut, tenggara,
barat daya, atas, dan bawah. Tiga masa adalah masa
lalu, masa kini, dan masa yang akan datang.

Kita berlindung kepada Permata Buddha di seluruh
sepuluh penjuru dan tiga masa. Kata-kata yang
diucapkan Buddha adalah Permata Dharma, Tripitaka
dengan dua belas bagian naskahnya. Semua Sutra yang
diucapkan Buddha disebut Permata Dharma. Permata
Dharma tidak hanya muncul di antara umat manusia,
Permata Dharma juga mengisi ruang kosong dan Alam
Dharma.

Orang yang telah membuka Lima Mata dan mencapai Enam
Penembusan Spiritual mengucapkan Sutra dengan asli,
artinya, ia mengucapkan "Sutra sejati yang tanpa
kata-kata". Di dalam ruang kosong, apapun yang ia
inginkan, dapat ia sampaikan tanpa membuka mulutmu.
Sesepuh Keenam bilang, "Tatkala pikiran kacau Bunga
Dharma mengubahnya; Pikiran yang cerah akan memutar
Bunga Dharma."

Tanpa kata-kata tidak berarti Sutra tidak memiliki
kata-kata. Artinya cuma bahwa orang biasa tidak mampu
melihatnya. Tetapi, ia mampu, dan tatkala ia berpaling
ke ruang kosong, ia akan melihat Buddha sedang
membabarkan Sutra. Ada yang membabarkan Sutra Bunga
Dharma, ada yang membabarkan Surangama Sutra, dan yang
lain membabarkan Avatamsaka Sutra. Mereka ada di sana
membabarkan Sutra dan mantra, seperti Surangama
Mantra. Dengan cara ini, Permata Dharma hadir di
seluruh Alam Dharma hingga ke akhir ruang kosong.

Kita juga berlindung kepada Permata Sangha di sepuluh
penjuru dan tiga masa, hingga ke akhir ruang kosong
dan Alam Dharma. Siapa yang termasuk di dalam Sangha
dan pertapa suci? Semua Bodhisattva agung dan Arhat,
semua Bhiksu-Sangha agung.

DWO LA YE artinya "tiga". Kita berlindung kepada Tiga
Permata, Permata Rangkap Tiga, di sepuluh penjuru dan
tiga masa, hingga ke akhir ruang kosong dan seluruh
Alam Dharma.

YE artinya "menghormat". Berlindung dan menghormat
kepada Tiga Permata.


77. Na Mwo E Li Ye

NA MWO sekali lagi berarti „berlindung", dan E LI YE
artinya „yang bijaksana". Kita berlindung kepada semua
yang bijaksana.


78. Pe Lu Jye Di

PE LU JYE DI artinya „merenungkan", atau
„memperhatikan".


79. Shau Pan La Ye

SHAU PAN LA YE artinya "kebahagiaan". Bersama-sama,
kalimat ini dan yang sebelumnya, menunjuk kepada
Bodhisattva Yang Mendengarkan dengan Penuh
Kebahagiaan, yaitu Bodhisattva Yang Mendengarkan Suara
Dunia.


80. Swo Pe He

Bodhisattva Yang Mendengarkan dengan penuh Kebahagiaan
menyelesaikan semua kebajikan dan buah jasa. SWO PE HE
artinya "pencapaian semua jasa-jasa baik dan
kebajikan".


81. Nan Syi Dyan Du

Karena mantra telah diucapkan, NAN memimpin ke depan
Kata-Kata Sejati yang mengikuti. NAN artinya
„memunculkan arti".

SYI artinya "pencapaian". DYAN DU artinya "alam saya".
Alam saya, wilayah saya, telah tercapai; ini adalah
wilayah luas saya, dan selama delapan ratus yojana
alam ini tenang dan damai tanpa masalah. Wilayahku
yang luas menengah, enam ratus yojana dan wilayah
kecilku, empat ratus yojana juga damai dan tenang.
Demikianlah saya telah mematok wilayahku. Di dalamnya,
semua kebajikan dan buah jasa baik disempurnakan dan
semua keinginan tercapai. Misalnya saja, di dalam
wilayahku saya tidak akan mengizinkan gempa bumi di
San Fransisco, atau bencana alam lainnya. Di dalam
wilayahku, semua makhluk halus baik yang melindungi
Dharma harus memastikan bahwa harapanku dihormati.
Saya telah mematok wilayahku di San Fransisco.

"Berapa luasnya?" kalian mungkin bertanya.

Seluas sebutir debu! Debu di sini termasuk di dalamnya
debu yang tak terhitung banyaknya dan debu yang tak
terhitung banyaknya itu adalah juga sebutir debu. Jadi
jika sebutir debu itu dihancurkan, semua debu juga
dihancurkan. Jika sebutir debu tidak dihancurkan,
tidak ada yang dihancurkan.


82. Man Dwo La

MAN DWO LA artinya „lapangan Jalan". Juga berarti
„dewan Dharma". Kata ini artinya „lapangan Jalanku
pasti akan berhasil, dan perkumpulan Dharmaku akan
lengkap."


83. Ba Two Ye

BA TWO YE artinya „lengkap dan penuh, sesuai dengan
isi hatimu". Sebagai contoh, jika saya berpikir bahwa
sebutir debuku tidak boleh dihancurkan – maka ia tidak
akan dihancurkan. Jika saya tidak menginginkan sebutir
debu pun hancur, debu-debu yang lain tetap tak akan
kekurangan sesuatu apapun.

Saya mengucapkan NAN SYI DYAN DU MAN DWO LA BA TWO YE
SWO PE HE dengan harapan agar tidak terjadi gempa bumi
di San Fransisco. Gempa bumi dahsyat menjadi gempa
kecil, gempa kecil menjadi tidak ada. Karena tidak ada
gempa, tidak ada yang perlu merasa cemas. Jadi,
tercapailah. Ia lengkap dan penuh, sesuai dengan isi
hati kita. Apapun yang kita pikirkan, kita mencapainya
persis seperti itu. Jika mempercayainya, mantra ini
sungguh menakjubkan. Jika orang tidak mempercayainya,
itu karena ia tidak tertarik untuk mendapatkan sesuatu
yang sangat menakjubkan seperti ini.


84. Swo Pe He

Pencapaian! Apa yang dicapai? Harapan kita; apapun
yang kita inginkan. Apapun yang kita suka, akan kita
dapatkan jika kita mengucapkan NAN SYI DYAN DU MAN DWO
LA BA TWO YE SWO PE HE. Mereka yang telah meninggalkan
rumah mengucapkan kalimat ini setiap kali rambut
kepalanya dicukur. Kalimat ini artinya, segalanya
telah lengkap, sempurna, dan tercapai, mulia, "seperti
yang saya kehendaki".


* * *


Sutra Dharani Hati mengenai Welas Asih Agung dan
Mantra Welas Asih Agung sekarang telah dijelaskan.
Tahun sebelumnya, salah satu muridku bilang ingin
mendengarkan Sutra itu dan hari ini, kira-kira setahun
kemudian, penjelasan dari Sutra dan Mantra tersebut
telah tuntas. Saya harap setiap dari kalian akan
mendapatkan apa yang kalian inginkan, sesuai dengan
harapan kalian, artinya, kalian semua akan BA TWO YE
SWO PE HE, dan berhasil mewujudkan semua sumpah
kalian. Kekuatan sumpah masing-masing orang
berbeda-beda, demikian juga pencapaian tiap orang.


(TAMAT)






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing
http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/b0VolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia **

** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/MABINDO/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke