MAHA KARUNA DHARANI Dengan ulasan dari YANG MULIA TRIPITAKA ACARYA HSUAN HUA
------------------------------------- 66. Swo Pe Mwo He E Syi Two Ye 67. Swo Pe He Adakah yang tahu bahwa dunia tempat kita tinggal disebut dunia "Saha"? SWO PE artinya Saha, "berharga untuk ditahankan". Ia juga berarti "memikul dan mencintai", juga mengandung makna "kata-kata baik, kedatangan yang baik". Berharga untuk ditahankan artinya makhluk hidup mampu menahan dunia Saha, pahit sebagaimana rasanya. Memikul dan mencintai artinya, di dalam dunia Saha ini, makhluk hidup memikul penderitaan dan bahwa menjadi mencintainya. Kata-kata baik, dan kedatangan baik artinya kita mengeluarkan kata-kata baik tentang dunia Saha ini, dengan mengatakan, "Dunia Saha sungguh baik." Dan kita pergi ke dunia Saha untuk menjadi manusia. Inilah, kita telah tiba. MWO HE artinya "agung". Ini menunjuk kepada Dharma Wadah Agung, Dharma dari Bodhisattva. E SYI TWO YE artinya, "pencapaian yang tidak terbatas", dan maksudnya Dharma Bodhisattva Wadah Agung pada akhirnya dapat tiba di pantai seberang dengan pencapaian yang tidak terbatas. Semua ini adalah Tangan dan Mata Anggur. Tatkala tangan ini telah dikembangkan hingga sempurna, mulut akan selalu terasa lebih manis dari gula. Orang dapat merasakan rasa manis ini kalau ia telah berhasil mengembangkan Dharma ini, dan rasa manis ini merupakan awal dari hasil yang akan dicapai. Tanaman apapun, baik itu sayur-sayuran, atau buah, serangga tidak akan datang mengganggu, jika orang yang menanamnya mengembangkan tangan ini. Semua serangga menyingkir, mereka tidak menggerogotinya. Pohon buah yang ia tanam, buah pir, jeruk, apel, persik, semua akan tumbuh dengan sangat cepat dan terasa sangat manis. Tangan anggur memiliki sangat banyak faedah dan dengannya Dharma Wadah Agung yang tidak terbatas dapat diselesaikan. Di dalam penjelasan mantra ini, SYI LU SENG E MU CHWYE mewakili tubuh sejati dari Bodhisattva Raja Obat, yang menggunakan semua jenis obat untuk menyembuhkan semua makhluk hidup. SWO PE MWO HE E SYI TWO YE SWO PE HE adalah tubuh sejati dari Bodhisattva Obat Hebat, yang juga menggunakan segala macam jenis obat untuk menyembuhkan penyakit. Mereka bersaudara. 68. Je Ji La E Syi Two Ye 69. Swo Pe He JE JI LA E SYI TWO YE artinya "roda vajra". Hampir semua vajra bentuknya bundar, tetapi yang satu ini bundarnya berbeda dari vajra-vajra yang lain. Kalimat ini juga berarti, "menaklukkan setan-setan yang penuh kebencian". Setan adalah setan karena hati mereka selalu kecewa. Mereka mencela segalanya. Mereka bilang, "Buddha salah, juga Bodhisattva, Arhat, dewa, dan Yama!" Mereka membenci semuanya. "Semuanya salah!" Mereka seperti orang gila yang tidak memperdulikan hukum apapun. Mereka menentang seluruh dunia. Untuk kalangan manusia, keadaan ini disebut gila; di antara hantu-hantu dan makhluk halus, ini disebut setan. Setan kebencian memenuhi langit dengan energi kebenciannya. Kalian semua tidak sopan terhadapku," keluhnya. "Buddha? Saya akan menjatuhkannya. Bodhisattva dan Arhat, saya akan berbuat sama pada mereka. Manusia? Akan kumakan mereka semua. Hantu? Akan kuhancurkan mereka di bawah kakiku. Akan kutangkap dan kuhancurkan mereka!" Setan itu jahat. Dengan Tangan dan Mata Vajra, roda vajra, kita dapat menyingkirkan semua setan langit, kaum eksternalis dan hantu-hantu. Hantu dari jenis apapun, semua menyerah dan menjadi jinak jika roda ini digunakan, dan Dharma ini dilaksanakan. Semua makhluk dari jenis itu bersujud padamu dan berkata, Saya akan mengikuti aturan dengan rasa hormat. Saya tidak akan melanggar aturan lagi." Mereka menyerah. Roda Vajra tidak hanya dapat menghancurkan setan, ia juga memiliki suara yang menggetarkan. Di dalam Taoisme mereka berbicara tentang lima halilintar yang menghantam kepala". Halilintar biasanya datang dari langit, tetapi guru-guru Taoisme dapat mengeluarkan halilintar dari tepak tangan mereka. Gemuruh halilintar akan membekukan setan-setan langit, bahkan menghancurkan kulit tubuh mereka. Ketika menyampaikan ceramah tentang Surangama Sutra, saya ada menyebut seorang kawan yang mampu melakukan hal ini. Bila Tangan dan Mata ini berhasil dikembangkan, halilintar akan menggelegar pada waktu kita berlatih Dharma ini, dan semua setan kebencian akan bertekuk lutut. E SYI TWO YE artinya, pencapaian yang tiada bandingannya". Tidak ada yang dapat dibandingkan dengan buah jasa dan kebajikan agung dari pencapaian ini, dan karenanya ia dapat menaklukkan semua setan kebencian. 70. Bwo Two Mwo Jye Syi Two Ye 71. Swo Pe He BWO TWO MWO artinya "teratai merah". JYE SYI TWO YE artinya "kejayaan yang baik". Teratai Merah menang di atas segalanya dan menghasilkan semua pencapaian. Setelah mengembangkan Dharma ini, Tangan dan Mata Teratai Merah ini, jika kita ingin lahir di surga, akan gampang sekali untuk dilahirkan di surga mana pun yang kita inginkan. 72. Nwo La Jin Chr Pan Chye La Ye 73. Swo Pe He Dalam kalimat dari mantra ini, NWO LA JIN CHR artinya "perlindungan mulia". PAN CHYE LA YE artinya "memperhatikan dengan bahagia", atau "memperhatikan suara dunia". Ini adalah Tangan dan Mata yang Memberkahi Tanpa Takut, yang digunakan Bodhisattva Yang Mendengarkan Suara Dunia untuk menyelamatkan makhluk hidup, sehingga semua makhluk menjadi tidak takut lagi terhadap keadaan apapun. Sang Bodhisattva membebaskan mereka dari semua rasa takut. 74. Mwo Pe Li Sheng Jye La Ye 75. Swo Pe He MWO PE LI SHENG artinya "keberanian agung". Kalimat ini juga berarti "kebajikan pahlawan agung", perbuatan-perbuatan luhur pahlawan agung. Sang Buddha boleh disebut pahlawan agung, demikian juga halnya dengan Bodhisattva Yang Mendengarkan Suara Dunia. JYE LA YE artinya hakikat saat lahir" atau hakikat dasar". Ini artinya hakikat asal dari semua makhluk hidup memiliki kebajikan pahlawan agung. Kebajikan pahlawan agung adalah Tangan dan Mata Seribu Tangan Yang Menyatukan dan Memegang. Tangan dan Mata ini dapat menaklukkan semua setan kebencian, tidak hanya di dalam dunia kita, tetapi juga di seluruh dunia di alam semesta ini. Mereka yang mengembangkan Empat Puluh Dua Tangan dan Mata harus mengetahui bahwa Tangan dan Mata ini adalah yang paling penting. Jika orang mengembangkan yang satu ini saja, semua Tangan dan Mata yang lain telah tercakup di dalamnya. Lalu, dapatkah saya mengembangkan cuma satu tangan dan mata ini, tanpa mengembangkan tangan dan mata yang lain?" kalian barangkali tergoda untuk bertanya seperti itu. Boleh saja, kalau kalian suka malas. Orang yang tidak malas akan mengembangkan kesemua empat puluh dua tangan dan mata itu. Jika, sebaliknya, ia suka malas dan ingin berkembang menjadi Bodhisattva malas, ia boleh mengembangkan yang terakhir ini, yang mencakup semua yang lain. Akan makan waktu yang lebih lama untuk berhasil, karena jika kita malas, Dharma tidak akan dapat dicapai dengan segera. Jadi, tidak ada Dharma yang tetap. Jika kalian tidak bermaksud menjadi Bodhisattva yang malas, kalian tidak akan keberatan untuk mengembangkan lebih banyak Dharma lagi. (bersambung) ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/b0VolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia ** ** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org ** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/MABINDO/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
