Pertanyaan saya ini sebenarnya sdh dijawab via japri, tapi saya tidak
mengenal orang yang menerjemahkannya. Plus kalau mengamati beberapa kali
psoting-an Bro Sindhu Wahyudi ini, kok tampaknya cenderung ke aliran Yi Kuan
Tao. Salah satunya adalah penggunaan istilah roh suci dalam posting Orang
Buta dan Orang Tidak Buta.

Semoga saya salah.


On 4/29/06, siwu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>  Mohon dijelaskan, terjemahan ini berasal dari narasumber mana?
>
> Saya bingung dg penggunaan istilahnya, pun ada terjemahan yg sangat tidak
> tepat.
>
> Terima kasih.
>
> Salam, siwu
>
>
>  On 4/29/06, sindhu wahyudi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> > INTISARI
> > SUTRA INTAN
> > Buddha Siddharta
> >
> > BAB 18
> > Satu Sumber, Satu Badan
> > Pandanglah Bersama
> >
> >
> > Penjelasan Judul : Di suatu hari semua makhluk akan  kembali
> > pada satu sumber, maka tidak boleh memandangnya berlainan.
> >
> > Buddha berkata, Prajna artinya rohnya sendiri,  Buddha  artin
> > ya  orang yang sudah mencapai sempurna,  Makhluk   itu  adalah
> > semua  makhluk hidup yang hidup dan belum  sempurna.  Ketiga
> > macam ini benar-benar tidak ada perbedaan.
> >
> > Kalau tidak ada makhluk hidup maka tidak ada Buddha;
> >
> > Kalau tidak ada Buddha maka tidak ada makhluk hidup;
> >
> > Jika tidak ada Prajna maka Makhluk hidup maupun Buddha tidak
> > ada.
> > Di dalam dirinya semua makhluk ada Prajna Buddha.
> >
> > Sebab dari tumimbal lahir 6 perjalanan adalah karena  selalu
> > mengikuti  perbuatan  yang jahat maupun yang  baik  sehingga
> > menjadi terus bertumimbal lahir.
> >
> > Bagi  seorang Buddha, memang benar dia adalah  manusia  tapi
> > dia  bisa  lepas  dari ikatan; dan  bila  menghadapi  apapun
> > hatinya selalu tetap tidak berubah.
> >
> > Memang betul namanya ada dua macam yaitu Buddha dan  Manusia
> > tapi   sebenarnya  badannya  hanya  satu.Perbedaan   Manusia
> > adalah   selalu di  dalam  penderitaan dosa jadi  kehilangan
> > badan  yang  murni sehingga mengikuti karmanya  sendiri  dan
> > bertumimbal  lahir tiada hentinya.  Bagi seorang  Buddha   dia
> > tidak terlekat oleh perbuatan dosa dan mengerti kesadarannya
> > Prajna;  yang  dikatakan jasmani mencapai rohani,  yaitu  di
> > dalam badan yang palsu bisa bertemu yang murni.
> > Bagi  seorang  yang sesat  memang betul dia  mempunyai  badan
> > Prajna,  tapi tidak dapat bertemu dengan Prajnanya  sehingga
> > menjadi  tetap  badan manusia,  yaitu  dikatakan  kehilangan
> > badan yang murni.
> >
> > Jikalau  kita  mengerti Prajna itu akan  ditetapkan  dimana,
> > hati  yang sesat bagaimana kita bisa menaklukkan. Bila  kita
> > sudah  mengerti  2  hal ini maka dapat  bertemu  diri  punya
> > Prajna dengan hati timbul welas dan cinta kasih. Maka Buddha
> > selalu  ingin membebaskan semua makhluk hidup, karena  semua
> > makhluk  hidup adalah roh Buddha, sama-sama  dengan  Buddha,
> > tidak ada perbedaan, tidak ada duanya.
> >
> > Buddha mengerti semua makhluk adalah satu badan Prajna  yang
> > sama,  karena punya badan yang sama maka timbul  welas  asih
> > dan ingin menolongi.
> >
> > Semua  Buddha  termasuk  makhluk  hidup  mempunyai 5   macam
> > mata, yaitu :
> >
> > 1. mata manusia; bisa melihat dekat tidak bisa melihat jauh,
> > bisa melihat depan tidak bisa melihat belakang, bisa melihat
> > terang tidak bisa melihat gelap.
> >
> > 2. mata kebathinan;  bisa  melihat jauh   dan  dekat,  gelap
> > dan terang, muka dan belakang
> >
> > 3.  mata kecerdasan; segala macam kitab suci dan yang  lain-
> > lainnya tidak ada satupun yang tidak dia mengerti.
> >
> > 4. mata suci; bisa tahu surga dan neraka.
> >
> > 5.  mata  Buddha; bisa melihat seluruh  alam  semesta  yaitu
> > dikatakan mata Buddha kebathinan.
> >
> > Maka  gunakanlah 5 mata yang suci ini, bisa  mengetahui  se
> > muanya, tetapi semua bathinnya manusia itu adalah hati  yang
> > sesat karena menggunakan hati manusia bukanlah hati Prajna.
> >
> > Jikalau mengerti hati yang sesat ini, baru kita bisa mencari
> > hati Bodhi yang suci.
> >
> > Hentikanlah  semuanya, dan pandanglah ke dalam 3  hati  yang
> > tidak bisa di dapat (lepaskanlah 3 pikiran)
> >
> > 3 hati itu adalah :
> >
> > 1. pikiran yang lampau jangan di taruh di hati
> >
> > 2. pikiran yang akan datang jangan di taruh di hati
> > 3. pikiran yang sekarang juga jangan ditaruh di hati
> >
> > Karena  mengerti  3 hati ini dan tidak  boleh  didapat  atau
> > diperoleh,  maka  dari hal inilah kita punya  Prajna  dengan
> > sendirinya  bersih dan suci, serta suci dan  bersih;  Prajna
> > yang  mukjijat akan timbul keluar. Ini yang  dikatakan  hati
> > manusia   yang  sudah  bersih dengan sendirinya ketemu  sama
> > Prajna  yang suci, dan inilah yang dinamakan  sudah  bertemu
> > dengan hati Bodhi.
> >
> >
> > Hati yang kosong dengan sendirinya Prajna keluar
> >
> > Jikalau hatinya tidak padam, tapi ingin mencari Prajna
> >
> > Hal ini seperti air kolam yang terus diombak dengan  tangan;
> > mana mungkin bisa ketemu cahayanya bulan.
> >
> >
> > Hati yang bersih, pikiran yang suci
> >
> > Jikalau pikirannya tidak bersih, tapi ingin mencari Prajna
> >
> > Hal  ini  seperti kaca yang terus ditambah  (terkena)  debu;
> > mana mungkin bisa melihat cahayanya diri sendiri.
> >
> >
> > Yang  dikatakan  Jana (samadhi) itu  adalah  sungguh-sungguh
> > hatinya Buddha
> >
> > Memang benar ada hati, tapi tidak punya hati (tidak ada hati
> > baik maupun jahat)
> >
> > Buddha bersama semua makhluk benar-benar satu macam hati
> >
> > Jikalau manusia tidak ada hati, dia akan mendapat  kesadaran
> > hati nirwana yang mukjijat.
> >
> >
> > Tidak ada hati, itu benar-benar adalah Jana
> >
> > Harusnya tidak ada hati, baru dengan sendirinya bisa membina
> > pergikan  semua ikatan punya penghalang  (semua ikatan  pergi
> > dengan sendirinya)
> >
> > Hati, memang asalnya tidak ada hati. Dengan sendirinya tidak
> > ada  ikatan pergikan semua penghalang .
> >
>
>


[Non-text portions of this message have been removed]



** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia **

** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org **




SPONSORED LINKS
Buddha Buddhism Buddhism religion


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke