*Membuang Nama Duniawi*

Guru Chan Dong Shan merasa bahwa hidup beliau di dunia ini tak lama lagi.
Begitu berita ini tersebar ke luar, banyak orang dari segala penjuru datang
untuk menjenguk beliau, demikian pula utusan kerajaan.

Dong Shan berjalan keluar dengan senyum semurni bunga teratai. Beliau
memandang para bhiksu yang memenuhi halaman vihara dan berkata dengan
lantang, "Saya di dunia ini sedikit menikmati harumnya nama duniawi. Saat
ini tubuh ini akan rusak, nama duniawi juga sudah seharusnya dibuang. Di
antara kalian, siapa yang bisa membantu saya membuang nama duniawi ini?"
Seluruh orang terdiam tak tahu harus berbuat bagaimana. Seluruh halaman
vihara penuh diliputi keheningan.

Tiba-tiba ada seorang bhiksu kecil yang berjalan menghadap Dong Shan. Bhiksu
kecil ini baru beberapa hari bergabung dengan mereka. Setelah memberi
hormat, bhiksu ini bertanya dengan lantang, "Mohon tanya, nama Dharma Anda
siapa?"

Begitu pertanyaan ini selesai diucapkan, banyak orang yang menggumam
memarahi sramanera kecil ini, menganggap ia tidak menghormati guru besar,
ada yang beranggapan ia anak kecil yang tak tahu apa-apa.

Mendengar pertanyaan ini, Dong Shan tertawa terbahak-bahak, "Bagus! Saya
sekarang sudah tak memiliki nama duniawi lagi. Bhiksu kecil yang pintar!"
Lalu beliau duduk bermeditasi dan wafat.

Air mata sramanera itu tak terbendung lagi, memandang tubuh jasmani gurunya,
ia merasa bersyukur masih bisa membantu sang guru membuang nama duniawi
sebelum beliau wafat.

Tak berapa lama, sramanera itu dikelilingi dan dimarahi oleh banyak orang.
"Mana ada kejadian macam ini? Bahkan nama Dharma Guru Dong Shan juga tidak
tahu, kamu ke sini untuk apa?"

Sramanera itu memandang ke sekitarnya dan menjawab, "Beliau adalah guruku,
mana mungkin aku tidak tahu nama Dharma beliau?"

"Lalu, kenapa kamu masih menanyakannya?"

Sramanera kecil menjawab, "Aku berbuat demikian untuk membuang nama duniawi
beliau!"


Betapa banyaknya orang yang demi nama duniawi harus mengorbankan seluruh
hidupnya, tetapi berapa banyak orang yang mau dan mampu membuang nama yang
semu itu?

Diambil dari Sinar Dharma edisi 12


[Non-text portions of this message have been removed]



** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia **

** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org **




SPONSORED LINKS
Buddha Buddhism Buddhism religion


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke