Kalyanadhammo   Say No To The Evangelist        
Keajaiban 
Ven. Dhammika 

Kuala Lumpur, Malaysia - Apakah keajaiban benar-benar terjadi
sebagaimana yang diklaim oleh para penyebar injil? Tidak, mereka tidak.
Tetapi mengapa orang Kristen selalu mengklaim bahwa Yesus menolong
mereka? Dalam beberapa kasus mereka berbohong atau membesar-besarkan
dengan harapan kamu akan menjadi cukup terkesan sehingga akan bertanya
lebih banyak tentang Kristen dan berharap akhirnya berpindah agama.
Tetapi dalam beberapa kasus mereka benar benar percaya bahwa Yesus
secara menakjubkan terlibat dalam kehidupan mereka. Jadi yang
diberdayakan adalah mereka mengintepretasikan peristiwa yang paling
biasa, kejadian yang umum sebagai keajaiban. Saya pernah mengenal
seorang laki-laki yang selalu secara sangat agresif mencoba untuk
mempengaruhi saya agar berpindah agama. Suatu hari saya bertanya
kepadanya mengapa beliau menjadi seorang umat Kristen. Beliau mencoba
menggambarkan dirinya, bangga karena memiliki kesempatan untuk menjadi
saksi atas Yesus dan kemudian beliau menceritakan saya cerita ini. 
Ibunya adalah seorang umat Buddha dan bapaknya Nasrani dan sebagai
seorang anak beliau memiliki sedikit dari keduanya. Pada masa perang
dunia ke dua beliau bergabung dalam tentera dan dipindahkan dari Sri
Lanka ke Afrika Selatan.
Beliau dan pelatonnya diberangkatkan dengan kapal tetapi karena sejumlah
kejadian aneh; beliau terlambat dan ketika dia akhirnya tiba, pelatonnya
semua telah berada diatas kapal dan berlabuh meninggalkan pelabuhan.
Sewaktu beliau berdiri melihat kapal tersebut mencapai laut lepas dan
secara tiba-tiba, Kapal perang German mentorpedonya. Kapal tersebut
tenggelam dan semua orang yang ada didalamnya meninggal. Setelah
mengkisahkan ini beliau berdiri disana dengan senyumnya yang sangat
lebar, sepertinya ini dapat menjelaskan mengapa beliau menjadi seorang
Nasrani. "Apa inti dari cerita anda? saya bertanya. "Tidakkah dapat anda
lihat"? beliau berkata. "Jika saya berada dikapal tersebut saya akan
mati. Yesus telah menbuat saya terlambat untuk menyelamatkan hidupku.
Pada saat itu saya seperti telah dilahirkan kembali dan saya menyerahkan
diriku untuk Yesus."
Saya terdiam sejenak untuk mencoba memahami bazaar logic para penyebar
injil ini. Kemudian saya bertanya "Apakah anda mencoba untuk
memberitahukan kepada saya bahwa Yesus membiarkan ratusan orang mati
hanya karena untuk membuat anda percaya kepadanya? Mengapa beliau tidak
membuat semua pelaton terlambat sehingga mereka semua dapat percaya
kepadanya"? Beliau berdiri disana dengan mulutnya terbuka lebar. Itu
jelas membuktikan bahwa beliau tidak pernah terpikir akan kemungkinan
ini sebelumnya. Lelaki ini tidak pernah menceritakan kepada saya tentang
Yesus lagi.             


mettacittena,
-yud-


[Non-text portions of this message have been removed]





** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia **

** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/MABINDO/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke