Visit Your Group
SPONSORED LINKS
Financial professional
Business finances
Business finance online
Business finance training
Business finance course
Yahoo! HotJobs
What are you worth?
Find jobs that match
your worth
Yahoo! Mail
Next gen email?
Try the all-new
Yahoo! Mail Beta.
Search Ads
Get new customers.
List your web site
in Yahoo! Search.
.
SAAT TUHAN MENCIPTAKAN IBU
Ketika itu, Tuhan telah bekerja enam hari lamanya.
Kini, ketika Tuhan baru saja selesai menciptakan Ibu,
seorang malaikat
menghampiri Tuhan dan berkata lembut, Tuhan, banyak
nian waktu yang
Engkau habiskan untuk menciptakan Ibu?
Dan Tuhan menjawab pelan : Tidakkah kamu lihat rincian
yang harus
dikerjakan? Seorang Ibu harus tahan banting dan tahan
akan banyak hal yang
lain, harus terdiri atas 180 bagian yang lentur,
lemas, dan tidak lekas
capai, harus bisa hidup dari sedikit teh kental dan
makanan seadanya.
Seorang Ibu harus mempunyai kuping yang lebar untuk
menampung keluhan
anak-anak dan suaminya, ciuman yang dapat menyembuhkan
hati yang sedih,
lidah yang manis untuk merekatkan hati yang patah,
enam pasang tangan
yang
Malaikat itu menggeleng-gelengkan kepalanya dan
menyela, Enam pasang tangan?
Jawab Tuhan, Tentu saja! Bukan tangan yang merepotkan
Aku, melainkan
tangan yang melayani sana-sini, mengatur segalanya
agar menjadi lebih
baik.
Seorang Ibu juga harus mempunyai tiga pasang mata.
Bagaimana modelnya?, Malaikat semakin heran.
Tuhan mengangguk-angguk. Dengan satu pasang mata yang
pertama, yang dapat
menembus pintu yang tertutup rapat, Ibu dapat
bertanya, Apa yang sedang
kamu lakukan di dalam situ? Padahal, sepasang mata itu
sudah mengetahui
jawabannya. Sepasang mata kedua diletakkan di belakang
kepalanya, agar
bisa melihat kebelakang tanpa menoleh; artinya, ia
dapat melihat apa yang
sebenarnya tak boleh ia lihat. Sepasang mata ketiga
untuk menatap lembut
seorang anak yang mengakui kekeliruannya. Mata itu
harus bisa bicara! Mata
itu harus berkata, Ibu mengerti dan Ibu sayang padamu,
sekalipun tidak
terucap dengan sepatah kata pun.
Tuhan, kata malaikat itu lagi : Beristirahatlah!
Aku tidak bisa, Aku sudah hampir selesai. jawab Tuhan.
Seorang Ibu harus bisa menyembuhkan diri sendiri kalau
ia sakit, tetap
memberi makan anak dan suaminya saat uang menipis di
akhir bulan, di
samping menyuruh anak umur 9 tahun mandi pada saat
anak itu tidak ingin
mandi.
Lalu, malaikat memegang-megang Ibu, ciptaan Tuhan itu
dengan perlahan.
Terlalu lunak, katanya memberi komentar.
Tapi kuat!, kata Tuhan bersemangat. Tak akan bisa
engkau bayangkan betapa
banyak yang bisa ia tanggung, betapa banyak yang bisa
ia pikul dan derita.
Apakah ia dapat berpikir? tanya malaikat lagi.
Ibu bukan saja dapat berpikir, ia juga dapat memberi
gagasan dan sekaligus
berkompromi, kata Sang Pencipta.
Akhirnya, malaikat menyentuh sesuatu di pipi, Eh, ada
kebocoran di sini.
Itu bukan kebocoran, kata Tuhan. Itu adalah air
mata
air mata kebahagiaan,
air mata kebanggaan, air mata kesedihan, air mata
kesedihan, air mata
kekecewaan, air mata kesakitan, air mata kesepian, air
mata
, dan air
mata
Tuhan memang ahlinya, malaikat berkata pelan.
Mulialah engkau, wahai Ibu...
HAPPY MOTHER's DAY.....!!!!!
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]