Berapa tahun lamanya waktu 1 kalpa

 

Di kutip dari  : http://en.wikipedia.org/wiki/Kalpa_(time_unit)

 

Dalam agama Buddha, dikenal ada empat jenis ukuran kalpa. 1 kalpa biasa sama 
dengan kira-kira 16 juta tahun dan setiap 1000 kalpa biasa menjadi 1 kalpa 
kecil atau sekitar 16 milyar tahun, seterusnya setiap 20 kalpa kecil membentuk 
1 kalpa menengah atau setara dengan 320 milyar tahun. Sedangkan 1 kalpa besar 
sama dengan 4 kalpa menengah atau setara dengan 1,28 trilyun tahun. 

 

1 ) Sang Buddha tidak pernah mengatakan secara khusus berapa tahun lamanya 1 
kalpa. Buddha hanya memberikan beberapa analogi untuk memahami itu . 

Andaikata kita membayangkan 1 kubus kosong yang sangat besar sebagai mulanya 
kalpa, kira-kira setiap sisi masing-masing panjangnya ada 16mil (1mil=1,609km). 
Sekali setiap 100 tahun kamu masukkan 1 biji sawi kecil ke dalam kubus tsb, 
menurut Sang Buddha kubus yg sangat besar ini bahkan sudah penuh sebelum 1 
kalpa berakhir .



2 ) Andaikata kita membayangkan gunung batu yang sangat besar sebagai mulanya 
kalpa , kira-kira ada 16 x 16 x 16 mil. kamu mengambil 1 potongan kerikil kecil 
di sisi gunung tersebut sekali setiap 100 tahun, menurut Sang Buddha gunung itu 
bahkan sudah datar sebelum 1 kalpa berakhir . 

 

Beberapa Bhikksu para murid Sang Buddha ingin mengetahui berapa banyaknya kalpa 
yang sudah kita lewati sejauh ini. Buddha memberikan analogi sbb: jika kamu 
menghitung jumlahnya butir pasir pada pedalaman sungai Gangga, dari hulu hingga 
ke hilir sampai ketemu laut, bahkan jumlah itu juga lebih kecil dari jumlah 
kalpa yang sudah kita lewati.





Pesan  kami  :

Amitabha Buddha sudah menjadi Buddha kira-kira 10 kalpa yang lalu, sedangkan 
kita masih berputar-putar di Tumimbal Lahir ini dalam jumlah kalpa yang tak 
terhitung seperti jumlah pasir Gangga tadi, mulai dari alam Binatang sampai 
alam Brahma mungkin semua sudah pernah kita rasakan. Dalam jumlah waktu yang 
tak terhitung ini juga kita bahkan belum keluar dari lingkaran ini minimal 
sampai ke tingkat Arahat. Sedangkan dari tingkat Arahat sampai tingkat Buddha 
masih butuh waktu 3 Asam kheya Kalpa. (1 Asam Kheya kalpa setara dengan 
100.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000 tahun atau 47x 
nol)

Jadi kapan kita bisa jadi Buddha? Padahal Sang Buddha mengatakan tiap mahkluk 
hidup punya benih keBuddhaan.



Saat ini tiada cara lain selain kita sama2 melafal "Namo Amitabha Buddha (atau 
Namo Amitofo)" agar di akhir kehidupan ini bisa dijemput Amitabha Buddha menuju 
Tanah Barat Surga Sukhavati dan terlahir dari teratai yang sudah kita pupuk. 
Karena di sana kita langsung sebagai Bodhisatva dan tidak ada lagi Tumimbal 
Lahir sampai kita mencapai Kebodhian tertinggi Anuttara Samyak Sambuddha atau 
jadi Buddha. Di Sukhavati ada 9 tingkat, andaikata kita terlahir di tingkat 
yang paling rendah sekalipun kita hanya butuh waktu 12 kalpa untuk mencapai 
Buddha atau sama dengan waktu yang dibutuhkan oleh Bodhisattva tingkat ke-8). 
Sebagai gambaran Bodhisattva Avalokitesvara  & Tsitigarbha  ada di tingkat 
ke-10 atau sudah siap jadi Buddha. Namun karena welas kasihNya Mereka tetap 
masih akan menolong kita2 yang karena kebodohannya (susah dibujuk) dan masih 
tetap mau berputar2 di lingkaran Tumimbal Lahir ini.  



Dengan melafal Namo Amitbha Buddha walaupun mungkin di akhir kehidupan ini 
belum bisa ke Sukhavati dan harus Tumimbal Lahir lagi, Amitabha Buddha berikrar 
sewaktu nanti kita pasti akan dijemput menuju Sukhavati setelah jasa pahala 
kita sudah cukup terkumpul. Ingat hanya dengan 1 kali pernah melihat patung, 
lukisan atau nama besar Beliau, kita sudah mengikat jodoh dengan Amitabha 
Buddha (ikrar lainnya).



Catatan : pesan kami tadi dikutip dari intisari ceramah Suhu Wu Wen - Yayasan 
Amitabha Buddha Jakarta



Kalo ada kritik, pertanyaan maupun pesan buat kami mohon alamatkan langsung di 
email kami : [EMAIL PROTECTED],  pertanyaan yang tidak bisa kami tanggapi akan 
kami teruskan ke Suhu Wu Wen.



Terima kasih.



Namo Amitofo,





Eric Ronaltan














[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke