----- Original Message ----- From: <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Thursday, August 26, 2004 7:51 PM Subject: [MABINDO] AKUlah satu-satunya Jalan Keselamatan
> Namo Buddhaya, > Halo rekan-rekan semuanya yang berbahagia. Karen kebetulan lagi baca- > baca Vajracchedika Prajnaparamita Sutra saya ketemu satu ayat yang > mungkin bisa digunakan untuk menangkal upaya penginjilan yang > dilakukan oleh pihak2 K. > > Tentu saja apa yang saya kemukakan ini bukan suatu kebenaran yang > perlu dianggap serius, tetapi hanyalah merupakan akal-akalan untuk > adu debat dengan mereka. > > Dalam menginjili, orang K seringkali membawa ayat Yoh 14:6 ini > dengan mengatakan bahwa didunia ini hanya Yesuslah satu-satunya Nabi > yang berani berkata demikian, oleh karena itu Dialah pemenang dan > Tuhan yang menitis menjadi manusia untuk menyelamatkan. Nabi-nabi > lain hanyalah manusia biasa yang tidak memiliki kuasa atau kemampuan > untuk menuju Allah Bapa. > > Yoh 14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan > hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak > melalui Aku. > > > Rekan-rekan Buddhis tentu paham bahwa tulisan dalam sebuah ayat > tentu tidak berarti apapun dalam menjelaskan Kebenaran Sejati yang > sebetulnya tak terkatakan itu. Namun, demi menyadarkan orang-orang > yang terpatok pada ayat-ayat, maka kita sebaiknya menjawab pula > dengan ayat-ayat. Untuk itu ambillah kutipan dari Vajracchedika > Prajnaparamita yang bertutur demikian: > > "., Tathagata adalah SATU-SATUNYA yang membicarakan kebenaran, yang > membicarakan kenyataan, yang membicarakan kenyataan, yang > membicarakan apa yang sebenarnya, yant tidak membicarakan yang > palsu, yang tidak membicarakan apa yang tidak sebenarnya.." > > Katakan kepada penginjil2 itu, bahwa Buddhalah SATU-SATUNYA `nabi' > yang berkata jujur mengenai kebenaran, yaitu: > - Tuhan yg merasa dirinya Bapa sebenarnya adalah Dewa / Maha > Brahma biasa yang berpandangan salah. > - bisa kutip konsep bahwa setiap manusia menanggung karmanya > sendiri, tiada mahluk lain yang bisa menggantikannya. > > Wanti-wanti yaa, ini cuman sekedar jurus singkat selengehan yang > sebetulnya tidak membawa manfaat buat kemajuan batin ybs. Sebaiknya > diikuti dengan suatu pengarahan bahwa kebenaran jangan cuman dicari > dari tumpukan kata-kata di kitab2 suci belaka, melainkan dari hati > nurani yang bersih yang didukung oleh nalar yang sehat. > > Semoga bermanfaat. > > Salam > Daniel > > > > > > > > Yahoo! Groups Links > >
