1096
Sebuah kebiasaan adalah seperti sebuah tempat tidur enak yang mudah untuk 
ditiduri, tetapi sulit untuk bangun darinya.

Join to : www.groups.yahoo.com/group/curhatgame




(Tipitaka 45) Siswa latihan

Join to : www.groups.yahoo.com/group/truthbuddha


Kisah Lima Ratus Bhikkhu

Setelah mengikuti Sang Buddha ke suatu desa, lima ratus bhikkhu pulang kembali 
ke Vihara Jetavana. Sorenya, para bhikkhu tersebut membicarakan perjalanan yang 
baru dilakukan, khususnya kondisi desa tersebut, apakah berbukit-bukit, 
menanjak, tanahnya berlumpur, berpasir, merah atau hitam, dan sebagainya, Sang 
Buddha menghampiri mereka.

Mengetahui apa yang mereka bicarakan, Sang Buddha berkata, "Bhikkhu, bumi yang 
engkau bicarakan ada di luar tubuh ini. Sesungguhnya lebih baik meneliti diri 
sendiri dan mempersiapkan diri untuk berlatih meditasi."

Kemudian Sang Buddha membabarkan syair 44 dan 45 berikut ini:

 

Siapakah yang akan menaklukkan dunia ini
beserta alam Yama dan alam Dewa?
Siapakah yang akan menyelidiki Jalan Kebajikan
yang telah diterangkan dengan jelas,
seperti seorang perangkai bunga yang pandai memilih bunga?

Seorang Sekha (siswa yang masih berlatih) akan menaklukkan dunia ini beserta 
alam Yama dan alam Dewa.
Seorang siswa yang masih berlatih ini akan menyelidiki jalan kebajikan yang 
telah diajarkan dengan jelas,
seperti seorang perangkai bunga yang pandai memilih bunga.

 

Sang Buddha menambahkan, bahwa dengan mengerti diri sendiri, seorang bhikkhu 
akan mengerti akan dunia ini, surga dan neraka, ia juga akan dapat 
merealisasikan Dhamma yang Agung, seperti rangkaian bunga yang dirangkai oleh 
seorang akhli merangkai bunga.

Lima ratus bhikkhu tersebut mencapai tingkat kesucian arahat setelah khotbah 
Dhamma itu berakhir.


 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke