Kalau dibaca dari penjelasannya eyang Dr. Hudoyo Hupudio MpH, terbersit bahwa 
Sang Buddha pengetahuannya tanpa batas, pengenal segenap alam, tapi beliau 
hanya cukup mengajarkan sesuatu yang esensinya mencakup lenyapnya dukkha saja, 
tidak mengajarkan ilmu teknologi, ilmu politik, ilmu matematika, ilmu kerajaan, 
ilmu tzun zu, ... tidak. Maka itu beliau meninggalkan 3 istana dengan lalu 
hanya mengenakan satu stel atau dua stel pakaian saja dan makan bergantung dari 
umat, dalam mengajarkan Dhamma untuk lenyapnya dukkha.
 
Tapi jangan salah, orang sakit fisik dan binatang sakit fisik pernah beliau 
obati/tolong; orang yang minim pengetahuan Ia beri pengetahuan untuk 
kebijaksanaan pandangan; dan adanya pengarahan untuk 'memiliki ketrampilan' 
pada sebuah komunitas orang berumah tangga. 
 
Herannya, pencanangan hak asasi manusia dan hak hewan (animal rights) dan 
perlindungan hewan, kok munculnya dari negara Barat yang non-Buddhis, yang 
mungkin Kristen itu? Yang kata pemuka agama tertentu, bahwa Kristen itu diberi 
mandat untuk menjadi khalifah, menguasai isi bhumi, sedangkan Buddhis itu 
bagian dari alam jadi harus merawat... tetapi 'human rights' dan 'animal 
rights' dan 'rumah sakit hewan' kenapa bermula dari negara Barat yang pernah 
memimpin dan sedang memimpin dunia ini dalam pemberantasan global warming ini 
pula?
 
Ber was-waslah dalam keprihatinan, wahai institusi keagamaan agama Buddha, 
karena engkau bisa menjadi tidak begitu berkembang dalam generasi muda, 
generasi kecil-kecil, bila engkau tidak banyak pengkemasan yang afdol seperti 
ada banyaknya kualitas sekolah buddhis untuk playgroup, TK, SD, yang kemudian 
SMP, SMA, Universitas, dan rumah sakit manusia, rumah sakit hewan, (dan 
tentunya rumah sakit untuk makhluk tak tampak: brahmavihara dan 
dhammacakkapavattana).
 
Salam,
Michael


To: [EMAIL PROTECTED]: [EMAIL PROTECTED]: [EMAIL PROTECTED]: Sun, 16 Dec 2007 
10:26:37 -0800Subject: Re: [MB] Adakah Prima Causa?




Secara umum umat Buddha memiliki pemahaman, bahwa Sidharta Gautama menjadi 
Buddha karena telah mencapai penerangan sempurna.Pemahaman mencapai penerangan 
sempurna seolah-olah menguasai 100% ilmu pengetahuan yang ada dialam semerta 
ini.Kalau saja Siddharta Gautama menguasai 100% ilmu pengetahuan yang ada 
dialam semesta ini,Tidak akan ada lagi pemahaman yang keliru mengenai ajaran 
Dhamma yang beliau tulis.Kalau saja Siddharta Gautama menguasai 100% ilmu 
pengetahuan yang ada dialam semesta ini,Tidak akan pernah timbul berbagai sekte 
dalam agama Buddha.Kalau saja Siddharta Gautama menguasai 100% ilmu pengetahuan 
yang ada dialam semesta ini,Umat manusia otomatis menguasai 100% ilmu 
pengetahuan yang ada dialam semesta ini.Dunia ini tentu sudah menjadi serba 
Indah dan tidak ada lagi Penderitaan.Kenyataan yang kita lihat tidaklah 
demikian.Ajaran Buddha Dhamma yang ditulis beliau mengalami proses evolusi 
bahasa yang disebabkan perkembangan ilmu pengetahuan & teknologi.Evolusi bahasa 
menjadi penyebab timbulnya berbagai perbedaan pemahaman ajaran Dhamma.Perbedaan 
pemahaman ajaran Dhamma menjadi penyebab timbulnya berbagai sekte dalam agama 
Buddha.Ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikuasai umat manusia sekarang 
ini,Dari menguasai materi atom, sebagian sub atomic dan baru 1 materi pintar 
(quart) masih belumlah berarti.Kenyataannya masih belum mampu menjelaskan 
secara ilmiah proses/ bekerjanya kemampuan mistik yang dimiliki sebagian kecil 
manusia.Kenyataannya masih belum mampu menjelaskan secara ilmiah adanya alam 
halus / alam roh halus, dll, dll.Ada orang yang mampu mendeteksi 
proyeksi-proyeksi yang tertinggal pada suatu tempat / benda.Potensi mendeteksi 
proyeksi-proyeksi di kehidupan lampau/ reinkarnasi dibawanya sejak 
lahir.Potensi mendeteksi tumbuh menjadi kemampuan karena dirinya selalu hidup 
atas dasar "Damai" dan "Cinta kasih pada sesama manusia".Hidup atas dasar 
"Damai" dan "Cinta kasih pada sesama manusia" menjadikan potensinya kemampuan 
kharismanya tumbuh berkembang.Sidhatta Gautama menjadi Buddha karena mampu 
menerima ilmu pengetahuan baru yang sebelumnya belum pernah diketahui umat 
manusia.Ilmu pengetahuan baru yang diterimanya untuk meningkatkan penguasaan 
akan ilmu pengetahuan bermasyarakat yang perlu dikuasai umat manusia.Ilmu 
pengetahuan bermasyarakat merupakan bagian dari ilmu pengetahuan & 
teknologi.Sidhatta Gautama adalah seorang Buddha dibidang ilmu pengetahuan 
bermasyarakat.Yang "Memberikan Terang Pada Dunia" selain sinar matahari adalah 
penerangan dengan energi listrik.Penerangan dengan energi listrik ini ditemukan 
oleh Thomas Alfa Edisson.Thomas Alfa Edisson telah "Memberikan Terang Pada 
Dunia"Thommas Alfa Edisson dan penemu-penemu ilmu teknologi baru lainnya juga 
seorang Buddha dibidang ilmu teknologi.Bolehlah disimpulkan : Seorang Buddha 
hanyalah orang yang dapat menerima ilmu pengetahuan baru yang sebelumnya belum 
pernah dikerahui oleh umat manusia.Ilmu pengetahuan baru yang diterimanya 
disesuaikan dengan tingkat ilmu pengetahuan yang telah dikuasai oleh umat 
manusia.Setiap orang tidak mungkin langsung memahami pengetahuan SLA jika belum 
mampu menguasai pengetahuan SLP.Tidak mungkin langsung memahami pengetahuan SLP 
jika belum mampu menguasai pengetahuan SD.----- Original Message ----From: 
Wiryanto Widjaja <[EMAIL PROTECTED]>To: [EMAIL PROTECTED]: Monday, December 17, 
2007 12:07:00 AMSubject: [MB] Adakah Prima Causa?Salah satu konsep yang membuat 
agama budha berbeda dengan ajaran lainnya,terutama samawi adalah konsep/ide 
tentang Tuhan sebagai Prima Causa. Kita ketahui bahwa agama budha menganut 
prinsip setiap penyebab merupakanakibat dari penyebab sebelumnya, dan ini ga 
ada habisnya. Bahkan sang budhapernah menyatakan bahwa melalui kemampuan 
ekstrasensori yang telah dimilikisebagai seorang budha, beliaupun tidak habis2 
ketika mencoba melihatkehidupan lampaunya. Adakah kehidupan yang pertama dan 
berbentuk apa?Sedangkan ajaran samawi mengatakan ada Sebab Awal, tempat segala 
sesuatuberhenti. Tidak ada penyebab sebelumnya yang mengakibatkan Sebab Awal 
ini.Mana yang benar?(He2x, silly question? Sudah pasti di milis ini akan 
menjawab yang pertamalah yao!)Sebenarnya pertanyaanku adalah, kenapa dengan 
kemampuan seorang Budha, adajuga hal yang tidak dapat ditembus? Apakah ada 
keterbatasan juga darikemampuan seorang Budha? Mohon 
pencerahaannya.wiryanto<!--#ygrp-mkp{border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:14px 0px;padding:0px 14px;}#ygrp-mkp 
hr{border:1px solid #d8d8d8;}#ygrp-mkp 
#hd{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:bold;line-height:122%;margin:10px 
0px;}#ygrp-mkp #ads{margin-bottom:10px;}#ygrp-mkp .ad{padding:0 0;}#ygrp-mkp 
.ad a{color:#0000ff;text-decoration:none;}--><!--#ygrp-sponsor 
#ygrp-lc{font-family:Arial;}#ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd{margin:10px 
0px;font-weight:bold;font-size:78%;line-height:122%;}#ygrp-sponsor #ygrp-lc 
.ad{margin-bottom:10px;padding:0 0;}--><!--#ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean, sans-serif;}#ygrp-mlmsg 
table {font-size:inherit;font:100%;}#ygrp-mlmsg select, input, textarea 
{font:99% arial, helvetica, clean, sans-serif;}#ygrp-mlmsg pre, code {font:115% 
monospace;}#ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#ygrp-text{font-family:Georgia;}#ygrp-text p{margin:0 0 
1em 
0;}#ygrp-tpmsgs{font-family:Arial;clear:both;}#ygrp-vitnav{padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;}#ygrp-vitnav
 a{padding:0 1px;}#ygrp-actbar{clear:both;margin:25px 
0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;}#ygrp-actbar 
.left{float:left;white-space:nowrap;}.bld{font-weight:bold;}#ygrp-grft{font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px
 0;}#ygrp-ft{font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px solid 
#666;padding:5px 0;}#ygrp-mlmsg 
#logo{padding-bottom:10px;}#ygrp-vital{background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px
 0 8px 8px;}#ygrp-vital 
#vithd{font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-transform:uppercase;}#ygrp-vital
 ul{padding:0;margin:2px 0;}#ygrp-vital ul 
li{list-style-type:none;clear:both;border:1px solid #e0ecee;}#ygrp-vital ul li 
.ct{font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-right:.5em;}#ygrp-vital
 ul li .cat{font-weight:bold;}#ygrp-vital a{text-decoration:none;}#ygrp-vital 
a:hover{text-decoration:underline;}#ygrp-sponsor 
#hd{color:#999;font-size:77%;}#ygrp-sponsor #ov{padding:6px 
13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;}#ygrp-sponsor #ov 
ul{padding:0 0 0 8px;margin:0;}#ygrp-sponsor #ov 
li{list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;}#ygrp-sponsor #ov li 
a{text-decoration:none;font-size:130%;}#ygrp-sponsor 
#nc{background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;}#ygrp-sponsor 
.ad{padding:8px 0;}#ygrp-sponsor .ad 
#hd1{font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;}#ygrp-sponsor
 .ad a{text-decoration:none;}#ygrp-sponsor .ad 
a:hover{text-decoration:underline;}#ygrp-sponsor .ad 
p{margin:0;}o{font-size:0;}.MsoNormal{margin:0 0 0 0;}#ygrp-text 
tt{font-size:120%;}blockquote{margin:0 0 0 
4px;}.replbq{margin:4;}-->__________________________________________________________Looking
 for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search. 
http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping[Non-text 
portions of this message have been removed] 






_________________________________________________________________
It's simple! Sell your car for just $30 at CarPoint.com.au
http://a.ninemsn.com.au/b.aspx?URL=http%3A%2F%2Fsecure%2Dau%2Eimrworldwide%2Ecom%2Fcgi%2Dbin%2Fa%2Fci%5F450304%2Fet%5F2%2Fcg%5F801459%2Fpi%5F1004813%2Fai%5F859641&_t=762955845&_r=tig_OCT07&_m=EXT

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke