Pada tahun 1815, seorang pria bernama Lin Szuchi meninggal dunia. Keluarga dan 
teman2nya amat sedih, krn selama hidupnya dia merupakan orang yg amat baik.
   
  Lin menemukan dirinya berada di Neraka. Di sana terdapat pengadilan yg 
dipimpin Raja Neraka. Para pengawalnya adalah setan berkepala kerbau dan setan 
berkepala kuda. Setan lainnya menunggu perintah untuk menyeret manusia lain 
diadili. Di dinding2nya tergantung alat2 penyiksaan yang menakutkan. Semuanya 
tercipta dari pikiran buruk kita dan perbuatan jahat kita, bukan diciptakan 
oleh dewa atau setan.
   
  Seorang dokter bernama Yin Chih, diseret menuju pengadilan. “Oh tidak, saya 
tentu telah meninggal! Dan ini tentu pengadilan yang akan mengadili saya,” 
pikirnya ketakutan.
   
  “Berlutut, bajingan!” teriak si pengawal. Yin berlutut, dan menyadari ada 
orang lain yang berlutut di sebelahnya. Lalu dia mengenali tawanan tsb, dia 
adalah seorang temannya yang bernama Li Pi dan pekerjaan Li adalah seorang 
tukang daging.
   
  Perasaan Li Pi sedang tidak baik saat itu. Ketika dia melihat Dr. Yin, dia 
mengacungkan telunjuknya di depan muka Dr. Yin dan berkata pada Raja,”Semuanya 
adalah kesalahannya! Dialah orangnya! Jika saja dia tidak memakan daging sapi, 
saya takkan pernah membunuh ternak seekor pun! Tangkaplah dia dan lepaskan 
saya!”
   
  Yin tidak dapat menerimanya begitu saja! Dia berkata, “Yang Mulia, jika dia 
tidak membunuh ternak, maka saya tidak mungkin bisa memakan daging sapi.” Li 
amat gusar pada pernyataan itu, sehingga para pengawal harus memisahkan mereka.
   
  Raja Neraka memukulkan palunya ke meja. “DIAM! Yang satu membunuh dan yang 
lain memakannya. Kalian sama bersalahnya!
   
  “Apakah kalian mempunyai rasa keadilan? Sapi dan kerbau membajak ladang 
sehingga tanaman dapat tumbuh dan menjadi makanan bagi manusia, tetapi kalian 
tidak punya rasa terima kasih, kalian memakan hewan yg tidak bersalah itu. Jika 
banyak yang memakan daging sapi, maka banyak sapi yg akan mati, jika sedikit yg 
memakannya, maka tidak banyak sapi yg akan mati, dan jika tidak ada yg 
memakannya, maka tidak ada sapi yg akan mati dibunuh. Apakah kalian berdua 
mengerti?” Mereka mengangguk mengiyakan.
   
  “Li Pi! Untuk kesalahanmu membunuh makhluk hidup dan melawan keadilan, saya 
akan mengirimmu ke neraka, di mana kamu akan menderita dan belajar dari 
kesalahanmu. Keluarkan dia dari sini!” Setan2 itu dgn sangar menyeret tukang 
daging itu keluar sambil menendangnya.
   
  “Dr. Yin Chih! Kamu telah memakan banyak daging sapi. Setiap kali seorang 
pasien mengundangmu makan malam, kamu pasti makan daging sapi. Apakah kamu 
menyadari berapa banyak daging sapi yg telah kamu makan? Apakah kamu mengakui 
kesalahanmu?” Dr. Yin menganggukan kepalanya.
   
  “Tidak hanya itu, bahkan sebelas pasienmu telah meninggal akibat kecerobohan 
dan keteledoranmu.”
   
  “untuk kesalahanmu ini, saya akan mengirimmu untuk hidup menjadi sapi selama 
sebelas kali kelahiran, di mana dalam hukuman ini, kamu akan membayar hutang2mu 
karena melakukan malpraktek. Kamu akan mengakhiri setiap kehidupanmu nanti dgn 
menderita akibat dibunuh tukang daging, ini adalah akibat perbuatanmu 
mencelakakan makhluk hidup. Keluarkan dia!” Dr. Yin ber-teriak2 ketika para 
setan membawanya keluar dari ruangan itu.
   
  “Dan untuk kamu,” Raja tersebut berpaling ke arah Lin, berbicara dgn nada 
tenang, “Kamu telah banyak berbuat baik terhadap orang tuamu dan setia terhadap 
negaramu. Sekarang belum tiba saatnya bagimu untuk meninggal, maka saya akan 
mengirimmu kembali sebagai manusia. Tetapi beritahukanlah kepada semua orang 
apa yang telah kamu lihat di sini agar mereka tidak akan berakhir di tempat yg 
sengsara ini.”

Dengan itu, Lin Szuchi hidup kembali.
   
  Sumber : “Mencintai Kehidupan”
   

       
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke