1410
  Jangan iri dengan kebahagiaan orang lain. Jangan merasa senang dengan 
kemalangan orang lain
  
  Join to : www.groups.yahoo.com/group/curhatgame
  web : www.accuratehealth.blogspot.com
  
  
  
  
  (Tipitaka) badai 
  
  Join to : www.groups.yahoo.com/group/truthbuddha
  
  
  
  
  Kisah Lakunda Bhaddiya Thera
  
  Bhaddiya adalah seorang bhikkhu yang tinggal di Vihara Jetavana. Karena  
tubuhnya pendek maka ia dikenal dengan sebutan Lakundaka (pendek) oleh  para 
bhikkhu lainnya. Lakundaka Bhaddiya mempunyai sifat yang sangat  baik, meskipun 
bhikkhu-bhikkhu muda mengganggunya dengan memutar  hidungnya atau telinganya 
atau menepuk kepalanya. Sangat sering mereka  mengejek dengan mengatakan 
"Paman, bagaimana keadaanmu? Apakah kamu  berbahagia, atau, apakah kamu bosan 
dengan kehidupan sebagai seorang  bhikkhu di sini?" dan lain sebagainya. 
Lakundaka Bhaddiya tidak pernah  membalas dengan kemarahan atau mencaci maki 
mereka, bahkan dalam hati  kecilnya pun ia tidak marah terhadap mereka.
  
  Ketika berbicara mengenai kesabaran dari Lakundaka Bhaddiya, Sang  Buddha 
bersabda, "Seorang arahat tidak pernah terlena pengendalian  dirinya, ia tidak 
punya keinginan untuk berkata kasar atau berpikir  menyakiti orang lain. Ia 
laksana batu karang yang tak tergoyahkan,  seorang arahat tidak tergoyahkan 
karena celaan ataupun pujian."
  
  Kemudian Sang Buddha membabarkan syair 81 berikut ini:
  
  Bagaikan batu karang yang tak tergoncangkan oleh badai,
  demikian pula para bijaksana tidak akan terpengaruh oleh celaan maupun pujian
   
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke