From: Dharma Virya <[EMAIL PROTECTED]> To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] Date: Tue, 11 Mar 2008 23:23:13 -0700 (PDT) Subject: (Dhamma) 2008/03/12 "Empat Kesempatan untuk Ketekunan" Setetes Dhamma Sebongkah Berlian 2008/03/12
Para bhikkhu, untuk empat hal ini, ketekunan harus diterapkan. Apakah yang empat itu? Engkau harus menghentikan perilaku buruk dalam tindakan dan mengembangkan perilaku bajik dalam tindakan. Janganlah lengah dalam hal itu. Engkau harus menghentikan perilaku buruk dalam ucapan dan mengembangkan perilaku bajik dalam ucapan. Janganlah lengah dalam hal itu. Engkau harus menghentikan perilaku buruk dalam pikiran dan mengembangkan perilaku bajik dalam pikiran. Janganlah lengah dalam hal itu. Engkau harus menghentikan pandangan salah dan mengembangkan pandangan benar. Janganlah lengah dalam hal itu. Jika seorang bhikkhu telah menghentikan perilaku buruk lewat tindakan, ucapan dan pikiran, dan telah mengembangkan perilaku bajik dalam tindakan, ucapan dan pikiran; jika dia telah meninggalkan pandangan salah dan mengembangkan pandangan benar, dia tidak perlu takut akan kematian di kehidupan mendatang. Empat Kesempatan untuk Ketekunan (IV, 116) Angguttara Nikaya [Non-text portions of this message have been removed]
