Hello,

Ini menarik.. saya baca di kompas.com mengenai carrefour ini.
http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/04/20/19501615/carrefour.bantah.dukung.dalai.lama
 
<http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/04/20/19501615/carrefour.bantah.dukung.dalai.lama>

Carrefour Bantah Dukung Dalai Lama

Minggu, 20 April 2008 | 19:50 WIB

PARIS, MINGGU - Bos jaringan supermarket Prancis Carrefour Jose Luis
Duran membantah telah memberikan dukungan terhadap pemimpin sprituil
Tibet di pengasingan, Dalai Lama. "Saya dengan tegas membantah tuduhan
tidak mendasar yang diarahkan ke Carrefour itu," jelas Jose Luis Duran
seperti dikutip oleh taboid mingguan Journal du Dimanche di Paris.

Bantahan Jose Luis Duran ini disampaikan setelah Sabtu (19/4) kemarin
berlangsung aksi unjuk rasa menentang Carrefour di beberapa kota di
China sebagai ungkapan kekesalan terhadap terganggunya iring-iringan
Obor Olimpiade yang melintas di Paris hampir 2 pekan lalu. Pelaku
unjuk rasa yang dilaporkan mencapai 1.000 orang itu juga menggelar
aksinya di depan Kedutaan Besar Prancis dan Sekolah Prancis di
Beijing. Kerusuhan yang terjadi belakangan di Tibet dan sejumlah
demonstrasi pada lintasan Obor Olimpiade di beberapa negara telah
membakar amarah warga di dalam negeri China yang menentang dukungan
terhadap keinginan Tibet memerdekakan diri.

"Carrefour tidak memberikan dukungan baik secara langsung maupun tidak
langsung terhadap tujuan politik maupun agama apa pun," tegas Jose
Luis Duran. Duran mengaku tidak merasa bangga terhadap sejumlah
insinden yang terjadi pada kirab Obor Olimpiade.

"Setiap orang mempunyai hak untuk mengekspresikan keyakinannya. Namun,
menyerang kirab Obor Olimpiade dan sejumlah atlit merupakan tindakan
yang bertentangan dengan nilai-nilai Olimpiade," jelas Duran.

Duran menerangkan selama ini tidak terdapat dampak signifikan yang
ditimbulkan dari unjuk rasa terhadap operasi 112 supermarket Carrefour
di China. Namun, menurut Duran, Carrefour menganggap serius unjuk rasa
penentangan terhadap jaringannya di China.

"Dua juta pelanggan berkunjung ke supermarket kami di China setiap
hari. Dalam situasi ini, kami tidak bisa menganggap ringan reaksi dari
para pelanggan kami itu," jelas Duran.

Carrefour merupakan jaringan ritel terbesar kedua di dunia dan
memperkerjakan 44.000 karyawan di China.

JIM
Sumber : AP

.


Kirim email ke