Dari: Forum Diskusi Dhammacitta.org, thread MMD HUDOYO:
... Yang menghafalkan dan menulis Tipitaka itu bukan arahat, bukan orang yang telah bebas. Orang yang telah bebas tidak punya motivasi untuk menulis kitab suci. -------------- KEMENYAN: Jadi penasaran... Siapa yah yang mengajarkan Dhamma, dan mempopulerkan dhamma, Siapa pula yang mengkotbahkan sutta-sutta yang didalam tipitaka... Apa pula motivasi'nya? Masa iya orang yang telah bebas punya motivasi untuk berkhotbah? -------------- HUDOYO: Seorang yang telah bebas sempurna --seperti Buddha, Krishnamurti-- tidak akan mengajarkan kebenaran dengan merek tertentu. Mereka sekadar bicara tentang kebenaran, dan kebenaran mereka tidak bisa dibedakan satu dari yang lain ... tapi para pendengarnyalah yang sibuk memberi merek dan mempertentangkan merek-merek.
