---------- Forwarded message ----------
From: <[email protected]>
Date: 2009/2/18
Subject: [buddhavacana] Update Penggalangan Dana Untuk Afuk Ponorogo TAHAP
II (18 Feb 2009)
To: Milis SamaggiPhala <[email protected]>, Buddha Vacana
[email protected]



Namo Buddhaya,
Berikut update penggalangan dana untuk Afuk Ponorogo tahap II per 18 Feb
2009.
Agar semua dana yang ditransferkan dapat terekap dengan baik, mohon dengan
sangat agar setelah melakukan transfer dapat menginformasikan pada saya
(085746138868) atau bro Edi Sugino (.


16/Feb/2009        Transfer dari Henry S + Vera         150,000
16/Feb/2009        Transfer dari Sam Adhiputera         200,000
16/Feb/2009        Transfer dari Agus Salim         100,008
17/Feb/2009        Transfer dari Dji Fie Phin         500,000
17/Feb/2009        Transfer dari Andy Zain                  222,222
17/Feb/2009        Transfer dari Sam. Nyanasidhi         300,999
17/Feb/2009        Transfer dari Thio Kim Sin Alm.         100,007
17/Feb/2009        Transfer dari Lily Purnomo         500,888
17/Feb/2009        Transfer dari Daliana Tiono         100,000

Total per 18 Feb 2009                Rp2.174.124


++++++++++++++++++++++++++++++++++++
POSTING SEBELUMNYA
++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Update & Penggalangan Dana Untuk Afuk Ponorogo TAHAP II

Mohon dapat diforward kepada rekan-rekan yang lainnya.

Namo Buddhaya,

Hari Minggu sekitar pukul 05.00, bersama seorang teman, saya meluncur ke
kota Madiun karena suatu keperluan pribadi. (Weiwei sudah berada di
Ponorogo sehari sebelumnya). Sampai di Madiun sekitar pukul 10.00 siang,
dan setelah menyelesaikan urusan di sana, pukul 13.00 kurang kami sudah
dalam perjalanan ke Ponorogo. Karena belum familiar dengan kota Ponorogo,
saya janjian ketemu Weiwei di jalan utama memasuki Ponorogo. Kami tidak
menuju rumah Afuk, namun langsung menuju rumah sakit karena pada hari
Jumat Afuk sudah di rumah sakit.

Setelah bertemu dengan Afuk sebentar, kami bertemu dengan dokter yang
menangani Afuk untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Dokter menyatakan
bahwa kondisi Afuk tidak bagus, walau dokter berpendapat bahwa Afuk
memiliki semangat yang sangat besar, karena pada situasi mengetahui akan
kehilangan salah satu kaki biasanya pasien akan shock berat. Dokter
menjadwalkan jika kondisi Afuk membaik, hari senin/selasa akan mulai
diberikan semacam konseling untuk mengetahui kesiapan mental pra operasi
(amputasi).

Soal biaya perawatan selama di rumah sakit, seperti info dari Weiwei,
rumah sakit akan memberikan keringanan 50% asal ada keterangan tidak mampu
dari pamong setempat. Surat keterangan ini sudah diuruskan oleh tetangga
Afuk. Dokter memperkirakan total biaya yang masih harus ditanggung Afuk
minimal 11juta. Biaya terbesar adalah untuk obat untuk mempercepat
pengeringan dan menghindari infeksi pada bagian yang diamputasi. Pasca
operasi, Afuk diperkirakan perlu opname minimal selama 1 minggu, dan
setelahnya dapat rawat jalan.

Setelah diskusi dengan dokter, saya dan Weiwei sepakat untuk mendepositkan
seluruh dana Rp11.250.000 (Rp11.213.451 dibulatkan menjadi Rp11.250.000)
ke pihak rumah sakit. Weiwei saya minta untuk memantau pemakaian biaya
selama di rumah sakit. Yang menjadi masalah saat ini adalah soal rawat
jalan nanti pasca operasi, karena tidak mungkin Afuk datang ke rumah sakit
sendiri. Akhirnya kami kembali ke dokter dan menanyakan hal tersebut.
Dokter menjelaskan bahwa untuk kasus seperti ini pihak rumah sakit bisa
mendatangi pasien, tentu dengan sedikit charge tambahan.

Setelah dari rumah sakit, kami merasa perlu mengunjungi rumah Afuk untuk
melihat ibunya. Ketika tiba di rumah Afuk, saya melihat sesuatu yang jauh
berbeda dengan kunjungan saya dua minggu lalu. Saat itu rumah tersebut
masih ada isinya, namun sekarang rumah itu kosong melompong. Seperangkat
kursi tamu kayu, sebuah bufet kecil dengan sebuah televisi 14 inch dan
sebuah lemari kayu sudah tidak ada. Weiwei menjelaskan bahwa semua barang
tersebut telah dijual untuk obat dan memenuhi kebutuhan hidup. Dari
tetangga Afuk, Weiwei juga mendapat informasi bahwa para tetangga sering
juga mengantarkan makanan, karena mereka juga kasihan dengan kondisi Afuk.

Mengingat diluar biaya rumah sakit, masih dibutuhkan sedikit biaya untuk
rawat jalan Afuk nantinya, dan mempertimbangkan kebutuhan hidup ibu Afuk
(dan Afuk pasca operasi), maka saya merasa perlu untuk membuka kembali
penggalangan dana tahap kedua untuk Afuk.

Beberapa rekan di milis ini juga sempat mengirimkan sms yang menyayangkan
penutupan penggalangan yang terlalu cepat tanpa memperhitungan kebutuhan
hidup Afuk ke depan, apalagi ada ibunya yang juga perlu diperhatikan,
namun saat itu saya jelaskan bahwa penggalangan tersebut scope-nya adalah
untuk pengobatan, jadi begitu dana pengobatan terpenuhi, maka penggalangan
harus ditutup.

Dengan demikian, penggalangan tahap kedua ini, selain scopenya untuk biaya
rawat jalan, juga untuk membantu kebutuhan hidup Afuk dan ibunya untuk
beberapa waktu ke depan, sampai Afuk sudah cukup baik dan bisa mulai
mandiri lagi.

Bagi yang ingin berdana untuk penggalangan tahap kedua ini, seperti
sebelumnya, dana dapat ditransfer ke account Bro Edi Sugino.
Pada awal Maret 2009 saya ada rencana ke Jepara, jika memungkinkan saya
akan mampir ke Ponorogo untuk menyerahkan dana yang terkumpul. Jadi
penggalangan tahap kedua ini, paling lama akan dibuka hingga akhir Feb
2009.

Bank International Indonesia (BII)
Ac. 1174113160
An. Edi Sugino

Bank Central Asia (BCA)
Ac. 5270348523
An. Edi Sugino

Jika mentransfer dana bantuan, mohon menginformasikan pada saya atau bro
Edi Sugino, bisa via email maupun via sms (karena account-account tersebut

juga digunakan untuk penggalangan bantuan-bantuan lainnya)

abin: abin_a...@app. co.id (085746138868)
edi sugino: edi_sug...@app. co.id (081513001808)

Mettacettana,
Abin

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Berikut saya sertakan posting penggalangan dana tahap pertama yang telah
ditutup beberapa waktu lalu, beserta rekap laporan dana hingga 12 Feb 2009
lalu.
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Mohon bantuan rekan sekalian untuk dapat menforwardkan penggalangan dana
ini.
Namo Buddhaya,
Hari Kamis yang lalu saya mengambil cuti dari kantor. Saya diajak teman
(Weiwei, kenal saya dari seorang sahabat saya) di Jombang untuk
mengunjungi salah satu kerabatnya di daerah Sokosari Ponorogo yang sedang
sakit cukup parah karena menderita kencing manis (diabetes melitus).
Sebetulnya saya kurang berminat untuk pergi, namun karena teman saya ini
berharap saya dapat membantu menggalangkan dana untuk familynya tersebut,
akhirnya saya pun pergi bersamanya. Hitung-hitung saya belum pernah ke
kota Ponorogo, jadi ya hitung-hitung jalan-jalan sekalian. Saya pergi ke
Jombang dengan sepeda motor saya, sepeda diparkirkan di rumahnya, lalu
kami berangkat naik bus antar kota.

Kerabat Weiwei itu bernama Afuk, berusia 39 tahun. Ya, masih muda tapi
ternyata penyakit kencing manis tidak memandang usia. Kondisi perekonomian

Afuk ini cukup sulit, untungnya hingga saat ini dia belum berkeluarga,
jadi belum ada tanggungan, kecuali ibunya yang sudah cukup berumur.
Pekerjaan Afuk selama ini adalah sebagai tukang kayu lepas di tukang
furniture. Pekerjaan yang cukup berbahaya untuk penderita gangguan gula
darah.

Dari ceritanya, dua bulan lalu tungkai kaki kanannya luka terkena mesin
pemotong, dan sejak itu lukanya semakin melebar dan parah. Kondisi lukanya

saat ini memang cukup berat. Sudah menjadi borok.

Karena kendala finansial, akhirnya kondisi seperti itu dibiarkan begitu
saja, berharap ada keajaiban terjadi sehingga dapat berobat (walaupun
borok dalam kondisi menderita gula darah tinggi sangat sulit untuk dapat
sembuh). Ada kekhawatiran bahwa kaki kanannya akan terpaksa diamputasi,
tapi ketika saya menanyakan padanya bagaimana jika kakinya harus dibuang,
dia menyatakan jika hanya itu pilihan yang dia punya, mau gimana lagi.

Dalam bis di perjalanan pulang dari Ponorogo, Weiwei sangat berharap saya
dapat membantu kondisi Afuk. Weiwei selama ini yang banyak menyokong Afuk,

namun kehidupan Weiwei juga ya serba pas-pasan juga.

Di awal tahun kerbau ini, mungkin angpao imlek masih ada sisa, saya
mengajak rekan donatur sekalian untuk menanam buah di ladang ini. Semoga
buah karma baik Afuk berbuah sehingga ada bantuan yang bisa diterimanya,
karena biaya yang dibutuhkan cukup besar (terutama karena kemungkinan
amputasi).

Seperti penggalangan bantuan yang sudah sudah, semua dana bantuan untuk
Afuk dapat ditujukan ke account Bro Edi Sugino

Bank International Indonesia (BII)
Ac. 1174113160
An. Edi Sugino

Bank Central Asia (BCA)
Ac. 5270348523
An. Edi Sugino

Jika mentransfer dana bantuan, mohon menginformasikan pada saya atau bro
Edi Sugino, bisa via email maupun via sms (karena account-account tersebut

juga digunakan untuk penggalangan bantuan-bantuan lainnya)

abin: abin_a...@app. co.id (085746138868)
edi sugino: edi_sug...@app. co.id (081513001808)

Mettacettana,
Abin Nagasena

Note:
Mengingat kondisi Afuk yang cukup parah dan potensi bahaya (seorang teman
saya berusia lebih muda dari saya meninggal tahun 2008 lalu karena
diabetes melitus), yang ingin berdana harap bisa dilakukan segera sehingga

bisa segera kita tutup dalam waktu dekat.


2/Feb/2009 Transfer dari Felix Thioris 300,000
2/Feb/2009 Transfer dari Hendra 50,008
2/Feb/2009 Transfer dari Liong Lie Ching 100,000
2/Feb/2009 Transfer dari Toni 150,000
2/Feb/2009 Transfer dari Adhigunadharo 250,009
2/Feb/2009 Transfer dari Andy Zain 111,111
2/Feb/2009 Transfer dari Phan Mei Yen 50,000
2/Feb/2009 Transfer dari Leping Brawijaya 1,000,008
3/Feb/2009 Transfer dari Fenny R 50,000
4/Feb/2009 Transfer from ??? 100,000
4/Feb/2009 Transfer dari Lim Cheng Tek (Alm.) 100,000
4/Feb/2009 Transfer dari Adeline Angkasa 50,000
4/Feb/2009 Transfer dari Amin Untario 200,009
4/Feb/2009 Transfer dari Rudi Tantoso 333,999
4/Feb/2009 Transfer dari Jecky 50,000
5/Feb/2009 Transfer dari Tjhia Jhohan 100,000
5/Feb/2009 Transfer dari Ivan Agusta 50,168
5/Feb/2009 Transfer dari Agus 100,000
6/Feb/2009 Transfer dari N.N. 250,008
6/Feb/2009 Transfer dari Nelly Winata 20,000
6/Feb/2009 Transfer dari Jhon Talim 100,000
6/Feb/2009 Transfer dari Yulia Pannasiri 200,000
6/Feb/2009 Transfer dari Eli 50,000
6/Feb/2009 Transfer dari Jhon 108,000
6/Feb/2009 Transfer dari Djoni 120,005
9/Feb/2009 Transfer dari Yolanda Sugani 200,000
9/Feb/2009 Transfer from Keluarga Bong 500,000
9/Feb/2009 Transfer dari Thio Hendra Wijana 1,000,000
9/Feb/2009 Transfer dari Sunarly 200,000
9/Feb/2009 Transfer dari Suhairi 300,013
10/Feb/2009 Transfer dari Steven Xiao 500,001
10/Feb/2009 Transfer dari Juliarni 120,000
10/Feb/2009 Transfer dari Shanti Widjaja 100,001
10/Feb/2009 Transfer dari Jeffrey Halim 250,000
11/Feb/2009 Transfer dari Nicky - Meli 100,000
11/Feb/2009 Transfer dari Agus Susanto 300,088
11/Feb/2009 Transfer dari Soesanto 150,000
11/Feb/2009 Transfer dari Vera Jessica Tjian 100,000
12/Feb/2009 Transfer dari Lisnawati & Kel 500,000
12/Feb/2009 Transfer dari Pitra Djaja Senaga 500,000
12/Feb/2009 Transfer dari Oey Hoey Leng 500,000
12/Feb/2009 Transfer dari Liang Pit Nyan 300,000
12/Feb/2009 Transfer dari Wiryadi Nagawijaya 300,000
12/Feb/2009 Transfer dari Wiryani Nagawijaya 250,000
12/Feb/2009 Transfer dari Penny 150,000
12/Feb/2009 Transfer dari Edi 50,008
12/Feb/2009 Transfer dari Linda Erinna 500,000
12/Feb/2009 Transfer dari Titik Rahaju 50,000
12/Feb/2009 Transfer dari Candra - Betty 100,007
12/Feb/2009 Transfer dari Liu Sun Nen 100,008
12/Feb/2009 Transfer dari Malinda 100,000

TOTAL Rp.11.213.451

Terima kasih pada para donatur. Anumodana.

Mettacettana,
Abin



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke