Update kondisi Cike as per hari ini, kamis, 12 maret 2009.

Atas pertimbangan keluarga Cike, salah satu faktor adalah biaya, cike 
dipindahkan ke rs usada insani dan semalam telah dioperasi oleh dokter Afrizal 
Abubakar. Kondisi Cike pagi ini sudah mulai membaik dan rasa sakit kepala yang 
selama ini mendominasi keluhan, sudah mulai membaik juga. Papa Cike sangat 
berterimakasih kepada para donatur DKD yang karena support dana dari donatur 
sekalian membuatnya lega dan berani membuat keputusan yang berhubungan dengan 
kesehatan Cike. Tidak terlukiskan perasaan sukacita yang kami dengar dari papa 
cike via telepon. Cike bisa dijenguk di RS Usada Insani, ruang ICU. Anumodana 
teman-teman. Dana yang sudah terkumpul as per hari ini berkisar Rp 20 juta 
ditambah dengan Rp 5 juta dari dana kas donatur tetap DKD, total Rp 25 juta. 
Hari ini sudah kami salurkan sebesar Rp 15 juta ke keluarga Cike untuk biaya DP 
rumah sakit. Selanjutkan dana akan kami kirim as per koordinasi dengan papa 
Cike. Selain di milis dharmajala, ada email lain yang beredar yang berasal dari 
teman-teman Cike di vihara Padumuttara, dan dana yang dikumpulkan dari rekening 
tersebut juga akan disalurkan ke Cike. Sampai hari outstanding biaya di RS 
Hermina juga belum diselesaikan dan atas kebijakan pengurus rumah sakit, Cike 
diijinkan untuk operasi di RS Usada Insani. Minta bantuan doa dari teman-teman 
sekalian agar Cike proses recovery Cike berjalan lancar. Sekali lagi anumodana.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: felix thioris <[email protected]>

Date: Wed, 11 Mar 2009 09:44:36 
To: SB<[email protected]>; MB<[email protected]>
Subject: (SB) [Help] DKD: Minta bantuan, Cike, 19 thn




--- Pada Sel, 10/3/09, Jenty Siswanto <[email protected]> menulis:

Dari: Jenty Siswanto <[email protected]>
Topik: [Dharmajala] DKD: Minta bantuan, Cike, 19 thn
Kepada: "dharmajala" <[email protected]>, "RAMU DJ" 
<[email protected]>
Cc: [email protected]
Tanggal: Selasa, 10 Maret, 2009, 6:32 PM











    
            Teman-teman yang baik hati,
 
Saya ditelepon oleh Susi (021-93506669) , rekomendasi dari Felix untuk 
mencarikan bantuan buat Cike. 
 
Hari ini, 10 maret 2009, saya; jenty dan sepupu saya; wilni, menjenguk Cike di 
RS Hermina. Cike yang cantik, terbaring lelah di ruang ICU. Mama dan papa Cike 
serta sahabat baiknya Mega, tiap hari stand by di RS Hermina. Kesetiaan mereka 
sangat mengharukan.
Dari cerita mega, orang tua Cike sudah tidak punya rumah lagi karena rumah 
satu-satunya sudah dijual dan udah digunakan untuk biaya berobat Cike, namun 
Cike tidak kunjung sembuh.
 
Kebetulan ketika saya berkunjung, dokter yang merawat Cike datang menjenguk, 
jadi kami sempat ngobrol. Dokter Hartono Alam udah konsultasi dengan dokter Eka 
Julianta, salah satu dokter bedah syaraf yang terkenal di Asia Tenggara dan 
praktek di RS Siloam Karawaci dan dokter Eka bersedia membantu Cike. Perkiraan 
biaya operasi sekitar Rp 50 juta dan akan ada pengurangan biaya dokter, hanya 
saja biaya kamar operasi tetap harus dibayar. Dokter Hartono Alam juga sudah 
berbaik hati membuatkan janji untuk ketemu dokter Eka untuk ko Handi konsultasi.
Malam ini, papa cike akan bertemu dokter Eka untuk membicarakan detail 
operasinya. Tadinya mereka ragu-ragu karena beban biaya yang terlalu berat, 
outstanding bill di RS Hermina as per saya menulis email ini saja sudah 
mencapai Rp 22 juta.
Kemungkinan Cike untuk sembuh setelah operasi adalah 80% karena kondisi Cike 
masih segar dan semua masih fit. Tetapi bila ini dibiarkan berlanjut, we never 
know. So, case ini urgent, minta bantuan teman-teman semua dalam hal dana.
 
Saya berharap, teman-teman bersedia membantu Cike dan keluarganya. Cike 
merupakan anak tunggal. Dulu semasa masih sehat, Cike sangat aktif, pernah 
mendapatkan beasiswa untuk kuliah di perguruan tinggi Budhi, tetapi kemudian 
tidak melanjutkan kuliah karena alasan keuangan juga. Papanya bekerja di pabrik 
dan selama ini sudah berusaha semaksimal mungkin untuk kesembuhan Cike. Cike 
sering ikut kebaktian jumat malam di Vihara Padumuttara dan cukup aktif disana.
 
Sangat terlihat bahwa keluarga ini penuh dengan kasih, walau sarat dengan 
kesedihan, tetapi mereka berusaha tabah, untuk kesembuhan Cike. Sempat sedih 
juga melihat keluarga Cike sudah tidak punya rumah. Ko Handi dan Ci Ella tidur 
dan mandi di rumah sakit, rumah sakit menjadi rumah mereka, tepatnya di depan 
ruangan ICU. Sudah berlangsung sejak tgl 16 February kemarin, so sudah hampir 1 
bulan. Sedih ya.
 
Saya pribadi juga suka melihat kekompakkan ko Handi (papa Cike) dan ci 
Ella(mama Cike) dan Megawati (sahabat Cike). Mereka bertiga saling bantu, 
berjaga di luar ICU dengan ramah menyambut semua pengunjung yang datang. Walau 
hati sedih, tapi mereka terlihat tabah.
 
Teman-teman, saya mewakili Dana Kemanusiaan Dharmajala (DKD), membuka kotak 
dana untuk Cike. Dana bisa disalurkan ke rekening DKD yaitu di BCA atas nama 
Ridawaty, 697-009-1112, dengan menggunakan kode 99. Jadi bila transfer sebesar 
Rp 200,000, tolong dilebihkan Rp 99 menjadi Rp 200,099. Dengan begitu kami akan 
tahu bahwa dana tersebut adalah untuk Cike. Semua dana yang masuk akan 
diposting di milis dharmaj...@yahoogro ups.com dan bila nama donatur berbeda 
dengan nama pemilik rekening tabungan, harap dituliskan di kolom berita nama 
yang ingin kami cantumkan di laporan.
 
Untuk informasi lebih lanjut tentang kondisi Cike, bisa hubungi Mega, sahabat 
Cike di 0899-8822366. Atau papa Cike di 0817 6878 335.
Untuk informasi dana, bisa contact DKD di dkd_2...@yahoo. co.id.
 
Anumodana teman-teman.
 
 
 
 
Regards, Jenty Siswanto (jenty_siswanto@ yahoo.com) 
 
Terlampir email dari Mega mengenai kondisi Cike.
 


--- On Sat, 3/7/09, Mega Wati <mega_bintang78imoet @yahoo.com> wrote:

From: Mega Wati <mega_bintang78imoet @yahoo.com>
Subject: Dukungan doa
To: jenty_siswanto@ yahoo.com
Date: Saturday, March 7, 2009, 3:43 PM







Riwayat singkat 
 
Cike mengalami sakit kurang lebih sudah 9 bulan. Selama 9 bulan itu juga orang 
tuanya membawa Cike berobat kesana kemari dan sudah 4x dirawat di Rumah Sakit 
yang berbeda-beda, dan sekarang adalah yang ke 5 kalinya dan yang terparah Cike 
dirawat di RS Hermina Tangerang.
 
Rumah sakit sebelumnya, Dokter mengatakan Cike terkena Pembengkakan Otak. Dan 
di Rumah Sakit yang sekarang, Dokter mernyatakan Cike terkena penyakit Radang 
Selaput Otak jadi di dalam kepala Cike terdapat nanah, sehingga di dalam 
kepalanya mengalami gangguan. Cairan di dalam kepalanya tidak dapat mengalir 
dengan lancar seperti dalam kondisi normal. Hal ini menyebabkan tingkat 
kesadaran Cike melemah.  
 
Cike masuk Rumah Sakit ini dari tanggal 16 February 2009 (hari Senin), lalu 
hari Jumat rencananya Cike mau pulang karena kelihatannya sudah membaik, 
sebelum hari H- nya Cike dicoba untuk lepas infusan terlebih dahulu untuk 
mengetahui kondisi terakhirnya. Dan hal ini dilakukan pada Hari Kamis. Akan 
tetapi pada Hari Jumat pagi, Cike mendadak merasa sakit kembali, dan Dokter 
tidak mengizinkan Cike untuk pulang. Kami merasa Cike seperti kecanduan infusan 
karena dalam infusan itu terdapat obat pereda rasa sakit. Akhirnya Cike dirawat 
kembali.
 
Dokter manganjurkan untuk mengambil cairan sumsum tulang belakang. Hal inipun 
pernah dianjurkan di Rumah Sakit sebelumnya, tetapi pihak keluarga tidak 
menyetujuinya. Sekarang melihat kondisi Cike yang tidak ada perubahan dan sudah 
menghabiskan cukup banyak biaya, akhirnya pihak keluarga pun menyetujui hal 
tersebut untuk dilakukan. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui penyakit dan 
virus apa yang sedang menyerang Cike.
 
Lalu pada hari Minggu tanggal 22 februari 2009 jam 09.00 cairan tersebut diatas 
pun diambil, dua hari setelah itu yaitu pada hari Senin dan Selasa kondisi Cike 
kembali seperti biasanya, ia pun jadi senang makan sehingga berat badannya 
bertambah 2 kg dan direncanakan untuk pulang hari Rabu. Namun Selasa malamn 
Cike terlihat agak lemas lagi. Dan pada hari Rabu pagi (yang rencananya Cike 
akan pulang), tiba-tiba Cike merasakan sakit yang tak tertahankan dan ia 
langsung tidak sadarkan diri. Kejadian ini berlangsung sampai siang, lalu 
Dokter menyarankan agar Cike dirawat secara insentif di ruang ICU. Namun pihak 
keluarga tidak langsung meyetujuinya, karena harus minta persetujuan dengan 
keluarga lainnya dan mengingat biaya perawatan Ruang ICU yang tidak sedikit 
Namun tiba-tiba kondisi Cike semakin memburuk. Tiba-tiba dia muntah..matanya ke 
atas dua-duanya.. tangan dan kakinya kaku..dan tidak sadarkan
 diri..) lalu suster mengatakan cike harus masuk ICU... takutnya kalau cike 
masih dikamar perawatan..kambuh lagi...takut berakibat fatal.
 
Akhirnya keluarga memutuskan yang terbaik untuk Cike. Cike pun dirawat di ruang 
ICU, selama perawatan, keluarga sibuk mencari dana untuk biaya, mencari 
pinjaman sana-sini untuk menbayar Rumah Sakit, tetapi dana yang didapat masih 
kurang untuk menutupi semua biaya-biaya Cike. Sampai pada akhirnya keluarga 
memutuskan untuk menjual harta satu-satunya yang dimiliki, yaitu Rumahnya.
 
Tgl 25 febuari 2009 jam 4..30 cike masuk ICU.. dalam 3 hari di ruang ICU cike 
masih belum sadarkan diri..selang diseluruh tubuhnya...sampai- sampai dia 
diinfusn lewat kaki karena di tangannya sudah terdapat banyak infusan. 
Pernafasannya pun dibantu dengan oksigen..Cike  masih diberi obat penenang agar 
Cike tidak kambuh lagi. Akhirnya dihari ke 4 Cike mulai bisa merespon akan 
tetapi matanya masih belum mau dibuka dan baru bisa menggerakkan kepalanya 
saja.. Lalu dihari ke 5 Cike sudah mulai ada kemajuan lagi Cike sudah bisa 
mengeluarkan suaranya tapi belum bisa bilang iya atau tidak Cuma “hem” saja.. 
tapi matanya masih belum mau dibuka.... Dan sampai pada akhirnya Cike sudah 
mulai bisa mengeluarkan beberapa kata... tapi Cuma satu kata satu kata 
ja...kita dan keluarga sudah mulai senang karna cike sudah banyak kemajuan... 
tapi dokter menyampaikan kepada orang tuanya Cike
 harus dioperasi dan dipasang alat didalam kepalanya agar cairan dikepalanya yg 
mengalir tidak lancar maka bisa menjadi lancar dan operasi ini harus dilakukan 
secepatnya..karena kalau tidak dilakukan operasi tersebut keadaan Cike bisa 
terus seperti ini (kesadarannya timbul tenggelam). Pada hari ke 8 di ruang ICU 
akhirnya Cike bisa senyum dan yang membuat kita lebih senang lagi Cike sudah 
bisa tertawa dan bercanda dengan teman-temanya, meskipun hanya sesekali saja. 
Akhirnya orang tuanya mohon persetujuan dokter untuk pindah kekamar 
perawatan... akirnya dokter pun menyetujuinya. ..tepat hari kamis tgl 5 Maret 
2009 Cike diperbolehkan dirawat dikamar perawatan biasa... tapi sampai sekarang 
kesadaran cike masih timbul tenggelam kadang2 mau bicara kadang-kadang tidak... 
mungkin karna belum melakukan operasi seperti yg dokter anjurkan... kami belum 
melakukan operasi tersebut karna kami masih menggalang dana... 
 
Kami dari teman-teman Cike juga merasakan apa yang dirasakan Cike dan 
keluarganya, maka dari itu kami berupaya untuk membantu Cike dan keluarganya 
baik moril maupun materil. Tetapi kami juga masih mempunyai banyak kekurangan 
terutama dalam hal materil. Perlu diketahui bahwa biaya perawatan cike sejak 
hari pertama masuk RS yaitu pada tanggal 16 Februari 2009 sampai hari ini (6 
Maret 2009) sudah mencapai 60jtan... padahal sebelum dan sesudah masuk ruang 
ICU cike dirawat dikamar perawatan biasa kelas 3 di RS. Hermina...tapi karena 
penyakit dikepala maka memerlukan biaya yang sangat besar karena obat untuk 
penyakit ini tidak murah.. 
 
Cike dirawat di RS. HERMINA TANGERANG Jl. KS. Tubun No. 10 Kel. Pasar Baru Kec. 
Karawaci – Tangerang

Saat ini di ruangan ICU di lantai 2.
 
Sebelum dan sesudahnya kami mengucapkan banyak terima kasih...
Dan kami mohon dukungan doa... agar cike cepat sembuh dan bisa kembali ceria 
lagi seperti dulu... dan bisa melakukan aktivitas seperti manusia pada 
umumnya....
 
Terima kasih 
 
Contact Person : 08998822366 (Mega)
 
Lampiran :
-         Foto cike terakhir dirawat diruang ICU.. pada saat cike sudah mulai 
mengalami banyak kemajuan



      
 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      Selalu bisa chat di profil jaringan, blog, atau situs web pribadi! Yahoo! 
memungkinkan Anda selalu bisa chat melalui Pingbox. Coba! 
http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke