Nah... masalah ditunggangi apa menunggangi apa menunggingi apa ditunggingi itu 
tergantung dari sudut sebelah mana kita memandang.
Bagi wa pribadi, justru umat Buddha yang pintar memanfaatkan situasi ini untuk 
menyuarakan suara yang perlu disuarakan, yang tidak 
akan pernah didengarkan jika disuarakan pada waktu yang tidak tepat.
Dan saat ini menjelang pemilu, adalah saat yang tepat untuk menyuarakan isu-2 
sensitif, salah satunya yang penistaan terhadap nama 
agama.
Para politisi yang merasa berkepentingan otomatis akan ikut membela para kaum 
minoritas yang sebelumnya jarang didengarkan ini.

Sekali lagi tergantung persepsi kita masing-2, dari sudut sebelah mana kita 
memandang persoalan ini.

Dan yang jelas, harus ada simbiosis mutualisme bukan simbiosis tidak bermutu...
huehehehe... :P


Best Regards,


YUNARTO GOH  |  Mr_Five   `WenZ  |  +628163116137  |  +6281310186137
K-LINK Your Global Link - We Turn From Zero To Hero
Hidup Sehat Alami Bersama K-LINK www.artikel.vithost.com/k-ayurveda
www.wenz.web.id/myblog/  |  www.virtual-dalnet.com  |  www.vitmart.com


----- Original Message ----- 
From: "kusalacitto gunawan" <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Thursday, 12 March 2009 10:02 AM
Subject: [kongtai:2389] Re: Topik Buddha Bar diclose aja?



wekekeke Organisasi pendukung itu juga underbound partai politik tertentu.
Dan sekarang tandingan mereka juga partai politik tertentu.

Dan mereka bukan Buddhist, guru junjungan mereka adalah KETUA PARTAI.
Kepentingan mereka adalah bukan Buddha Dharma, MELAINKAN sukseskan
diri dan PARTAI dalam PEMILU.

Ya ngapain kita ikut-ikutan ditunggangi kiri kanan, mending jadi
Buddhist tak berdinding dan tak berbaju.


2009/3/12 Mr_Five WenZ <[email protected]>:
>
> Sudah dibaca, dan yang berbicara itu orang dari salah satu organisasi yang 
> mengeluarkan surat izin untuk Buddha bar.
> Ya jelas saja mereka akan mencoba melindungi kepentingan organisasi mereka 
> dengan mencari-2 alasan yang membenarkan tindakan 
> mereka.
> Demo damai sich boleh-2 saja, yang penting jangan sampai menjurus ke anarkis, 
> perusakan fasilitas umum dan milik orang lain.
>
>
> Best Regards,
>
>
> YUNARTO GOH | Mr_Five `WenZ | +628163116137 | +6281310186137
> K-LINK Your Global Link - We Turn From Zero To Hero
> Hidup Sehat Alami Bersama K-LINK www.artikel.vithost.com/k-ayurveda
> www.wenz.web.id/myblog/ | www.virtual-dalnet.com | www.vitmart.com
>
>
> ----- Original Message -----
> From: "Taliesin Q" <[email protected]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Thursday, 12 March 2009 09:32 AM
> Subject: [kongtai:2381] Re: Topik Buddha Bar diclose aja?
>
>
>
>
> MOHON DIBACA
> =================================================================
>
> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2009/03/12/07341977/Demo.Buddha.Bar.Tak.Mencerminkan.Nilai.Buddhisme
>
> =================================================================
>
> --- On Thu, 12/3/09, Khaidi Wong <[email protected]> wrote:
>
>> From: Khaidi Wong <[email protected]>
>> Subject: [kongtai:2380] Topik Buddha Bar diclose aja?
>> To: "kongtai" <[email protected]>
>> Date: Thursday, 12 March, 2009, 8:53 AM
>>
>> Dear All,
>> Karena ada yang protes ke saya soal topik Buddha Bar terus
>> menerus, maka
>> dengan ini saya minta saran teman2 sekalian:
>> 1. Topik Buddha Bar diclose aja (ABORT)
>> 2. Topik Buddha Bar tetap diteruskan, tetapi masukkan juga
>> topik2 agama
>> lainnya (RETRY)
>> 3. Topik Buddha Bar atau bukan, ngga terlalu perduli
>> (IGNORE)
>>
>> Jadi ini adalah polling. Silahkan masukkan pendapat anda
>> maunya: Abort,
>> Retry atau Ignore ?
>>
>> Salam kasih,
>> Khai
>> Moderator
>>


Kirim email ke