Kalo kejadiannya spt itu ya sesuaikan aja dgn "permainan" mereka. Buatnya Ogut coba turunin aja level berlangganannya ke yg lebih rendah. Saya sih masih awam dgn fastnet (cuma liat sepintas di iklan tp udah skeptis krn terlalu muluk) tapi berdasar obrolan di sini beberapa hari lalu keknya ada jenis2 paket berlangganannya, gitu yg saya pahami. Ambil aja yg paket 384 atau dibwhnya kalo ada. Trus amati aja gimana perkembangan kucuran bandwidthnya. Kalo sama parahnya tinggal brenti en cari ISP lain. Memang di negeri ini praktek curang udah jadi budaya. Yg gak curang malah dianggap aneh, hi..hi..hi.. Yg paling bikin mangkel itu emang masalah nepotismenya. Ama yg kenal aja (temen, famili), servis dibagus-bagusin. Ama yg gak kenal, kadang dianggap angin lalu aja. Padahal yg namanya profesional itu hanya mengenal klien/pelanggan yg harus diservis sebaik-baiknya. Buat apa membayar utk sesuatu yg tdk kita pakai. Saran saya : jgn terlalu termakan bujuk rayu iklan, apalagi di negeri ini yg hak2 konsumennya masih belum dilindungi secara baik.
Salam, Yusliz ----- Original Message ----- From: Sutrisno Rbn To: [email protected] Sent: Wednesday, November 21, 2007 11:31 Subject: Re: [PCplus] Perihal Fastnet Betul pak, saya baru2 ini juga ada ngobrol2 /dapat masukkan dari orang yang "berprofesi" sebagai "isp",. dia bilang caranya curang ya itu tadi, bandwid dikurang2i, kalo perlu dibesarin kepada kawan2/konco2/familinya, pelanggan juga nggak tau , wong nggak keliatan. cmiiw Pada tanggal 21/11/07, ogut1325 <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > > Hello om nero & papatua > > percuma juga mas, wong saya pernah manggil orang jaringan dateng > kerumah, untuk ngecek langsung. > Klo menurut mereka semuana ok, begitu juga kata teknikal supportna. > Semuana ngaku bener kabeh. Lalu saya tanya klo saya berlangganan > dengan 512 kbps cumin dapet 200 kbps ilang dimana dong yg 300 kbps? > On the way lost ? Lalu jawabna ini yang ngatur semua adalah bagian yg > ngucurin bandwith. Jadi dalam hal ini yg kudu ditabokin adalah bagian > yg tukang ngucurin si bandwith itu mas, wong yg buka tutup kran > adalah mereka. Dan ini tidak tertutup kemungkinan adalah termasuk > salah satu trik mereka, mentang2 customer ga bisa berbuat apa2. > > Mo ngomong ama manager on duty na susah amir, paling dijawab keluhan > sdr akan kami teruskan ke bagian yg terkait. Ini namana > penipuan/pemerasan terselubung, makana bagi calon2 pelanggan fastnet > siap2 aja untuk disuruh bayar yg tidak sesuai dengan apa yg seharuna > menjadi hak kita (alias korban iklan). > > Klo alasan mereka kelebaran bandwith "up to" moso saya yg berlagganan > denga 512 kbps cumin dapet 100 - 200 kbps, buat apa saya harus bayar > untuk level 512 kbps klo level 384 kbps aja ga nyantol? > > sekedar sharing > > salam > > ogut > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------------------------------------------------ [Non-text portions of this message have been removed]
