Kalau bagi saya bukan lagi sebulan Bli Made, tapi bisa berbulan-bulan ;-) 
Kita tidak bisa menyalahkan sepenuhnya mereka2 yg pakai bXXXXXn yg memang 
secara ekonomi tingkat penghasilannya masih mepet2 dgn harga kebutuhan primer 
yg kian menggila. Bagi mayoritas rakyat Indonesia, software ya masih merupakan 
kebutuhan sekunder, bahkan tersier (luks). Apalagi jika komputernya hanya utk 
pemakaian pribadi yg non komersial. Betul HAKI harus dijaga dan ditegakkan 
tetapi realita juga harus dilihat. Lain ceritanya kalau yg dimaksud ialah 
corporate user atau individu dengan penghasilan yg sudah bisa membeli 
kebutuhan/keinginan tersier. Mereka2 ini sudah seharusnya memakai software yg 
legal. 
Tidak adil rasanya kalau teknologi informasi hanya diperuntukkan bagi kalangan 
menengah ke atas saja. Penyebab utama mahalnya software2 legal karena masih 
diimpor langsung. Coba saja kalau ada yg mau menjadi perpanjangan tangan 
developer2 software utk memproduksinya di dalam negeri, pasti harganya bisa 
jauh lebih reasonable dibanding impor langsung. Seharusnya pemerintah lah yg 
menghandle masalah ini, jangan cuma bisa koar2 menyuruh rakyat utk tidak beli 
bXXXXXn tapi tidak memberikan solusi atas mahalnya harga software original. Utk 
pakai alternatif seperti open source ternyata tidak semudah membalik telapak 
tangan dengan alasan yg kompleks. Kecil kemungkinan utk bisa berharap kpd pihak 
swasta karena masalah perhitungan bisnis. Lihat saja contohnya pada para 
produsen VCD/DVD film original yg nangis bawang bombay krn dihantam barang2 
bXXXXXn.

Yusliz
    
  ----- Original Message ----- 
  imcw  on Thursday, December 13, 2007 13:27 mengutarakan :


  Keinginan ada, Pak. Tetapi kemampuan yang nggak ada. Kalau cuma beli
  lisensi Windows sih masih terjangkau, coba beli Office, produk Adobe
  wah, bisa nggak makan sebulan. :)
  --
  i made cock wirawan
  --------------------------------------
  http://www.blogdokter.net | http://dokter-umum.blogspot.com

  Send instant messages to your online friends http://au.messenger.yahoo.com 


   


------------------------------------------------------------------------------



[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke