lah ya nanti rawan praktek dumping dong ...... :-D
lagian itu produk kan biaya produksinya pake dolar, raw materialnya dolar, 
labournya dolar, overheadnya juga dolar, makanya keluar bandrolnya juga dolar.
Laen soal kalo biaya produksinya rupiah, labournya rupiah, overheadnya rupiah, 
tapi jualnya dolar.

Potensi dalam negeri, tapi ngga mau dimanfaatkan utk kemakmuran bangsa sendiri, 
alias maunya ngikut standar internasional....... contohnya ya BBM itu , ngga 
tau industri laen ada yg ngekor model gini apa ngga ........ 


Mochammad Kurniawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                               
Hello Elwin Chow,
 
 Jumat, 14 Desember 2007 jam 11:03, sampeyan nulis:
 
 > Windows xp dan vista home edition kan harga sekitar US$ 190 ato setara
 > dengan 5 hari kerja di amerika. Nah Microsoft di Indonesia juga melakukan
 > hal sama. Yaitu dengan harga 5 hari kerja di Indonesia. Pasti pembajakan
 > tinggal dibawah 10 persen ato malahan gak ada sama sekali.
 
 > Begitu juga produsen vcd. Turunin juga don harga vcdnya jadi sekitar 20rban
 > kan produk masal. Juga gak semua lagu itu enak didengar dan juga gak semua
 > lagu itu ada video klipnya. Masak gak mau ada bajakan tapi mau untung
 > banyak. Begitu juga vcd import harganya sekitar 60rban . masalah sih, mudah
 > diatasi. tapi gak ada yg mau melakukanya 
 







       
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke