kalo menurut ane, printer dye sublimation yg dijual pasaran warnanya masih kalah intensif dibanding printer photo inkjet. cuma dye sub biasanya punya ketahanan warna yg lebih baik dan scratch (goresan). media untuk printer inkjet sangat variatif dan beda2 kualitasnya. susah mencari begitu saja kalo tidak coba2. dan masalah durability wrna juga mesti nunggu waktu. dalam 1 bulan mungkin belum berubah. setelah stehaun pasti bakal keliatan media/kertas akan teroksidasi apa tidak. begitu dengan jenis tintanya. kalo di epson dibedakan inta biasa dengan tinta yg tahan lama. kalo make refill atau tinta suntik gak tahu deh. belum punya pengalaman yg sanggup stabil diatas 6 bulan. intinya dye sub lebih tahan lama dan kulaitas gambar lebih stabil (tidak banyak sapek yg berpengaruh). cuma ukuran terbatas dan cukup mahal. inkjet sangat variatif karena banyak aspek yg berpengaruh, printer, media, tinta dan harga. pengaruh ke kualitas warna dan ketahanan jadi konskwensinya. imho
On 3/13/09 7:04 AM, Arif Rahman wrote: > Kalau memang hanya foto (saja), bisa cari tahu tentang printer yang khusus > cetak foto. Yang saya tahu yang buat itu Kodak (lupa tipe apa), dan Canon > (keluarga Selphy). Harga printernya relatif murah, tapi kertas (yang > dibundel sekaligus pewarna/tinta-nya) lumayan. > > Keunggulannya, hasil cetaknya lebih bagus (karena kuantitas pewarna dibuat > tepat sejumlah kertasnya), dan cepat. > > Kekurangannya, selain harga kertas + pewarnanya itu, mungkin ukuran > kertasnya nggak bisa gede², AFAIK cuma sampai 6 x 4 (inci x inci) > > Tapi CMIIW yak, hehehe.. :-) >
