wah, si munadi juga pasti kagak mau punya mertua kayak gitu, soalnya bego banget itu bapak. berapa perak sih jam tangan kok dijadiin patokan? tiket jal pp aja udah at least $600 kok jam tangan yang dijadiin standard? udah matere' uteknya didengkul lagi. pasti anaknya juga kagak jauh jauh donk kapasitas uteknya dengan si bapak. kita kenalin aja deh si bapak ama soni yang koleksi jam tangannya banyak ya ya ya? pasti jodoh dah. B.H. Adi Wisaksono wrote: > > He-he.... yang jadi Bapak dalam crita ini siapa ya ???????? > > Bekti > > Munadi (bukan nama sebenarnya) sedang dalam perjalanan kembali ke Jakarta > dengan pesawat JAL. Persis di sampingnya duduk seorang bapak yang > keliatannya WNI juga. Setelah lama berdiam diri sambil menguap Munadi > bertanya kepada bapak tersebut, "Jam Berapa sekarang Pak ??? ". Sebuah > pertanyaan yang biasa kita lakukan dimanapun kapanpun dan kepada siapapun, > dan biasanya kita selalu dapat jawaban. > > Tapi kali ini sungguh diluar dugaan, si Bapak diam saja. Mengira sang bapak > agak kurang dengar Munadi mengulanginya sampai 3 kali, namun si Bapak diam > tidak bergeming sedikitpun. > > Merasa kesal, Munadi langsung mencolek bapak tsb. dan berkata "Saya heran > mengapa bapak tidak menjawab pertanyaan saya ??, apa sich susahnya" katanya > sambil melengos, belum habis dia melengos, si bapak bilang : "Bukannya saya > nggak mau menjawab, tapi nanti kalau saya jawab, kita pasti ngomong-ngomong > lagi soal ini soal itu, terus sampai nanti kita jadi akrab". > > Munadi melongo mendengar ceramah si bapak, terus dia tanya lagi "Lalu apa > salahnya kalau kita akrab". Si bapak bilang "Nanti anak gadis dan istri > saya akan menjemput saya di Cengkareng, kalau kita sudah akrab, nanti kita > akan turun sama-sama, terus saya pasti memperkenalkan mereka sama kamu". > > Munadi tambah bingung "terus pak.." tanyanya lagi penasaran."Istri saya > tuch orangnya baik sekali sama semua orang, nanti dia pasti nawarin kamu > mampir kerumah, nanti kamu mandi di rumah saya, terus makan di rumah saya, > nanti kamu lama-lama bisa akrab dengan anak gadis saya dan kamu bisa jadi > pacar anak saya dan lama-lama kamu bisa jadi menantu saya katanya lagi. > > Munadi yang tadi sudah bingung sekarang makin bingung, lantas dia tanya > "Terus hubungannya apa sama pertanyaan saya yang pertama ?". > > Sambil berdiri dan lantang bapak tersebut menjawab "masalahnya........ > > SAYA TIDAK MAU PUNYA MENANTU SEPERTI KAMU, JAM TANGAN AJA NGGAK PUNYA" --------------------------------------------------------------------- Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign Company http://www.kreatif.com To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Website mancing-l at http://www.MancingL.com --> Fishing information, online chat, forum discusion, clasifiedads, etc MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected] ** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **

Kirim email ke