Ye malah kebalikannya.... si Bapak itu dapat bea siswa ambil program S3 di
Jepun.....yang mbelikan tiketnya khan pemerintah atuh.....

At 09:50 AM 9/4/00 +0900, you wrote:
>wah, si munadi juga pasti kagak mau punya mertua kayak gitu, soalnya
>bego banget itu bapak. berapa perak sih jam tangan kok dijadiin patokan?
>tiket jal pp aja udah at least $600 kok jam tangan yang dijadiin
>standard? udah matere' uteknya didengkul lagi. pasti anaknya juga kagak
>jauh jauh donk kapasitas uteknya dengan si bapak. kita kenalin aja deh
>si bapak ama soni yang koleksi jam tangannya banyak ya ya ya? pasti
>jodoh dah.
>
>B.H.
>
>
>Adi Wisaksono wrote:
>> 
>> He-he.... yang jadi Bapak dalam crita ini siapa ya ????????
>> 
>> Bekti
>> 
>> Munadi (bukan nama sebenarnya) sedang dalam perjalanan kembali ke Jakarta
>> dengan pesawat JAL. Persis di sampingnya duduk seorang bapak yang
>> keliatannya WNI juga. Setelah lama berdiam diri sambil menguap Munadi
>> bertanya kepada bapak tersebut, "Jam Berapa sekarang Pak ??? ". Sebuah
>> pertanyaan yang biasa kita lakukan dimanapun kapanpun dan kepada siapapun,
>> dan biasanya kita selalu dapat jawaban.
>> 
>> Tapi kali ini sungguh diluar dugaan, si Bapak diam saja. Mengira sang bapak
>> agak kurang dengar Munadi mengulanginya sampai 3 kali, namun si Bapak diam
>> tidak bergeming sedikitpun.
>> 
>> Merasa kesal, Munadi langsung mencolek bapak tsb. dan berkata "Saya heran
>> mengapa bapak tidak menjawab pertanyaan saya ??, apa sich susahnya" katanya
>> sambil melengos, belum habis dia melengos, si bapak bilang : "Bukannya saya
>> nggak mau menjawab, tapi nanti kalau saya jawab, kita pasti ngomong-ngomong
>> lagi soal ini soal itu, terus sampai nanti kita jadi akrab".
>> 
>> Munadi melongo mendengar ceramah si bapak, terus dia tanya lagi "Lalu apa
>> salahnya kalau kita akrab". Si bapak bilang "Nanti anak gadis dan istri
>> saya akan menjemput saya di Cengkareng, kalau kita sudah akrab, nanti kita
>> akan turun sama-sama, terus saya pasti memperkenalkan mereka sama kamu".
>> 
>> Munadi tambah bingung "terus pak.." tanyanya lagi penasaran."Istri saya
>> tuch orangnya baik sekali sama semua orang, nanti dia pasti nawarin kamu
>> mampir kerumah, nanti kamu mandi di rumah saya, terus makan di rumah saya,
>> nanti kamu lama-lama bisa akrab dengan anak gadis saya dan kamu bisa jadi
>> pacar anak saya dan lama-lama kamu bisa jadi menantu saya katanya lagi.
>> 
>> Munadi yang tadi sudah bingung sekarang makin bingung, lantas dia tanya
>> "Terus hubungannya apa sama pertanyaan saya yang pertama ?".
>> 
>> Sambil berdiri dan lantang bapak tersebut menjawab "masalahnya........
>> 
>> SAYA TIDAK MAU PUNYA MENANTU SEPERTI KAMU, JAM TANGAN AJA NGGAK PUNYA"
>
>---------------------------------------------------------------------
>Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign
Company
>http://www.kreatif.com
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
>Website mancing-l at http://www.MancingL.com  --> Fishing information,
online chat, forum discusion, clasifiedads, etc  
>MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
>
>** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **
> 

---------------------------------------------------------------------
Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign Company
http://www.kreatif.com
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Website mancing-l at http://www.MancingL.com  --> Fishing information, online chat, 
forum discusion, clasifiedads, etc  
MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]

** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **







Kirim email ke