Kurisi Bali sebesar 5 Kg???
nggak salah tuh?

-----Original Message-----
From: Ming Liang (IT, Breeding Farm-Jkt) <[EMAIL PROTECTED]>
To: '[EMAIL PROTECTED]' <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Tuesday, November 28, 2000 8:39 AM
Subject: [mancing-l] Perjalanan Memancing Binuangen


Sorry telat.

Perjalanan mancing kali ini dimulai dengan acara mencari umpan di TPI
binuangen � jam 6:00 , umpan yang didapat kembung, tongkol dan cendro.
Setelah umpan dan perlengkapan memancing siap dan perut sudah terisi
tentunya.
Bahkan yang tidak biasa sarapan berat, pagi ini harus memaksa perutnya.
Begitu kan Pa Kornel ? (saya juga sih, red).
� Jam 7:30 kapal Stephanie berjalan  menuju Pulau Tinjil,  sedangkan
kapal Aristo masih memanaskan mesin. Cuaca saat kami melaut kurang
bersahabat. Selama perjalanan kami Trolling tapi tidak di dicicipi setu pun.
Sesampai di Pulau Tinjil � Jam 10:00, kami mancing dasar, ikan yang naik
adalah ikan kecil-kecil (lencam, lodi & Takol) yang membuat Bp Sunu dan Bp.
Kornelius tidak bersemangat, setelah sang kapten mengangkat kuwe lilin � 0,5
Kg dalam keadaan tinggal setengah, Bp Kornelius mulai semangat kembali
(karna ada ikan besar yang menanti, ini � jam 11:00).
Lalu Bp Kornelus bergegas ngoncer dengan sisa potongan kuwe. Nasib mujur
buat sang kuwe,  dia nggak di sentuh sedikitpun.
Pa Kornelius geram dan mengganti umpannya dengan kembung mati, setelah lama
menunggu tiba tiba joran melengkung dan reel bersuara (merdu juga yah, tapi
kalau kelamaan menjerit ngeselin juga, ia nggak Mas Sigit ? :-) ) seluruh
kru kapal jadi semangat lagi, ikan yang makan adalah ikan dogTooth (berat
1Kg).
Kemudian Pa Kornelius melanjutkan ngoncernya dan Mas Sunu mulai tertarik
untuk mancing.
Setelah beberapa saat joran Pa Kornelius kembali melengkung dan reelnya
menjerit lagi, yang ini adalah tarikan Kurisi Bali(5 KG). Tak terasa waktu
sudah � jam 14:00, karena ombak yang tidak sebanding dengan pendapatan maka
Mas Sunu memutuskan untuk trolling, setelah beberapa saat kapal berjalan Bp
Konnelius memasang sabuk ajar, saat itu Mas Sunu dan Mas Sigit sedang tidur
siang.
Tiba tiba reel Pa Kornelius menjerit, Mas Sunu pun terbangun, kami berlari
ke luar, sang ABK pun menggakkat joran dan diberikan ke Bp Kornelius,  baru
berlangsung  1 menit ikan terlepas, jadi kami tidak tau pasti ikan yang
lepas tersebut. Trolling berlangsung lama tapi tidak ada yang makan lagi
(keadaan saat troling ombak relatif tenang dan sebagian hujan  sebagian
cerah).
Sampai keadaan berkabut (� jam 4:30) sang kapten memutuskan untuk mencari
tempat untuk bermalam.
Dalam keadaan hujan dan berkabut ABK berkali kali menurunkan jangkar tapi
tidak berhasil.
Pada akhirnya kapten memutuskan mencari tempat lain, akhirnya kami berhaasil
menjangkar dan keadaan sudah cukup gelap. Kami mancing dasar dan hasilnya
sungguh mengecewakan sampai jam 8:30 kami hanya mendapatkan 2 ekor ikan
kecil. Ternyata kapal masih terhanyut .
Lalu kapal pun dipindahkan. Nah disini mulai terlihat banyak kembung dan
tembang yang berkumpul di sekitar cahaya.
Pa Kornelius mengeluarkan pancing kotreknya uantuk mendapatkan kembung
sebagai umpan hidup.
Lalu Pa Kornelius ngoncer dasar dan atas, dan saya pun mencoba ngoncer
dengan meminjam joran Mas Sunu,
Setelah ngoncer dasar beberapa lama akhirnya dimakan tapi lepas terus, dan
akhirnya Mas Sunu bangun dan ikut ngoncer baru tuh ikan ternyata gabus laut,
mulai dari itu berturut-turut ikan mayung (3 ekor/  4 kg).
Jam 2:00 pagi joran Mas Sigit ditarik ikan dan seluruh kenur yang ada di
reelnya habis terbawa ikan.
Kemudian ia turunin lagi pake reel troliing dengan kelas kenur 50lb, belum
lama diturunkan langsung disambarlagi tapi sayang kenurnya tergesek dibawah
kapal, jadi putus lagi.
Kemudian jorannya Pa Kornelius melengkung dan kenurnya mengulur terus dan
kami subuk memperbaiki kenur kami yang melilit kenur Pa Kornelius yang
sedang di tarik ikan besar, akhirnya Mas Sunu menyarankan kenurkami diputus.
Ikan pun berputar  sehingga Pa Kornelius terpaksa harus berjalan mengikuti
ikan, takut terkena tali jangkar.
Ikan ini benar-benar kuat karna sampai dia berikan ke saya, ikan itu masih
tetap menarik kenur. Karna ikan itu mutar lagi dan saya berikan lagi ke pa
Kornelius dan taklama kemudian ikan kembung dan tembang yang berkompul kocar
kacir ternyata ikanbesar tersebut sudah mulai mendekat ke permukaan kemudian
digancu.
Waktu menjelang pagi sekitar jam 4:00, ikan tenggiri mulai makan, diawali
dengan berhasil diangkatnya tenggiri sebarat 3 kg oleh Mas Sunu, ini membuat
semangat kembali tim Stephanie, beberapa menit kemudian saya menurunkan
umpan lalu disambar ditengah jalan dan mengakibatkan kenur kusut di reel
(sarry yah Pa Kornelius, reg), untung ikan tidak langsung menarik jadi kenur
tidak putus. Kemudian Pa Kornelius meraih kenur tersebut dan adu kuat dengan
tenggiri yang berhasil diangkat seberat 4 kg. Ini adalah ikan terakhir yang
dapat kami angkat.
Selama perjalanan pulang kami trolling namun nihil.
Sesampainya di dermaga, tim Aristo sudah menanti dengan wajah yang
ceria karna kami dapat pulang dengan selamat.

Sekian.



---------------------------------------------------------------------
Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign
Company
http://www.kreatif.com
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Website mancing-l at http://www.MancingL.com  --> Fishing information,
online chat, forum discusion, clasifiedads, etc
MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]

** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **









---------------------------------------------------------------------
Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign Company
http://www.kreatif.com
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Website mancing-l at http://www.MancingL.com  --> Fishing information, online chat, 
forum discusion, clasifiedads, etc  
MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]

** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **







Kirim email ke