Suatu uraian cerita yang bagus. Tapi akan lebih bagus lagi kalau nama Sunu
agak
ada disitu bosss.......
Rasanya dikotomi tawar dan laut merupakan fenomena yg menarik. Tapi seringkali
kita lupa, bahwa mancing itu hobi yang paling murah dan paling mahal. Dari yg
pakai kenur & pancing yg berharga Rp.500 sampai satu set alat trolling yang
Rp.
40juta.
Kenyataan ini mengkelompokkan pemancing pada beberapa kategori, yang
tergantung
pada kondisi kantong masing2. 
Saya rasa justru ini tantangan Formasi menempatkan diri sebagai wadah bagi
semua pemancing. Suatu kesempatan bagi rekan2 pemancing yg mungkin tidak
berada
di puncak piramida ekonomi, untuk mau mengembangkan potensi mancing di
Indonesia sesuai dengan kelasnya. Saya rasa hal ini perlu, karena tidak
sedikit
pemancing yg hobi dadakan pada saat ekonomi sudah mapan dan secara sangat
kebetulan dikenalkan dengan mancing big game. Untuk pemancing yg masuk di
kategori ini dan kebetulan saat ini menjadi pengurus Formasi, apa ngerti bila
diajak ngomong mancing dari dermaga atau pantai???? 
Seandainya si Pemancing inipun mau mengerti, apa ia mau kalau diajak mancing
pinggiran yang success rate-nya 10% untuk ikan 1/2kilo ????   
Tanpa harus menaruh rasa dengki dan iri bagi sesama pemancing yg lebih mujur
secara ekonomi, usaha untuk memasyarakatkan mancing apapun kelasnya akan
sangat
dihargai oleh Formasi. Ilustrasinya adalah yang kaya mengembangkan mancing
marlin, yg kurang kaya mengembangkan mancing dasar, yang marginal
mengembangkan
mancing pantai. Apabila semua usaha tersebut didasarkan pada pelestarian
lingkungan, semua pihak mendapatkan tujuannya yakni mancing dapat ikan.
Saya sangat berharap uraian diatas bisa membuka wawasan rekan2, bahwa Formasi
untuk semua pemancing. Dari sandal jepit sampai sepatu=20 kaca.

ygbarupulangrapatFormasi
SW




At 05:19 PM 2/5/2001 -0800, you wrote:
>ikutan ah.. 
>iya tuh, gue yang diajak sama oom indra untuk ngikut dibagian humas, langsung
merasakan kekurang pengetahuan yang sama miliki diurusan mancing ini, laut
maupun tawar. bangga diajak jadi pengurus?. ngga' tuh!. pusing mah iya.
tadinya, ikutan jadi anggota formasi cuma 'pengen tau', maunya apa sih formasi
itu. eeh.. malah disuruh mbantu bagian humas. jadilah browsing sana sini nyari
informasi lebih banyak lagi. mulai dari bikin knot yang bagus en kuat, joran
dan reel, perawatan... makin lama makin bego aja rasanya, persis seperti pak
kornelius bilang. sejauh ini mancing cuma di laut, ada banyak yang bisa
ditanya: ada abah en kapten, soni, suhu sunu, suteng, pokoknya banyak deh.
nah,
giliran ngebayangin mancing ke empang, atau kali, gue musti nanya ke mana?.
literatur air tawar di internet isinya steelhead (apaan tuh?), sturgeon
(martabak?), pike (apalagi nih?). yang paling memper cuma catfish (lele).
jadi,
temans, kalau anda punya rasa perduli dengan urusan mancing ini, apalagi kalo
anda punya pengetahuan yang anda mau bagi-2 kepada sesama, please.. gabung
sama
formasi, mau di litbang kek, mau di humas kek... rasanya cuma itu cara yang
efektif menyatakan kepedulian anda sekarang ini. selama ini formasi sepertinya
cenderung meng-anak emaskan pemancing laut. kenapa?. ya itu tadi, kebanyakan
pengurus memang asalnya pemancing laut, bukan pemancing air tawar. rasanya
intro cukup, dan ditunggu respon dari temans yang tergugah kepeduliannya.
kurang lebihnya mohon maaf sebelumnya.
>
>ii.
>


---------------------------------------------------------------------
Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign Company
http://www.kreatif.com
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Website mancing-l at http://www.MancingL.com  --> Fishing information, online chat, 
forum discusion, clasifiedads, etc
MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]

** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **







Kirim email ke