> Seorang Ibu yang penuh perhatian memberikan
> nasehat-nasehat yang bijak
>      kepada anak gadisnya yang sudah cukup umur
> namun masih sangat lugu
>      dalam pergaulannya.  Mengingat bahwa anak
> gadisnya tersebut adalah
>      seorang karyawati pada sebuah perusahaan swasta
> dan sudah cukup
>      dewasa, sang Ibu merasa perlu memberikan
> nasehat dalam memilih pria
>      sebagai calon suami anaknya yang lugu tersebut.
> 
>      Nasehat sang Ibu dalam memilih pria yang tepat
> ada 3, yaitu :
> 
>      1. Hendaknya dalam memilih pria yang hidup
> 'hemat', sehingga bisa
>         menabung dan memupuk kekayaan agar hidup
> anaknya sejahtera.
> 
>      2. Hendaknya memilih pria yang 'tidak terlalu
> pintar', sehingga
>         kehidupan anaknya tidak dibodohi atau
> semena-mena terhadap
>         anaknya
> 
>      3. Hendaknya memilih pria yang masih 'perjaka'
> karena sang Ibu
>         masih memegang teguh ajaran agama dan
> percaya bahwa pria
>         perjaka pasti orang yang baik dan tidak akan
> menyeleweng.
> 
>      Nasehat sang Ibu ini diingat baik-baik oleh
> sang gadis sehingga dia
>      begitu berhati-hati dalam bergaul dengan teman
> kantornya maupun
>      rekan lainnya.  Setiap berteman dengan pria
> sang gadis selalu
>      mengamati apakah dia masuk dalam ketiga
> kriteria tersebut atau
>      tidak.
>      Hingga pada suatu hari, sang gadis bekerja
> lembur di luar kota
>      hingga larut malam dan terpaksa pulangnya
> diantar oleh teman pria
>      di kantornya.
>      Dalam perjalanan, ternyata cuaca sangat buruk
> dan terjadi kemacetan
>      yang sulit untuk dilewati kendaraan.  Akhirnya
> teman pria sang
>      gadis menawarkan untuk mereka beristirahat di
> salah satu Hotel
>      yang terdekat dengan lokasi mereka saat itu. 
> Sang gadis yang lugu
>      itu menurut, dan baru keesokan harinya mereka
> dapat pulang kembali
>      ke rumah sang gadis.
> 
>      Begitu tiba di rumah, sang Ibu yang sudah cemas
> menunggu dari tadi
>      malam menanyakan kenapa pulangnya begitu
> terlambat.  Wajah cemas
>      sang Ibu sangat berlawanan dengan sang gadis
> yang begitu berseri-
>      seri dan menceritakan kepada Ibunya bahwa dia
> sudah menemukan pria
>      yang tepat sebagai calon suaminya sesuai
> kriteria yang dinasehat-
>      kan sang Ibu.
> 
>      Sang Ibu   : Wah hebat dong kamu sudah dapat
> menemukan pria yang
>                   cocok dengan kriteria yang Ibu
> berikan.  Pasti kamu
>                   telah menemukan pria yang sangat
> baik dan tepat
>                   untukmu.
> 
>      Sang Gadis : Iya dong Bu, pokoknya semua syarat
> yang Ibu berikan
>                   terpenuhi semua. Ibu pasti bangga
> saya dapat menemu-
>                   kannya.
> 
>      Sang Ibu   : Eh iya. Kamu hebat. Bagaimana kamu
> mengetahui bahwa
>                   dia adalah pria yang hemat ??
> 
>      Sang Gadis : Iya Bu, waktu kami harus
> beristirahat di Hotel,
>                   mustinya khan kita pesan dua
> kamar, tapi pria ini
>                   menawarkan satu kamar aja untuk
> kita berdua. Hebat
>                   khan Bu, dia betul-betul tahu cara
> berhemat.
> 
>      Sang Ibu   : Hahh.. jadi semalam kalian tidur
> di Hotel sekamar ??
>                   (sang Ibu terbelalak kaget dan
> cepat-cepat bertanya)
>                   Lalu...lalu bagaiman kamu tahu
> bahwa dia adalah pria
>                   yang tidak terlalu pintar ??
> 
>      Sang Gadis : Iya Bu, kita khan tahu kalau
> bantal itu mustinya untuk
>                   kepala khan, lha pria ini meminta
> saya untuk memakai
>                   bantal di pantat saya.. Ihh.. bego
> dia ya Bu..
>                   masak sih nggak ngerti cara makai
> bantal..
> 
>      Sang Ibu   : Hahhhhhh???? (sambil terbelalak
> semakin kaget dan
>                   hampir pingsan dan napas
> tersengal-sengal).. Aduhh
>                   nak.. lalu dari mana kamu tahu
> bahwa dia masih
>                   perjaka ???
>                   (sambil berharap tidak terjadi
> apa-apa diantara anak
>                   gadisnya dan teman prianya)
> 
>      Sang Gadis : Iya dong Bu.. saya tahu pasti...
>                   Ibu tahu khan kalau mobil baru
> pasti interiornya masih
>                   dibungkus plastik... Eh dia juga
> lho Bu.. saya lihat
>                   sendiri 'barangnya' juga masih
> dibungkus plastik.
>                   Berarti masih baru dan belum
> pernah dipakai khan ????
> 
>      Sang Ibu   : Oalahh Nakkk..
>                   (tidak mampu berkata apa-apa dan
> langsung pingsan!!)
> 
> 
> 
> 
>
_________________________________________________________________________
> Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at
> http://www.hotmail.com.
> 


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Get email at your own domain with Yahoo! Mail. 
http://personal.mail.yahoo.com/

---------------------------------------------------------------------
Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign Company
http://www.kreatif.com
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Website mancing-l at http://www.MancingL.com  --> Fishing information, online chat, 
forum discusion, clasifiedads, etc  
MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]

** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **







Kirim email ke