DOYAN BENER!!!

------------------------------------------------------------------------

Alkisah, ada seorang pemuda Jawa-Deli (Jadel) yang bekerja sehari-hari 
sebagai mandor perkebunan. Walaupun jabatannya mandor, tetapi sifat 
pekerjaan sehari-hari nya banyak menguras tenaga fisiknya.

Pemuda Jadel ini, sebut saja namanya BENO, telah mempunyai pacar seorang 
gadis Batak asli yang sehari-hari dipanggil BUTET.

Singkat cerita, keduanya kemudian menikah.
Minggu-minggu pertama yang namanya pengantin baru, ya lancar-lancar saja. 
Tetapi baru saja perkawinan mereka berjalan 2 bulan lebih dua minggu,
BENO mulai mengeluh.

Rupanya BUTET ini punya penyakit yang boleh dibilang enak-enak, ngga-enak. 
Penyakit tersebut, kalau itu bisa diklasifikasikan sebagai "penyakit", 
adalah nymphomania atau hypersex. Tiap hari "nagih" dan nggak cukup sekali 
dua.
Padahal si BENO setiap hari kalau pulang, sering merasa capek dan ngantuk.

Akhirnya karena ngga' tahan, BENO membawa BUTET untuk konsultasi ke Mantri 
perkebunan. Setelah diceritakan persoalannya, akhirnya Pak Mantri memberi 
saran ke BENO dan BUTET agar kalau "main" jangan tiap hari.
Tapi supaya diatur  pada hari-hari yang ada huruf " u "-nya, seperti Rabu, 
Sabtu atau Minggu.

Keesokan harinya, pada saat BENO baru pulang kerja, si BUTET sudah mulai 
merayu-rayu. BENO yang sudah paham akan tingkah lakunya kemudian berkata :
"Ah, kau ini BUTET! Kan baru hari Senin kemarin kita ke Pak Mantri, 
sekarang kau sudah nagih pula. Memangnya sekarang hari apa BUTET ? ".

BUTET kemudian menjawab : " Ya kan sekarang hari SULASA Bang. Kalau di 
Batak bacanya memang Sulasa Bang. Boleh dong,kan ada "u"-nya ".
" Mak !, kalau begini caranya tiap hari juga jadinya", pikir BENO.

Karena cara pertama gagal, Pak Mantri memberi strategi lain.
" Sekarang begini saja deh ", kata Pak Mantri.
" Opung anjurkan pakai sistim bayaran aja ".
Siapa yang " ngajak duluan ", petuah Pak Mantri lagi,
" Dia musti bayar dimuka kepada partnernya.
Rp 5,000 kalau mainnya di lantai,
Rp 10,000 di sofa, atau
Rp 20,000 di tempat tidur "

Baru kemarin ke Pak Mantri ngasih saran, keesokan harinya saat BENO pulang 
kerja, BUTET sudah duduk santai di sofa ruang tamu.
Kakinya menyilang agak diangkat sambil mengipas-ngipas uang sepuluh ribuan 
dua lembar.

Pada  saat BENO masuk, BUTET pura-pura tak melihatnya sambil tetap 
mengipas-ngipas uang yang dipegangnya.
BENO yang sudah paham betul segala tingkah laku BUTET, menarik napas lega 
begitu melihat uang yang dipegang BUTET " Ah, dua puluh ribu Lumayan di 
tempat tidur, ngga terlalu capai ", pikir BENO.

" Sebentar BUTET ya ", kata BENO.
" Abang mandi dulu. Kau tunggulah dulu di tempat tidur ".

BENO sambil bersiul-siul kecil melenggang lenggok menuju kamar mandi. Baru 
beberapa langkah mendadak berhenti.

" Kenapa musti ke tempat tidur Bang ? ", tanya BUTET.

"Itu kau pegang dua puluh ribu BUTET ", jawab BENO dengan sedikit cemas.

" Ingat perjanjian kita di Pak Mantri kemarin ? "

" Ya, BUTET ingat betul Bang ", kata BUTET lagi.
" Tapi ini dua puluh ribu bukan buat di tempat tidur Bang. Tetapi buat main 
di LANTAI EMPAT KALI .........".
BENO : $#^!%*&!)(*&@????


---------------------------------------------------------------------
Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign Company
http://www.kreatif.com
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Website mancing-l at http://www.MancingL.com  --> Fishing information, online chat, 
forum discusion, clasifiedads, etc  
MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]

** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **







Kirim email ke