Gua udah bilang ama Heru masalah kasus split ring patah itu, mending kalo 
pada beli lagi sebaiknya diganti aja ama yang bikinan Yozuri soalnya karena 
kualitasnya bagus maka harganya mahal. isi 12 harganya 35 rebu.
Selama ini yg dipakai adalah bikinan Heru sendiri, untuk mengurangi biaya 
tentunya.
Selama ini dalam penggunaan di Gombong baik2 aja, nah dengan adanya masukan 
ini dia bilang mau murah kok mau yg kualitasnya bagus... he-he....
Oya... buat Kiki yg cuman beli body doang, elu harus timbang beneran itu 
hook karena Heru sudah stel untuk hook yang biasanya dia pakai jadi kalo 
udah beda lagi harus robah lagi setelan lip-nya dan itu pasti susah, karena 
Heru bikin itu minnow supaya tuning free.
Oya, gua heran kok kagak ada yg pesen seri spesial-nya Rapala sih ?? yaitu 
CD13 padahal pengalaman selama ini, ukuran inilah yg paling banyak strike, 
ada kelemahannya sih yaitu setelah beberapa kali dapat ikan susah tuning-nya...
Catatan satu lagi ukuran CD 8-nya si Heru juga istimewa, deadly on 
mahi2.... dan tidak out berapa-pun knot perahu dilarikan...

At 08:27 03/12/01 +0700, you wrote:

>Setelah tertunda beberapa jam, akhirnya empat pemancing, Adrianus,
>Rachmat, Sutrisno, & Iwan (kawan adrianus) berangkat pada pukul 22.00
>dari gubuk adrianus di Bogor. Kami baru mencapai Cimande (sebelum Lido)
>ketika ban belakang mobil masuk ke lubang besar dan pecah. Terpaksa
>ganti ban dulu dan ternyata ban cadanganpun tekanan anginnya kurang.
>Perjalanan dilanjutkan perlahan-lahan sambil mencari tukang tambal ban.
>Tidak jauh dari tempat kejadian ternyata ada sepasukan polisi yang
>sedang melancarkan pemeriksaan. Mobil distop, surat-surat diperiksa,
>pertanyaan diajukan. Rupanya dia curiga dengan mobil yang penuh barang
>berjalan tengah malam. Setelah sang polisi puas barulah kami diijinkan
>melanjutkan perjalanan. Tukang tambal ban ditemui, ban tidambah angin,
>ban yang pecah diperbaiki sekedarnya untuk cadangan dan kamipun
>melanjutkan perjalanan pada pukul 01.00.
>
>15 km sebelum Pelabuhan Ratu Adrianus yang tertidur mabuk darat dan
>muntah-muntah. Saya berpikir, "celaka, belum naik kapal sudah mabuk,
>bagaimana kalau sudah naik kapal?" Sampai Pelabuhan Ratu sekitar pukul
>03.30 Rachmat yang berpuasa makan sahur lalu kami langsung ke dermaga
>untuk bersiap-siap sambil menunggu kedatangan kapten dan awak kapal.
>
>Jam 5 pagi kapal mulai bergerak meninggalkan pelabuhan. Baru mencapai
>mulut teluk, joran trollingpun belum dipasang ketika salah satu mesin
>mati. Dinyalakan lagi, jalan lagi, dan mati lagi. Sementara Iwan sudah
>mabuk laut dan mesin terus-menerus mati-hidup. Sampai jam 11 hanya
>tercatat satu kali strike yang diperkirakan wahoo tetapi tidak hook up.
>Diputuskan untuk beristirahat dipantai sambil abk menguras tanki bahan
>bakar. Diperjalanan menuju tempat istirahat strike lagi, tetapi kembali
>kail tidak tertancap dengan baik sehingga lepas sebelum sempat fight.
>
>Istiahat dipantai dan ABK memperbaiki mesin yang ternyata memakan waktu
>cukup lama. Pukul 13.30 kami baru mulai mancing lagi. Trolling beberapa
>saat strike lagi, kali ini tenggiri seberat 3 kiloan tidak berkutik
>diajar Sutrisno dengan joran 50 lbs nya. Semangat mulai bangkit kembali
>dengan perolehan ikan ini. Sekitar setengah jam kemudian strike, kali
>ini giliran Rachmat sempat fight beberapa saat ketika tali mengendur -
>lepas. Setelah umpan ditaik ternyata Rapala Gombong miliknya sudah
>kehilangan hook depannya. Diduga split ring yang digunakan tidak kuat
>menahan tekanan drag reel 50 lbs dan patah!
>
>Trolling pun dilanjutkan. Sekitar pukul 15.30 clicker menjerit panjang.
>Kali ini saya turun tangan karena yang kena adalah joran 16 lbs. Kali
>ini sang ikan cukup memberi perlawanan. ABK mengatakan tenggiri lagi!
>Rachmat mengatakan kayaknya itu wahoo, Sutrisno mengatakan Tuna. Apapun
>itu sang ikan terus melawan dan tidak muncul kepermukaan hingga saat
>terakhir. Setelah berada disamping kapal barulah terlihat samar-samar
>bentuknya. ABK masih mengatakan tenggiri, Racmat turun tangan dengan
>ganconya dan ternyata seekor Barracuda berukuran 5-6 kg. Untuk ukuran
>sebesar itu lumayan juga perlawanannya.
>
>Hingga sore tidak ada strike lagi dan kapalpun bergerak pulang. Dimulut
>teluk Sutrisno berteriak Jabrik! Dikejauhan terlihat gerombolan
>Yellowfin Tuna berukuran lumayan (diperkirakan 20 kiloan) berloncatan.
>Kapal segera mengejar, umpan diganti denga Rapala, berputar-putar tapi
>tak ada yang menyambar. Karena sudah gelap akhirnya kapal kembali ke
>dermaga.
>
>Cuaca sepanjang hari cukup baik, laut tenang air cukup jernih, anginpun
>sedang-sedang saja. Sayangnya waktu banyak terbuang untuk memperbaiki
>mesin yang terus-menerus mati. Hasil kali ini hanya satu Tenggiri dan
>seekor Barracuda.
>
>
>---------------------------------------------------------------------
>
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
>Website mancing-l at http://www.MancingL.com  --> Fishing information, 
>online chat, forum discusion, clasifiedads, etc
>MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
>Fishing@Indonesia a MancingL sharing picture forum at 
>http://communities.msn.com/FishingIndonesia
>
>Millis ini terselengara berkat dukungan PT. Metrocom Global Solusi
>   The Prefered IT Solution Company - http://www.metrocom.co.id
>
>** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **


---------------------------------------------------------------------

To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Website mancing-l at http://www.MancingL.com  --> Fishing information, online chat, 
forum discusion, clasifiedads, etc  
MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
Fishing@Indonesia a MancingL sharing picture forum at 
http://communities.msn.com/FishingIndonesia

Millis ini terselengara berkat dukungan PT. Metrocom Global Solusi
  The Prefered IT Solution Company - http://www.metrocom.co.id

** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **


Kirim email ke