Mas Soni pasti dapat komisinya gede dari Heru........... On Tue, 04 Dec 2001 19:37:44 +0700, Adi Wisaksono wrote: >Gua udah bilang ama Heru masalah kasus split ring patah itu, mending >kalo >pada beli lagi sebaiknya diganti aja ama yang bikinan Yozuri soalnya >karena >kualitasnya bagus maka harganya mahal. isi 12 harganya 35 rebu. >Selama ini yg dipakai adalah bikinan Heru sendiri, untuk mengurangi >biaya >tentunya. >Selama ini dalam penggunaan di Gombong baik2 aja, nah dengan adanya >masukan >ini dia bilang mau murah kok mau yg kualitasnya bagus... he-he.... >Oya... buat Kiki yg cuman beli body doang, elu harus timbang beneran >itu >hook karena Heru sudah stel untuk hook yang biasanya dia pakai jadi >kalo >udah beda lagi harus robah lagi setelan lip-nya dan itu pasti susah, >karena >Heru bikin itu minnow supaya tuning free. >Oya, gua heran kok kagak ada yg pesen seri spesial-nya Rapala sih ?? >yaitu >CD13 padahal pengalaman selama ini, ukuran inilah yg paling banyak >strike, >ada kelemahannya sih yaitu setelah beberapa kali dapat ikan susah >tuning-nya... >Catatan satu lagi ukuran CD 8-nya si Heru juga istimewa, deadly on >mahi2.... dan tidak out berapa-pun knot perahu dilarikan... > >At 08:27 03/12/01 +0700, you wrote: > >>Setelah tertunda beberapa jam, akhirnya empat pemancing, Adrianus, >>Rachmat, Sutrisno, & Iwan (kawan adrianus) berangkat pada pukul >>22.00 >>dari gubuk adrianus di Bogor. Kami baru mencapai Cimande (sebelum >>Lido) >>ketika ban belakang mobil masuk ke lubang besar dan pecah. Terpaksa >>ganti ban dulu dan ternyata ban cadanganpun tekanan anginnya kurang. >>Perjalanan dilanjutkan perlahan-lahan sambil mencari tukang tambal >>ban. >>Tidak jauh dari tempat kejadian ternyata ada sepasukan polisi yang >>sedang melancarkan pemeriksaan. Mobil distop, surat-surat diperiksa, >>pertanyaan diajukan. Rupanya dia curiga dengan mobil yang penuh >>barang >>berjalan tengah malam. Setelah sang polisi puas barulah kami >>diijinkan >>melanjutkan perjalanan. Tukang tambal ban ditemui, ban tidambah >>angin, >>ban yang pecah diperbaiki sekedarnya untuk cadangan dan kamipun >>melanjutkan perjalanan pada pukul 01.00. >> >>15 km sebelum Pelabuhan Ratu Adrianus yang tertidur mabuk darat dan >>muntah-muntah. Saya berpikir, "celaka, belum naik kapal sudah mabuk, >>bagaimana kalau sudah naik kapal?" Sampai Pelabuhan Ratu sekitar >>pukul >>03.30 Rachmat yang berpuasa makan sahur lalu kami langsung ke >>dermaga >>untuk bersiap-siap sambil menunggu kedatangan kapten dan awak kapal. >> >>Jam 5 pagi kapal mulai bergerak meninggalkan pelabuhan. Baru >>mencapai >>mulut teluk, joran trollingpun belum dipasang ketika salah satu >>mesin >>mati. Dinyalakan lagi, jalan lagi, dan mati lagi. Sementara Iwan >>sudah >>mabuk laut dan mesin terus-menerus mati-hidup. Sampai jam 11 hanya >>tercatat satu kali strike yang diperkirakan wahoo tetapi tidak hook >>up. >>Diputuskan untuk beristirahat dipantai sambil abk menguras tanki >>bahan >>bakar. Diperjalanan menuju tempat istirahat strike lagi, tetapi >>kembali >>kail tidak tertancap dengan baik sehingga lepas sebelum sempat >>fight. >> >>Istiahat dipantai dan ABK memperbaiki mesin yang ternyata memakan >>waktu >>cukup lama. Pukul 13.30 kami baru mulai mancing lagi. Trolling >>beberapa >>saat strike lagi, kali ini tenggiri seberat 3 kiloan tidak berkutik >>diajar Sutrisno dengan joran 50 lbs nya. Semangat mulai bangkit >>kembali >>dengan perolehan ikan ini. Sekitar setengah jam kemudian strike, >>kali >>ini giliran Rachmat sempat fight beberapa saat ketika tali >>mengendur - >>lepas. Setelah umpan ditaik ternyata Rapala Gombong miliknya sudah >>kehilangan hook depannya. Diduga split ring yang digunakan tidak >>kuat >>menahan tekanan drag reel 50 lbs dan patah! >> >>Trolling pun dilanjutkan. Sekitar pukul 15.30 clicker menjerit >>panjang. >>Kali ini saya turun tangan karena yang kena adalah joran 16 lbs. >>Kali >>ini sang ikan cukup memberi perlawanan. ABK mengatakan tenggiri >>lagi! >>Rachmat mengatakan kayaknya itu wahoo, Sutrisno mengatakan Tuna. >>Apapun >>itu sang ikan terus melawan dan tidak muncul kepermukaan hingga saat >>terakhir. Setelah berada disamping kapal barulah terlihat samar- >>samar >>bentuknya. ABK masih mengatakan tenggiri, Racmat turun tangan dengan >>ganconya dan ternyata seekor Barracuda berukuran 5-6 kg. Untuk >>ukuran >>sebesar itu lumayan juga perlawanannya. >> >>Hingga sore tidak ada strike lagi dan kapalpun bergerak pulang. >>Dimulut >>teluk Sutrisno berteriak Jabrik! Dikejauhan terlihat gerombolan >>Yellowfin Tuna berukuran lumayan (diperkirakan 20 kiloan) >>berloncatan. >>Kapal segera mengejar, umpan diganti denga Rapala, berputar-putar >>tapi >>tak ada yang menyambar. Karena sudah gelap akhirnya kapal kembali ke >>dermaga. >> >>Cuaca sepanjang hari cukup baik, laut tenang air cukup jernih, >>anginpun >>sedang-sedang saja. Sayangnya waktu banyak terbuang untuk >>memperbaiki >>mesin yang terus-menerus mati. Hasil kali ini hanya satu Tenggiri >>dan >>seekor Barracuda. ``````````````````````````````````````````````````````````` PT. SURYATEX Office Level 2nd Floor Suite # 2B Istana Harmoni Apart. Jl. Suryopranoto No. 2 Harmoni - Jakarta 10130, Indonesia TEL. : 62-21 63865565 (Hunting) FAX. : 62-21 63865580/81 WIRA : 62-21 63865586
--------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Website mancing-l at http://www.MancingL.com --> Fishing information, online chat, forum discusion, clasifiedads, etc MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected] Fishing@Indonesia a MancingL sharing picture forum at http://communities.msn.com/FishingIndonesia Millis ini terselengara berkat dukungan PT. Metrocom Global Solusi The Prefered IT Solution Company - http://www.metrocom.co.id ** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **
