Jam 5.30 kapal berangkat. Di mulut teluk 4 joran trolling dipasang, 2
buah 50 lb, 1 buah 30 lb and 1 buah 12 lb. Target hari ini: Marlin! Maka
4 buah skirted lure alias kona head dipasang diujung kenur. Sampai jam 9
belum ada ikan menyentuh hidangan yang ditawarkan, sementara kapten
kapal, Herry 'Trolling" sudah memperagakan keahliannya menjahit 4 buat
alu-alu dan menunjukkan bahwa umpan jahit bisa dibuat 'berenang' seperti
umpan hidup. Kona head diganti dengan umpan jahit dan trollingpun
dilanjutkan. 30 menit kemudian terdengar bunyi drag TLD 50 yang berada
pada posisi short corner. Strike! Rachmat mengangkat joran dan mengajar
ikan Sayang hook up tidak sempurna sehingga sang ikan terlepas lagi.
Alu-alu diangkat tinggal separo. Sempat terlihat sirip punggung neng
Marlinah berkeluyuran di dekat kapal, maka trolling dilanjutkan dengan
harapan dia masih mau makan. Sampai jam 12 semua umpan tidak disentuh
maka  sang skirted lure kembali turun ke air menggantikan posisi
alu-alu. Tidak lama terdengar suara drag lagi, kali ini di Penn 30SW
yang menarik umpan kona head Pakula med Sprocket titipan Kapten Bobby
Halim. Kali ini Kevin turun tangan mengajar ikan sayang neng Marlinah
membuktikan bahwa dia lebih pintar dan berhasil melepaskan diri lagi.
Trolling dilanjutkan sementara mata menjelajah mencari tanda-tanda
kehadiran sang ikan berparuh. Sekitar jam 1 umpan di Penn 30SW diganti
dengan Yo-Zuri Bonita, sementara tiga lainnya tetap kona head. Satu jam
kemudian reel itu berderit panjang. Kembali Kevin ditugaskan untuk
mengajar ikan untuk makan malamnya, setelah sempat fight beberapa saat
sayang sang ikan, yang dari bekas giginya diperkirakan seekor tenggiri
terlepas. Sore harinya perburuan dialihkan ke daerah Jampang, mencari si
Jabrik Yellowfin Tuna. Sempat terlihat beberapa kali sang Tuna meloncat
tapi tidak ada umpan yang dimakan. 
 
Karena hari mulai gelap terpaksa kapal kembali ke pelabuhan dengan hasil
2 kali strike marlin terlepas, 1 kali strike tenggiri terlepas, 1 ekor
tongkol sebesar 1,5 kg tertangkap teaser Rachmat yang ujungnya diberi
hook, dan Adrianus yang tangannya gatal karena tidak narik ikan.
 


Kirim email ke