Didalam acara mancing di binu pada tanggal 12-13 jan 2002 ada beberapa fenomena
menarik yang perlu dicatat disini al:
1. Suatu kejutan besar ,bahwa sute sigit gak tidur sepanjang malam,pada hal biasanya
kalau gak tidur
selama 2 jam saja sudah bagusssssssssss
2.Mbah kalau lagi fight dengan ikan tampaknya kalam....sekali.....dan tidak tampak
repot.....tetapi kalau
putus.....baru keluar semua omelan dari kebon sayur sampai kebon binatang.
3.Mas Joss juga tampak kalam sekali kalau menghajar ikan....dan secara umum ikan kok
nurut,sampai sunglir
8 kg an yang biasanya lari gak keruan ,tampaknya manut saja....mungkin takut dibuat
asammanis kali ????
4.Dan yang paling heboh kalau fight tentu saja sute,lengkap dengan segala gayanya.
5.Ditemukan teknik goyangan jig oleh mas joss,yang dinamakan teknik/kocokan
"Capek",teknik digunakan
bila pemancing sudah kelelahan bermain dengan jig,maka biarkan saja jig pada
kedalaman tertentu,
dan jig akan di goyang oleh kapal yang dipermainkan ombak.- hasil yang didapat
bagus juga tuh,untuk
pemancing yang lelah.- dan atas kesepakatan bersama atas usulan si mbah
musuh,teknik ini dinamakan
teknik capek alias lelah.-
6. Didalam mancing/jig bersama perlu diadakan kesepakatan2 sebelumnya,terutama didalam
fight bersama( dua atau tiga orang) untuk masalah kenur silang,siapa yang harus naik
lebih dahulu,klasifikasi kenur dll.
kalau gak akan timbul banyak maslah kenur bersengketa,dan putus.
7. efektifitas type jig bergantung pada beberapa hal:kondisi
laut,personal,peralatan,jenis ikan target,teknik goyangan,lingkungan.
8.Lingkaran setan dari tongri,dapat sedikit dikurangi dengan menggunakan kenur yang
berkapasitas sedikit besar,dianjurkan braided,sehingga ikan akan dihajar lebih cepat
tanpa memberikan kesempatan untuk dia
menciptakan lingkaran setan.-
rekan peserta lain akan melengkapi dengan fenomena 2 lain.-
kr