Inti cerita sudah disampaikan oleh Kolonel. Tapi bagaimana cerita selengkapnya, rasanya memang terlalu banyak dan berat untuk disampaikan sekarang. Kepala masih penuh dengan aneka kejadian dan tanda tanya. Hingga sekarang rasanya masih sulit mengendapkannya menjadi sebuah kisah perjalanan. (Apakah anggota tim Stefanie yang lain juga merasakannya?) Saya yakin hingga sekarang mereka masih loyo tak mampu berfikir dengan jernih. Tapi sungguh petualangan ini menjadi sebuah legenda kecil yang mungkin hanya bisa dilafalkan tapi sulit dimengerti. Mengapa malam itu muncul "Jigman" and "Strikeman"? Mengapa malam itu pergaulan kita demikian erat dengan ikan dogtooth tuna, yang bagaikan iblis mengancam besi timah kawat dan sebagainya dengan geriginya yang tak satu pun datar? Mengapa semua pemancing memiliki jig pada malam itu, hingga sekali gigi tongri itu menyeringai ke permukaan, semua bagai dikomando untuk turun dengan jignya masing-masing? Mengapa menjelang pagi kelelahan bagai menyelimuti kita sehingga kita memutuskan untuk tancap gas dan pulang padahal kita dikaruniai lokasi demikian bagus dan ikan masih menari-nari di bawah biduk? Mengapa Oy tadi pagi pukul 06:57:54 mengirim SMS kepadaku dengan kata-kata: "SAYA PAMIT PULANG YA...TERIMA KASIH ATAS TRIP YG MEMUASKAN KEMARIN." Tidak biasanya Oy bilang terpuaskan.
bst
