wuakakakkakaa..... kena deh!
________________________________ Dari: kornelius <[email protected]> Kepada: [email protected]; [email protected] Cc: [email protected]; [email protected] Terkirim: Sen, 12 Oktober, 2009 15:37:31 Judul: Re: [MANCiNGiKANMaS] Re: [Mancing-L] Mancing di Tebing Karang Gunung Kidul Kalau mancing setiap 10 tahun.....mana bisa mengetahui ada ikan di karang seberat 40 kg........? ----- Original Message ----- >From: Adi Wisaksono >To: mancin...@yahoogrou ps.com >Cc: mancing-alternatif@ yahoogroups. com ; mancing_ikan@ yahoogroups. com >Sent: Monday, October 12, 2009 3:31 PM >Subject: [MANCiNGiKANMaS] Re: [Mancing-L] Mancing di Tebing Karang Gunung Kidul > > >Wah.. Ada ikan 40kg dari karang.. Dimana tuh? Penasaran? > >On 10/12/09, Bambang Setiawan <[email protected]> wrote: >> >> >> WISATA GUNUNG KIDUL >> Ada "Caddy" Memancing di Tebing Karang >> Kompas, Senin, 12 Oktober 2009 | 03:34 WIB >> >> Oleh Mawar Kusuma Wulan >> >> Menjelang dini hari, ketegangan Jumidi (41) mulai berkurang. Ia sudah bisa >> tersenyum karena beban tugasnya berkurang. Sebagian tamunya-pengusaha yang >> ditemaninya memancing sejak Sabtu (10/10) sore-kelelahan dan tidur di tenda >> di tepi Pantai Bekah. >> >> Sebagai caddy, begitu pemandu ini dipanggil, Jumidi tak boleh tidur. Ia >> harus siap-siaga sepanjang waktu saat tamunya memancing di Pantai Bekah, >> Dusun Temon, Kecamatan Purwosari, Gunung Kidul, DI Yogyakarta. Tiga dari 15 >> tamunya dari kota itu tertidur pulas dengan 20-an kilogram ikan hasil >> memancing. >> >> Sejenak Jumidi meregangkan tubuhnya sambil tetap menjaga beberapa joran yang >> masih dipasang di antara tonjolan batu karang. Pospor yang menyala di ujung >> joran sesekali bergerak di kegelapan malam dan menandakan umpan sedang >> dimakan ikan. Dengan sekuat tenaga, Jumidi menarik joran sambil meneriakkan, >> "Dewa Baruna, kulo nyuwun iwak (Dewa Baruna, saya minta ikan)." >> >> Angin yang bertiup kencang dari arah Laut Selatan Gunung Kidul sedang kurang >> bersahabat dengan para pemancing malam itu. Sebanyak 15 pemancing mulai >> terlelap, tetapi Jumidi tetap setia menjaga alat pancing. Jika salah seorang >> dari pengusaha yang ditemaninya memancing hari itu mulai terbangun, joran >> harus sudah siap dipegang. >> >> Marno (40), rekan Jumidi sesama pemandu di tebing karang, juga terjaga >> sepanjang malam. Baru ketika para pemancing yang ditemaninya beristirahat, >> Jumidi dan Marno bisa berkisah banyak tentang hidup sebagai pemandu. Menjadi >> pemandu tak sekadar pekerjaan, tetapi hobi. >> >> Sebelum menjalaninya, Jumidi dan Marno cuma bisa memancing dengan >> menggunakan bambu dan senar seharga Rp 17.000. Sejak menjadi pemandu sekitar >> 1982, setiap akhir pekan mereka pun bisa turut menikmati memancing dengan >> alat pancing seharga Rp 35 juta lebih setiap joran. Seorang pemancing yang >> baik hati bahkan meninggalkan sebuah joran lengkap untuk Jumidi. >> >> Dari uang yang dikumpulkannya sebagai pemandu, Jumidi kini memiliki 50 ekor >> kambing dan 4 ekor lembu. Dia biasanya memperoleh Rp 200.000 per malam, >> belum lagi jika para pemancing memberi tambahan. Jumidi memang terkenal >> sebagai orang yang tak bisa diam di desanya. Dia petani tadah hujan, >> sekaligus pencari lobster karang. >> >> Bergaul dengan banyak pejabat, pengusaha, dan dosen, lulusan sekolah dasar >> itu bermimpi bisa menyekolahkan empat anaknya hingga perguruan tinggi. >> Sulung Junaidi kini telah duduk di bangku sekolah menengah kejuruan. "Semua >> anak saya masuk ranking di kelas," bisiknya bernada bangga. >> >> Belum selesai bercerita, Jumidi bergegas menyiapkan wedang teh dan kopi bagi >> beberapa pengusaha yang malam itu didominasi dari Kelompok Tani Nelayan >> Andalan (KTNA). Tim KTNA ini sedang menggelar turnamen memancing di tebing >> dan baru pertama kali digelar di Indonesia. Turnamen diikuti 300 pemancing >> dengan hadiah utama kambing. >> >> Sebagai pemandu, tugas Jumidi tak sekadar berkutat masalah pancing. Dia pun >> menjadi pengangkut barang pemancing yang beratnya bisa 1 kuintal. Dia >> biasanya menyunggi beban itu di kepala dengan keranjang bambu rata-rata 2 >> kilometer. >> >> Resep Jumidi untuk menjaga ketahanan tubuh adalah mengonsumsi jamu rebusan >> daun pepaya. Sebelum para pemancing tiba di Pantai Bekah, Jumidi turut >> membantu pemuda karang taruna dari Dusun Temon memasang tenda dan >> membersihkan bangunan permanen yang sengaja dibangun untuk istirahat >> pemancing tebing. >> >> Jumidi dan Marno tak pernah bisa duduk diam. Mereka harus terus bergerak: >> meracik umpan, melempar pancing, menarik mata pancing yang menyangkut di >> karang, memperbaiki pancing, membuatkan minuman, membuat Jumidi tak pernah >> jauh dari pemancing. Setiap pemandu bisa menangani dua hingga tiga sekaligus >> pemancing tebing. >> >> Ketua KTNA Nasional Winarno Tohir, misalnya, hanya tinggal duduk diam dan >> menjaga mata pancing hingga dimakan ikan. Jika ikan yang dipancing terlalu >> berat atau di atas 40 kilogram, Jumidi pun segera dipanggil untuk membantu >> menarik pancing. "Jika mampu, ya ditarik sendiri. Puncak kenikmatan >> memancing ya ketika menarik tangkapan ikan," ucap Winarno. >> >> Winarno mengatakan, keindahan tebing pantai di Gunung Kidul tiada padanannya >> >> di Indonesia. Dari tebing karang Pantai Bekah, pemancing bisa menyaksikan >> kemunculan ikan lumba-lumba, hiu, dan paus hitam tanpa harus menggunakan >> kapal. Tak heran Winarno rela tidur beralas tikar di pantai sambil memancing >> sebulan sekali. >> >> Di kalangan pencinta memancing, tebing-tebing karang di wilayah Gunung Kidul >> adalah surga. Tebing-tebing curam itu tak hanya menawarkan keindahan >> panorama alam yang terisolasi. >> >> Meskipun nama dan tugasnya sama dengan caddy yang biasa ditemui di lapangan >> golf, caddy di tebing karang terdiri dari penduduk lokal bertubuh kekar. >> >> Wilayah Gunung Kidul menyajikan lokasi pancing menarik di 100 titik pantai >> bertebing. Setiap akhir pekan, kesunyian pantai yang terisolasi itu berubah >> menjadi hangat oleh kehadiran pencinta memancing... . >> >> http://www.kompas. com/data/ photo/2009/ 10/12/3523054p. jpg >> >> >> > >-- >Soni >dian_wiryatmo@ yahoo.Co. Id >08562910578 > >http://ceremende. blogspot. com/ > Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang! http://id.mail.yahoo.com
