FB apaan om predih? Filem Biru ya om?



________________________________
Dari: fredy <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Cc: [email protected]; [email protected]
Terkirim: Sen, 12 Oktober, 2009 16:05:22
Judul: Re: [MANCiNGiKANMaS] Re: [Mancing-L] Mancing di Tebing Karang Gunung 
Kidul

  
jiakakkkkk hahahahahahahahh  FB nih ye
----- Original Message ----- 
>From: Adi Wisaksono 
>To: mancing_ikan@ yahoogroups. com 
>Cc: mancin...@yahoogrou ps.com ; mancing-alternatif@ yahoogroups. com 
>Sent: Monday, October 12, 2009 3:59 PM
>Subject: Re: [MANCiNGiKANMaS] Re: [Mancing-L] Mancing di Tebing Karang Gunung 
>Kidul
>
>  
>Ha3.. Apa mancing harus report? Wong saya mancing terus kok.. Liat aja
>foto2nya di FB.. Teman2 mancing jg banyak yg dari FB..
>
>On 10/12/09, kornelius <ket...@indo. net.id> wrote:
>> Kalau mancing setiap 10 tahun.....mana bisa mengetahui ada ikan di karang
>> seberat 40 kg........?
>>
>> ----- Original Message -----
>> From: Adi Wisaksono
>> To: mancin...@yahoogrou ps.com
>> Cc: mancing-alternatif@ yahoogroups. com ; mancing_ikan@ yahoogroups. com
>> Sent: Monday, October 12, 2009 3:31 PM
>> Subject: [MANCiNGiKANMaS] Re: [Mancing-L] Mancing di Tebing Karang Gunung
>> Kidul
>>
>>
>> Wah.. Ada ikan 40kg dari karang.. Dimana tuh? Penasaran?
>>
>> On 10/12/09, Bambang Setiawan <[email protected]> wrote:
>> >
>> >
>> > WISATA GUNUNG KIDUL
>> > Ada "Caddy" Memancing di Tebing Karang
>> > Kompas, Senin, 12 Oktober 2009 | 03:34 WIB
>> >
>> > Oleh Mawar Kusuma Wulan
>> >
>> > Menjelang dini hari, ketegangan Jumidi (41) mulai berkurang. Ia sudah
>> bisa
>> > tersenyum karena beban tugasnya berkurang. Sebagian tamunya-pengusaha
>> yang
>> > ditemaninya memancing sejak Sabtu (10/10) sore-kelelahan dan tidur di
>> tenda
>> > di tepi Pantai Bekah.
>> >
>> > Sebagai caddy, begitu pemandu ini dipanggil, Jumidi tak boleh tidur. Ia
>> > harus siap-siaga sepanjang waktu saat tamunya memancing di Pantai Bekah,
>> > Dusun Temon, Kecamatan Purwosari, Gunung Kidul, DI Yogyakarta. Tiga dari
>> 15
>> > tamunya dari kota itu tertidur pulas dengan 20-an kilogram ikan hasil
>> > memancing.
>> >
>> > Sejenak Jumidi meregangkan tubuhnya sambil tetap menjaga beberapa joran
>> yang
>> > masih dipasang di antara tonjolan batu karang. Pospor yang menyala di
>> ujung
>> > joran sesekali bergerak di kegelapan malam dan menandakan umpan sedang
>> > dimakan ikan. Dengan sekuat tenaga, Jumidi menarik joran sambil
>> meneriakkan,
>> > "Dewa Baruna, kulo nyuwun iwak (Dewa Baruna, saya minta ikan)."
>> >
>> > Angin yang bertiup kencang dari arah Laut Selatan Gunung Kidul sedang
>> kurang
>> > bersahabat dengan para pemancing malam itu. Sebanyak 15 pemancing mulai
>> > terlelap, tetapi Jumidi tetap setia menjaga alat pancing. Jika salah
>> seorang
>> > dari pengusaha yang ditemaninya memancing hari itu mulai terbangun,
>> joran
>> > harus sudah siap dipegang.
>> >
>> > Marno (40), rekan Jumidi sesama pemandu di tebing karang, juga terjaga
>> > sepanjang malam. Baru ketika para pemancing yang ditemaninya
>> beristirahat,
>> > Jumidi dan Marno bisa berkisah banyak tentang hidup sebagai pemandu.
>> Menjadi
>> > pemandu tak sekadar pekerjaan, tetapi hobi.
>> >
>> > Sebelum menjalaninya, Jumidi dan Marno cuma bisa memancing dengan
>> > menggunakan bambu dan senar seharga Rp 17.000. Sejak menjadi pemandu
>> sekitar
>> > 1982, setiap akhir pekan mereka pun bisa turut menikmati memancing
>> dengan
>> > alat pancing seharga Rp 35 juta lebih setiap joran. Seorang pemancing
>> yang
>> > baik hati bahkan meninggalkan sebuah joran lengkap untuk Jumidi.
>> >
>> > Dari uang yang dikumpulkannya sebagai pemandu, Jumidi kini memiliki 50
>> ekor
>> > kambing dan 4 ekor lembu. Dia biasanya memperoleh Rp 200.000 per malam,
>> > belum lagi jika para pemancing memberi tambahan. Jumidi memang terkenal
>> > sebagai orang yang tak bisa diam di desanya. Dia petani tadah hujan,
>> > sekaligus pencari lobster karang.
>> >
>> > Bergaul dengan banyak pejabat, pengusaha, dan dosen, lulusan sekolah
>> dasar
>> > itu bermimpi bisa menyekolahkan empat anaknya hingga perguruan tinggi.
>> > Sulung Junaidi kini telah duduk di bangku sekolah menengah kejuruan.
>> "Semua
>> > anak saya masuk ranking di kelas," bisiknya bernada bangga.
>> >
>> > Belum selesai bercerita, Jumidi bergegas menyiapkan wedang teh dan kopi
>> bagi
>> > beberapa pengusaha yang malam itu didominasi dari Kelompok Tani Nelayan
>> > Andalan (KTNA). Tim KTNA ini sedang menggelar turnamen memancing di
>> tebing
>> > dan baru pertama kali digelar di Indonesia. Turnamen diikuti 300
>> pemancing
>> > dengan hadiah utama kambing.
>> >
>> > Sebagai pemandu, tugas Jumidi tak sekadar berkutat masalah pancing. Dia
>> pun
>> > menjadi pengangkut barang pemancing yang beratnya bisa 1 kuintal. Dia
>> > biasanya menyunggi beban itu di kepala dengan keranjang bambu rata-rata
>> 2
>> > kilometer.
>> >
>> > Resep Jumidi untuk menjaga ketahanan tubuh adalah mengonsumsi jamu
>> rebusan
>> > daun pepaya. Sebelum para pemancing tiba di Pantai Bekah, Jumidi turut
>> > membantu pemuda karang taruna dari Dusun Temon memasang tenda dan
>> > membersihkan bangunan permanen yang sengaja dibangun untuk istirahat
>> > pemancing tebing.
>> >
>> > Jumidi dan Marno tak pernah bisa duduk diam. Mereka harus terus
>> bergerak:
>> > meracik umpan, melempar pancing, menarik mata pancing yang menyangkut di
>> > karang, memperbaiki pancing, membuatkan minuman, membuat Jumidi tak
>> pernah
>> > jauh dari pemancing. Setiap pemandu bisa menangani dua hingga tiga
>> sekaligus
>> > pemancing tebing.
>> >
>> > Ketua KTNA Nasional Winarno Tohir, misalnya, hanya tinggal duduk diam
>> dan
>> > menjaga mata pancing hingga dimakan ikan. Jika ikan yang dipancing
>> terlalu
>> > berat atau di atas 40 kilogram, Jumidi pun segera dipanggil untuk
>> membantu
>> > menarik pancing. "Jika mampu, ya ditarik sendiri. Puncak kenikmatan
>> > memancing ya ketika menarik tangkapan ikan," ucap Winarno.
>> >
>> > Winarno mengatakan, keindahan tebing pantai di Gunung Kidul tiada
>> padanannya
>> >
>> > di Indonesia. Dari tebing karang Pantai Bekah, pemancing bisa
>> menyaksikan
>> > kemunculan ikan lumba-lumba, hiu, dan paus hitam tanpa harus menggunakan
>> > kapal. Tak heran Winarno rela tidur beralas tikar di pantai sambil
>> memancing
>> > sebulan sekali.
>> >
>> > Di kalangan pencinta memancing, tebing-tebing karang di wilayah Gunung
>> Kidul
>> > adalah surga. Tebing-tebing curam itu tak hanya menawarkan keindahan
>> > panorama alam yang terisolasi.
>> >
>> > Meskipun nama dan tugasnya sama dengan caddy yang biasa ditemui di
>> lapangan
>> > golf, caddy di tebing karang terdiri dari penduduk lokal bertubuh kekar.
>> >
>> > Wilayah Gunung Kidul menyajikan lokasi pancing menarik di 100 titik
>> pantai
>> > bertebing. Setiap akhir pekan, kesunyian pantai yang terisolasi itu
>> berubah
>> > menjadi hangat oleh kehadiran pencinta memancing... .
>> >
>> > http://www.kompas. com/data/ photo/2009/ 10/12/3523054p. jpg
>> >
>> >
>> >
>>
>> --
>> Soni
>> dian_wiryatmo@ yahoo.Co. Id
>> 08562910578
>>
>> http://ceremende. blogspot. com/
>>
>>
>>
>
>-- 
>Soni
>dian_wiryatmo@ yahoo.Co. Id
>08562910578
>
>http://ceremende. blogspot. com/
>



      Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari 
Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! 
http://id.messenger.yahoo.com/invite/

Kirim email ke