Mbei.. Yang asyik kalo ngerampu 20 esen dicampur jadi satu.. Wuak kak kak kak
Sent from my BlackBerry® smartphone Manciiiiing Teruuusss...! -----Original Message----- From: mas bei <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Wed, 2 Jun 2010 13:42:19 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [MANCiNGiKANMaS] Diskusi YUK!!! Setelah sekian hari mancing, menurut junior sepert ekeh, umpan dasar dpt di pilah menjadi beberapa aroma. Aroma ini sy perhatikan dasarnya tidak banyak, yaitu amis, gurih, asem dan wangi. Bila jeli dan mampu, maka dari varian dasar itu bisa di buat aroma/umpan yg sesuai dengan/mendekati kesukaan makanan ikan. Panca Indera, terutama penciuman yg peka maka bisa dipastikan umpan akan lebih berkualitas, apa lagi hasil uji tadi dpt di jadikan acuan ke depannya untuk meramu umpan. Umpan dasar tadi, kalo tidak salah juga dapat dipisah berdasarkan bahan dasar, contoh: Amis: keluar dari ikan-ikanan atau daging Wangi: bunga atau biji, seperti bunga melati, bunga mawar, dll Gurih: biasanya dari kacang-kacangan atau juga buah, spt kacang tanah, almond, kacang mede, buah kelapa (kelapa buah bukan sih?). Asem: sering kita jumpai dari buah atau hasil fermentasi, spt strawbery, markisa, jeruk, mangga, dll. Nah, sharing dong! Kenapa tuh ikan demen ame yg berprotein tinggi? Maaf Kang ito, mohon pencerahannnya Mang Sulis, Mang Uci, Mang Oktri, Mang Bagoes, dll atas pencerahannya. Karena meramu umpan mingturut saya tidak kalah dengan mancing, karena banyak sensasinya, seperti bengek krn sering nyiup mpan. oia, bagaimana mencampur umpan biar keluar aroma seperti yg kita inginkan, meskipun aroma udah sesuai keinginnan kita tetep aja ikan yg jadi juri. Tapi kalo ikan dah mau makan mpan kita, kemungkinan jawara kan lebih besar. salam, junior
